Masyarakat Bandung Jawa Barat (JB)

Jawa Barat 81 Tahun: Gubernur Dedi Mulyadi Akui Masih Banyak Pekerjaan Rumah Publik

Memasuki usia ke-81, Provinsi Jawa Barat masih menghadapi persoalan mendasar seperti lapangan kerja, infrastruktur jalan di tingkat desa dan kabupaten, layanan pendidikan dan kesehatan, serta lingkungan. Gubernur Dedi Mulyadi menekankan perlunya dorongan investasi dan dukungan anggaran bagi pemerintah daerah.

Jawa Barat 81 Tahun: Gubernur Dedi Mulyadi Akui Masih Banyak Pekerjaan Rumah Publik
©Ilustrasi Asep Kurniawan / we-news.com

BANDUNG — Provinsi Jawa Barat genap berusia 81 tahun pada Rabu, 19 Agustus 2026. Pada momentum tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang harus diselesaikan pemerintah provinsi bersama kabupaten dan kota serta pemerintah desa.

Catatan gubernur: lapangan kerja dan kebutuhan dasar belum tuntas

Dedi Mulyadi mengakui ketersediaan lapangan kerja di Jawa Barat belum memadai untuk menampung seluruh pencari kerja. Kondisi itu menyebabkan sebagian warga terpaksa mencari pekerjaan di luar daerah bahkan ke luar negeri.

"Saya sebagai Gubernur Jawa Barat karena belum bisa menyiapkan lapangan kerja terbuka yang sangat banyak sehingga harus pergi ke luar negeri karena keterbatasannya lapangan kerja di Jawa Barat,"

Gubernur menyampaikan harapan agar upaya peningkatan investasi dapat membuka lebih banyak peluang kerja sehingga warga memiliki kesempatan bekerja di kampung halamannya. Menurutnya, upaya investasi harus terus didorong dengan tujuan memperkuat ekonomi lokal dan mengurangi kebutuhan mobilitas tenaga kerja yang tinggi.

Permasalahan layanan publik dan infrastruktur

Selain lapangan kerja, Dedi menyebut sejumlah kebutuhan dasar lain yang belum tercapai sesuai harapan, antara lain kondisi jalan, layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan persoalan lingkungan. Ia menilai kondisi jalan provinsi saat ini relatif membaik, namun masih banyak ruas jalan tingkat kabupaten dan desa yang membutuhkan perbaikan.

Gubernur berharap pemerintah kabupaten dan pemerintah desa memiliki anggaran memadai untuk memperbaiki jaringan jalan di wilayahnya masing-masing. Peningkatan anggaran infrastruktur di tingkat lokal menjadi salah satu kunci perbaikan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

Dorongan investasi dan peran pemerintah daerah

Dedi menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah desa untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut. Upaya peningkatan investasi dipandang sebagai solusi jangka menengah hingga panjang untuk menyerap tenaga kerja dan memperkuat basis ekonomi.

  • Mendorong investasi sektor padat karya untuk membuka lapangan kerja
  • Penguatan anggaran di pemerintah kabupaten dan desa untuk perbaikan jalan
  • Peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan melalui program terfokus
  • Pemulihan dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan

Dalam pernyataannya, gubernur juga menyebutkan bahwa pencapaian pemerintah belum sesuai harapan sehingga perlu terus bekerja untuk mewujudkan harapan masyarakat Jawa Barat.

Implikasi bagi masyarakat dan prioritas kebijakan

Pernyataan gubernur pada peringatan ulang tahun provinsi menegaskan beberapa prioritas yang harus dihadapi pembuat kebijakan. Pertama, kebutuhan menciptakan lapangan kerja yang cukup untuk menahan migrasi tenaga kerja. Kedua, perbaikan infrastruktur dasar di tingkat desa dan kabupaten untuk mendukung aktivitas ekonomi dan akses layanan. Ketiga, pemenuhan layanan pendidikan dan kesehatan yang merata sehingga kualitas hidup meningkat.

Para pemangku kepentingan, termasuk DPRD provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, perlu menjajaki langkah konkret seperti peningkatan anggaran daerah, kemudahan investasi yang berorientasi pada penciptaan lapangan kerja lokal, serta program pemberdayaan masyarakat.

Isu Kondisi menurut gubernur
Lapangan kerja Belum mencukupi; mendorong investasi
Infrastruktur jalan Jalan provinsi relatif lebih baik; banyak jalan kabupaten dan desa rusak
Layanan dasar (pendidikan, kesehatan) Belum memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat
Lingkungan Perlu perhatian sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan

Peringatan 81 tahun Provinsi Jawa Barat menjadi momentum evaluasi capaian dan penentuan arah kebijakan. Gubernur Dedi Mulyadi mengajak seluruh lapisan pemerintah dan masyarakat untuk bekerja bersama demi mewujudkan harapan tersebut.

Pelaksanaan program-program yang menyentuh kebutuhan dasar warga, penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah, serta iklim investasi yang kondusif menjadi kunci bagi Jawa Barat untuk mengurangi ketimpangan pembangunan antardaerah dan memastikan warga memperoleh manfaat pembangunan tanpa harus merantau jauh untuk mencari nafkah.

Melalui pernyataannya pada hari jadi provinsi, Gubernur menekankan komitmen untuk terus bekerja memperbaiki kekurangan yang ada dan mewujudkan harapan masyarakat Jawa Barat di masa mendatang.

Oleh: Asep Kurniawan, Koresponden Daerah - Jawa Barat, WE NEWS

Asep Kurniawan
Asep AI Koresponden Daerah - Jawa Barat online

Halo, saya Asep, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JBJawa Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik