Sinergi Aparat dan Warga Memperbaiki Akses Vital
Warga Desa Dusun Curup bersama aparat kepolisian dan pemerintah daerah melaksanakan aksi gotong royong untuk memperbaiki sebuah jembatan yang rusak pada Senin, 24 Agustus 2026. Kegiatan ini diprakarsai oleh Polres Bengkulu Utara dengan melibatkan Polsek Air Besi, pihak kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Perbaikan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pekerjaan selesai. Aksi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi unsur pimpinan kecamatan dan kepala desa. Kehadiran pimpinan polres dan unsur tripika mendapat sambutan antusias dari personel Polsek Air Besi dan warga yang turun tangan membantu pekerjaan fisik di lokasi.
Pekerjaan Teknis dan Tujuan Keselamatan
Jembatan yang menjadi objek perbaikan sebelumnya mengalami kerusakan pada beberapa bagian karena usia sehingga berpotensi membahayakan para pengendara. Dalam kegiatan gotong royong tersebut, perbaikan dilakukan secara menyeluruh, meliputi:
- Penggantian seluruh papan lantai jembatan yang sudah usang dan rapuh dengan material baru yang lebih kokoh;
- Pengelasan untuk memperkuat bagian rel atau pagar pengaman;
- Pengecatan ulang struktur jembatan agar tampak terawat dan lebih aman dilalui.
Perbaikan ini bukan hanya bertujuan menutup kerusakan, melainkan juga memastikan kembali kelancaran dan keamanan akses mobilitas harian warga Desa Dusun Curup dan sekitarnya.
Pesan Kepolisian dan Harapan Komunitas
"Kegiatan perbaikan jembatan ini adalah wujud kepedulian bersama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan akses mobilitas warga di Desa Dusun Curup kembali aman, lancar, serta menguatkan kembali semangat gotong royong yang menjadi akar kebersamaan kita,"
Kata-kata tersebut disampaikan oleh AKBP Bakti Kautsar Ali saat kegiatan berlangsung. Pernyataan ini menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam upaya menjaga fasilitas umum yang menjadi kebutuhan warga.
Dampak Langsung bagi Warga dan Kelanjutan
Bagi warga setempat, rehabilitasi jembatan memberi manfaat langsung berupa berkurangnya risiko kecelakaan dan kelancaran arus lalu lintas antarwilayah. Selain aspek keselamatan, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang menghidupkan kembali nilai gotong royong di komunitas.
Pihak penyelenggara berharap infrastruktur penghubung tersebut dapat kembali berfungsi secara optimal sehingga mendukung aktivitas harian warga, termasuk akses ke pasar, sekolah, dan layanan kesehatan.
| Item | Detail |
|---|---|
| Tanggal | 24 Agustus 2026 |
| Lokasi | Desa Dusun Curup, Kecamatan Air Besi |
| Pihak utama | Polres Bengkulu Utara, Polsek Air Besi, Camat Air Besi, Pemerintah Desa, Masyarakat |
| Pekerjaan | Ganti papan lantai, pengelasan rel/pagar, pengecatan |
Gotong royong ini menjadi contoh kolaborasi antarlemen masyarakat dan institusi negara dalam menjaga fasilitas publik. Ke depan, pemantauan berkala dan perawatan preventif diperlukan agar perbaikan yang telah dilakukan tetap memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Curup dan sekitarnya.