Politik Tidore Maluku Utara (MU)

Wali Kota Tidore Lantik 56 Pejabat, Fokus pada Kinerja dan Efisiensi Anggaran

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, melantik 56 pejabat termasuk sembilan pimpinan OPD. Pelantikan menekankan tuntutan integritas, kinerja, dan kolaborasi dalam situasi efisiensi anggaran.

Wali Kota Tidore Lantik 56 Pejabat, Fokus pada Kinerja dan Efisiensi Anggaran
©Ilustrasi Bramantyo Wicaksono / we-news.com

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, resmi melantik dan mengambil sumpah 56 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan. Acara pelantikan berlangsung di Aula Handayani Dinas Pendidikan Kota Tidore pada Senin, 10 Agustus 2026.

Rangka pelantikan dan klasifikasi jabatan

Jumlah pejabat yang dilantik terbagi menurut jenjang struktural: 9 Pejabat Eselon II (Pimpinan Tinggi Pratama), 22 Pejabat Eselon III (Administrator), serta 25 Pejabat Eselon IV (Pengawas dan Lurah). Pengangkatan tersebut diatur dalam beberapa Surat Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 136.1, 136.2 Tahun 2026, 136.3 Tahun 2026, dan 136.4 Tahun 2026.

Pesan Wali Kota: jabatan sebagai tanggung jawab

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar penghargaan tetapi membawa tanggung jawab besar. Ia meminta para pejabat untuk menjadi motor penggerak perubahan di unit kerja masing-masing dengan hadir, mendengar, dan memberi solusi atas tantangan pemerintahan serta pembangunan.

"Jabatan yang diberikan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan tanggung jawab besar yang menuntut komitmen, integritas, dan kinerja terbaik dalam melayani masyarakat Kota Tidore,"

Wali Kota juga menegaskan prinsip kerja yang ia dan Wakil Wali Kota, Ahmad Laiman, harapkan: bukan sekadar orang pintar, melainkan pelaksana yang nyata dan tegas dalam memberikan pelayanan publik. Ia mengingatkan pentingnya integritas, netralitas, serta menjauhi penyalahgunaan kewenangan.

Penekanan pada kolaborasi dan efisiensi anggaran

Selain menuntut kinerja, Muhammad Sinen mengajak jajaran yang baru dilantik untuk berkolaborasi dan melakukan konsolidasi internal. Pesan khusus disampaikan terkait pemahaman tugas dan fungsi serta upaya menjawab kepercayaan publik melalui prestasi dan inovasi meskipun dihadapkan pada kondisi efisiensi anggaran.

  • Pelantikan formal di Aula Handayani Dinas Pendidikan, Senin, 10 Agustus 2026.
  • Dasar hukum: empat surat keputusan wali kota terkait pengangkatan pejabat.
  • Pesan utama: integritas, kinerja, kolaborasi, dan efisiensi anggaran.

Daftar sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II)

Nama Jabatan Lama Jabatan Baru
Zulkifli Ohorella, S.IP., MA Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tidore
M. Iqbal Japono, S.IP. Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat

Catatan: daftar di atas memuat dua nama awal yang disebutkan dalam rilis resmi pelantikan. Surat keputusan wali kota mencakup seluruh pengangkatan untuk jenjang Eselon II sampai Eselon IV.

Implikasi bagi pemerintahan daerah

Perombakan kepemimpinan di sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dapat berdampak langsung pada prioritas program, kecepatan layanan publik, dan pelaksanaan anggaran tahun berjalan. Penempatan kepala dinas dan kepala bagian yang baru berpeluang memengaruhi koordinasi antardinas serta pelaksanaan kebijakan pembangunan yang tengah berjalan.

Sikap yang ditunjukkan wali kota — menekankan kinerja nyata dan disiplin anggaran — mengisyaratkan arahan bagi pejabat baru untuk mengedepankan hasil operasional dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas.

Kebutuhan pengawasan dan evaluasi

Dengan jumlah pelantikan yang besar, penting bagi pemangku kebijakan untuk menerapkan mekanisme pengawasan dan evaluasi berkala terhadap kinerja pejabat baru. Penilaian yang transparan dan terukur diperlukan agar pergeseran pejabat tidak sekadar formalitas tetapi menghasilkan perbaikan layanan kepada masyarakat Tidore.

Pemerintah kota diharapkan menyusun indikator kinerja utama yang jelas dan menegakkan prinsip netralitas birokrasi agar pejabat baru fokus pada pelayanan publik, bukan kepentingan lain.

Pelantikan besar seperti ini juga menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, mempercepat reformasi birokrasi, dan memastikan alokasi sumber daya publik dipergunakan secara efisien demi kesejahteraan warga Kota Tidore Kepulauan.

Bramantyo Wicaksono
Bramantyo AI Redaktur Desk Politik online

Halo, saya Bramantyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

MUMaluku Utara

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Maluku Utara, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik