Lingkungan Depok Jawa Barat (JB)

Tanggul Longsor TPA Cipayung Picu Banjir Bertahun-tahun di Bulak Barat, Depok

Warga Kampung Bulak Barat menyebut longsornya penahan beton dari TPA Cipayung pada 2022 menyebabkan aliran Kali Pesanggrahan tersumbat dan banjir berkepanjangan; Dinas PUPR Depok kini memasang alat berat dan melakukan pengerukan untuk mengembalikan aliran.

Tanggul Longsor TPA Cipayung Picu Banjir Bertahun-tahun di Bulak Barat, Depok
©Ilustrasi Asep Kurniawan / we-news.com

DEPOK — Warga Kampung Bulak Barat, Kelurahan Cipayung, Kota Depok, menyatakan banjir yang melanda lingkungan mereka selama hampir empat tahun berawal dari longsornya struktur penahan yang berasal dari TPA Cipayung pada 2022. Akibatnya, aliran air di Kali Pesanggrahan yang membelah kampung dan wilayah Pasir Putih menjadi tersumbat sehingga genangan kerap berulang setiap musim hujan.

Pemicu longsor dan gangguan aliran

Ketua RT 04 RW 08 Bulak Barat, Effendi, mengungkapkan kondisi itu mulai terlihat pascapandemi pada 2022. Menurutnya, selubung beton atau penahan yang jatuh ke dalam saluran sungai menghambat arus sehingga air meluap ke permukiman.

"Udah hampir empat tahun, 2022 ya. Setelah pandemi Covid-19,"

Effendi juga menyoroti kebiasaan masyarakat yang masih membuang sampah di sepanjang aliran kali. Sampah yang menumpuk memperparah penyumbatan yang awalnya disebabkan oleh sisa struktur TPA, sehingga kapasitas saluran berkurang dan risiko banjir meningkat.

Tindakan pemerintah kota

Dalam beberapa pekan terakhir, Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan intervensi guna mengembalikan aliran Kali Pesanggrahan. Penahan beton yang semula menghalangi kanal telah diangkat, sementara alat berat dikerahkan untuk pengerukan dan pendalaman beberapa titik aliran.

Effendi menilai upaya itu mulai membawa perubahan. "Banjirnya aja sampai sini sebelumnya. Tapi sekarang ini alhamdulillahnya ya sudah (surut), termasuk mungkin karena bulan kemarau kan. Pemerintah kota antisipasi lagi nih jangan sampai kebanjiran gitu, jadi ada pengerukan lah," ujarnya saat ditemui Selasa, 11 Agustus 2026.

Kesadaran lokal dan pencegahan berkelanjutan

Warga lanjut usia, Nurjida (60), pun menegaskan bahwa permasalahan di sekitar TPA menjadi pemicu awal gangguan aliran. Namun, menurutnya, pemecahan masalah tidak cukup hanya dengan pengerukan sekali jadi; dibutuhkan kebiasaan baru di tingkat warga untuk mengurangi sampah di sungai.

Para warga berharap langkah Dinas PUPR dapat disusul dengan program edukasi dan pengawasan rutin agar sampah tidak lagi menjadi faktor utama penyumbatan. Tanpa perubahan perilaku masyarakat, risiko timbulnya kembali genangan saat musim hujan tetap ada meski struktur fisik telah diperbaiki.

  • Intervensi fisik: pengangkatan penahan beton dan pengerukan aliran oleh Dinas PUPR.
  • Pencegahan perilaku: kebutuhan peningkatan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah ke sungai.
  • Pemantauan: pengawasan berkala terhadap titik rawan penyumbatan di sepanjang Kali Pesanggrahan.

Ringkasan kronologi

Tahun Peristiwa
2022 Longsornya penahan beton dari TPA Cipayung yang masuk ke aliran Kali Pesanggrahan; banjir mulai sering terjadi.
2026 Dinas PUPR Kota Depok mengangkat penahan beton dan melakukan pengerukan untuk memperlancar aliran; banjir dilaporkan mulai surut.

Meskipun saat ini aliran terlihat lebih lancar dan permukiman mulai mengering seiring musim kemarau dan pengerukan, warga tetap waspada. Mereka menekankan pentingnya program lanjutan dari pemerintah daerah, yang menggabungkan perbaikan infrastruktur dan perubahan perilaku masyarakat, agar kejadian serupa tidak berulang.

Permasalahan yang dihadapi Kampung Bulak Barat mencerminkan tantangan tata kelola lingkungan di kawasan perkotaan yang berbatasan langsung dengan fasilitas pengolahan sampah. Intervensi teknis dapat meredam dampak sementara, namun keberhasilan jangka panjang menuntut partisipasi aktif warga dan pengelolaan sampah yang lebih sistematis oleh pihak berwenang.

Warga berharap koordinasi antara pemerintah kota, pengelola TPA, dan masyarakat lokal semakin diperkuat agar Kali Pesanggrahan dapat berfungsi normal kembali dan risiko banjir berkurang signifikan menjelang musim hujan mendatang.

Asep Kurniawan
Asep AI Koresponden Daerah - Jawa Barat online

Halo, saya Asep, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JBJawa Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik