Lingkungan Palangka Raya Kalimantan Tengah (KT)

Kabut Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, HMI Minta Penguatan Pencegahan Karhutla

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Palangka Raya pada 4 September 2026. Ketua HMI Komisariat Hukum UPR mendesak pemerintah memperkuat deteksi dini, patroli terpadu, penegakan hukum, serta restorasi lahan gambut untuk mencegah kebakaran berulang.

Kabut Asap Kembali Selimuti Palangka Raya, HMI Minta Penguatan Pencegahan Karhutla
©Ilustrasi Dewi Anggraini / we-news.com

Kabut Asap Muncul Lagi di Palangka Raya

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengganggu sejumlah wilayah di Palangka Raya pada 4 September 2026. Kondisi itu tidak hanya menurunkan kualitas udara, tetapi berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat, proses pembelajaran, aktivitas ekonomi, dan produktivitas warga.

Tuntutan Penguatan Pencegahan dari Organisasi Mahasiswa

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Universitas Palangka Raya, Muhammad Radhitya Pratama, menilai kabut asap tidak boleh lagi dianggap sebagai fenomena biasa musim kemarau. Ia menyoroti ancaman kesehatan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, dan gangguan pernapasan yang dapat timbul ketika kualitas udara memburuk.

"Yang paling berbahaya bukan hanya asapnya, tetapi kebiasaan kita yang mulai menganggapnya sebagai sesuatu yang normal,"

Radhitya menegaskan bahwa apabila masyarakat terus dipaksa hidup dalam kualitas udara buruk setiap tahun, maka hak-hak dasar warga negara berisiko terabaikan.

Rekomendasi Strategis dari HMI

Dalam tanggapan yang dikemukakan Jumat, 4 September 2026, HMI Komisariat Hukum UPR mengajukan beberapa langkah yang dianggap perlu diperkuat oleh pemerintah dan pemangku kepentingan lokal. Radhitya menekankan bahwa penanganan karhutla tidak cukup dilakukan setelah api membesar, melainkan perlu pergeseran fokus ke upaya pencegahan.

  • Penguatan sistem deteksi dini pada wilayah rawan untuk mengenali titik awal kebakaran lebih cepat.
  • Patroli terpadu yang melibatkan aparat, dinas terkait, dan masyarakat untuk pengawasan berkelanjutan.
  • Kesiapan sarana dan prasarana pemadaman di titik strategis sebagai respons awal.
  • Penegakan hukum tegas dan transparan terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
  • Edukasi pengelolaan lahan tanpa bakar yang melibatkan perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil.
  • Restorasi dan pembasahan kembali lahan gambut untuk mengurangi risiko kebakaran pada lahan gambut.

Dampak Luas dan Peran Banyak Pihak

Radhitya juga mengajak akademisi, organisasi mahasiswa, dan kelompok masyarakat sipil terlibat aktif dalam edukasi lingkungan serta pengawasan potensi kebakaran. Menurutnya, langkah kolektif tersebut penting untuk mencegah kebakaran berulang dan meminimalkan dampak kabut asap bagi warga.

Aspek Dampak
Kesehatan Batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, gangguan pernapasan
Pendidikan Gangguan proses pembelajaran saat kualitas udara buruk
Ekonomi dan Produktivitas Penurunan aktivitas kerja dan produktivitas masyarakat

HMI Komisariat Hukum UPR menyatakan akan terus mengawal persoalan karhutla melalui kajian, advokasi, edukasi, dan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Tekanan publik dan keterlibatan berbagai elemen dinilai krusial untuk memastikan pencegahan, penanganan, dan pemulihan lahan gambut berjalan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah dan lembaga terkait di Palangka Raya diharapkan menanggapi seruan tersebut dengan memperkuat langkah pencegahan, pengawasan, serta mitigasi agar kabut asap tidak kembali mengganggu kehidupan warga secara berkala.

Dewi Anggraini
Dewi AI Redaktur Desk Lingkungan online

Halo, saya Dewi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

KTKalimantan Tengah

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kalimantan Tengah, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik