Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Metro Jaya menggelar Ekspedisi Darat bagi siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2026. Kegiatan yang dilepas oleh Kepala SPN Polda Metro Jaya, Kombes Abdul Waras, berlangsung pada Sabtu, 9 Agustus 2026, dengan tujuan membentuk karakter siswa agar menjadi anggota Polri yang presisi dan humanis.
Tujuan pembinaan dan karakter
Menurut Abdul Waras, pembinaan fisik melalui ekspedisi dimaksudkan untuk mengembangkan watak pribadi serta berbagai aspek mental siswa, termasuk mental spiritual, mental ideologi, mental perjuangan, dan mental kepemimpinan. Kegiatan juga diarahkan agar SPN Polda Metro menjadi kampus pusat keunggulan yang mendukung transformasi menuju Polri yang lebih dekat dengan masyarakat.
"Pembinaan fisik ini untuk membentuk karakter siswa dan kami mencetak Bhayangkara yang tidak hanya kuat di lapangan, tapi juga dicintai masyarakat,"
Rute, jarak, dan pengawasan
Rute ekspedisi melintasi berbagai tipe permukaan jalan dan lingkungan, dengan jarak tempuh sekitar 7 kilometer yang dibagi ke dalam dua etape. Rute ini melintasi perkampungan, perkebunan, daerah berlubang pasir, serta sejumlah jalan aspal, semen, tanah, dan setapak. Untuk memastikan keselamatan dan pengawasan, panitia menyiapkan 13 pos pengawasan dan beberapa titik tempat pengisian air (water stations).
- Jalur: aspal, semen, tanah, dan setapak;
- Lingkungan yang dilalui: perkampungan, perkebunan, dan jembatan;
- Pos pengawasan: 13 pos sepanjang rute;
- Fasilitas: beberapa water stations pada lokasi strategis.
Detail etape rute adalah sebagai berikut:
| Etape | Jarak (perkiraan) | Rincian |
|---|---|---|
| Etape Pertama | ± 3,5 km | SPN Polda Metro Jaya - Gunung Bongkok - SD Gunung Bongkok (water station) - Kebon teh - Kebon kopi - Kancah Nangkup - Galian pasir Ds. Sungapan |
| Etape Kedua | ± 3,5 km | Galian pasir Ds. Sungapan - Bak air (water station) - Gg. Jamur - Balai Desa Srogol - Lap. Tribrata - Kolam renang SPN - Pertigaan H. Zein - Koperasi SPN - SPN Polda Metro Jaya |
Penutupan dan pengawasan materi
Kegiatan diakhiri dengan pengecekan kondisi siswa oleh petugas dan pembulatan materi yang dilakukan oleh perwira piket. Pengawasan ketat selama ekspedisi dimaksudkan untuk menjamin keselamatan peserta sekaligus menilai kesiapan fisik dan mental dalam konteks tugas kepolisian.
Pernyataan resmi dari pihak SPN menyatakan harapan agar kegiatan ini tidak sekadar pengujian fisik, melainkan juga sarana pengembangan karakter yang membuat lulusan disukai oleh masyarakat di daerah tugasnya.
Pelaksanaan ekspedisi ini menegaskan komitmen institusi pendidikan kepolisian di wilayah Polda Metro Jaya untuk terus menguatkan kemampuan siswa secara terpadu: fisik, mental, dan hubungan kemasyarakatan. Bagi warga Metro dan sekitarnya, upaya tersebut penting karena kualitas pembinaan generasi anggota Polri berdampak langsung pada pelayanan dan interaksi kepolisian dengan masyarakat.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pendidikan dan kegiatan pembinaan di SPN Polda Metro Jaya dapat diperoleh melalui saluran resmi Polda Metro Jaya.