Pemerintah Kota Cimahi meningkatkan upaya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang dengan menggelar operasi gabungan yang menyisir sejumlah lokasi di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan tersebut melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi serta jajaran Polres Cimahi, dengan Wali Kota Cimahi Ngatiyana turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan terkoordinasi.
Temuan barang bukti dan langkah tindak lanjut
Dalam operasi, petugas menyisir titik-titik yang diduga menjadi tempat penyimpanan maupun peredaran miras. Aparat dilaporkan menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti yang selanjutnya akan didata dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah menegaskan bahwa penindakan akan dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti arahan dari pimpinan kepolisian dan TNI.
"Satpol PP Kota Cimahi bersama jajaran Polres Cimahi melaksanakan operasi minuman keras dan barang bukti sudah kita amankan,"
Wali Kota Ngatiyana menegaskan bahwa operasi ini merupakan respons terhadap instruksi dari pihak berwenang yang lebih tinggi, termasuk perintah dari Kapolda dan Pangdam, untuk memberantas peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang di wilayah Kota Cimahi. Ia menegaskan pula pentingnya pendekatan lintas sektor agar hasil penertiban lebih maksimal.
Perluasan pengawasan dan peran masyarakat
Pemerintah Kota Cimahi menyatakan operasi semacam ini tidak hanya berhenti di satu lokasi. Pengawasan akan diperluas ke wilayah lain yang dinilai berpotensi menjadi titik peredaran. Selain penegakan hukum, Pemkot juga mendorong partisipasi aktif warga untuk membantu aparat melalui pelaporan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
- Operasi gabungan melibatkan Satpol PP dan Polres Cimahi.
- Lokasi sasaran awal: Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan.
- Barang bukti ditemukan dan diamankan; selanjutnya didata dan diproses sesuai aturan.
- Pemkot menegaskan akan memperluas pengawasan ke lokasi lain.
- Masyarakat diimbau melaporkan kegiatan mencurigakan kepada aparat.
Langkah Pemkot Cimahi menempatkan operasi ini sebagai bagian dari strategi berkelanjutan, bukan tindakan insidental. Menurut keterangan resmi, sinergi antara pemerintahan daerah, kepolisian, dan unsur terkait lain menjadi kunci keberhasilan upaya pemberantasan. Di lapangan, kehadiran pimpinan daerah bertujuan memberi tekanan koordinatif agar proses identifikasi, pengamanan barang bukti, dan proses hukum berjalan lancar.
| Pelaku | Peran |
|---|---|
| Satpol PP Kota Cimahi | Pelaksanaan operasi, penyisiran lokasi, pengamanan bukti |
| Polres Cimahi | Penegakan hukum, pendampingan proses penyidikan |
| Pemkot Cimahi | Koordinasi lintas sektor, instruksi pengawasan berkelanjutan |
Keberhasilan operasi di Leuwigajah sekaligus menjadi penanda bahwa upaya menekan peredaran barang terlarang akan terus mendapat perhatian. Namun, tanpa keterlibatan aktif warga, ruang gerak pelaku usaha ilegal akan lebih sulit dipersempit. Pemerintah daerah menyesuaikan strategi: selain penindakan langsung, juga perlu langkah pencegahan melalui kesadaran komunitas dan pengawasan lingkungan.
Bagi masyarakat Cimahi, operasi gabungan ini mengirim pesan jelas mengenai komitmen aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. Pemerintah daerah mengimbau warga agar segera melaporkan jika menemukan indikasi penjualan atau penyimpanan miras dan obat-obatan terlarang, sehingga tindakan cepat dapat dilakukan demi keselamatan bersama.
Ke depan, warga diharapkan memanfaatkan saluran pelaporan resmi dan bekerja sama dengan petugas setempat. Pemerintah Kota Cimahi, bersama kepolisian dan unsur terkait, akan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan tindakan penegakan hukum berjalan konsisten dan berkelanjutan.