PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) meningkatkan dukungan pendidikan di Kabupaten Sumbawa melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dengan fokus pada penguatan kompetensi digital di SMKN 1 Sumbawa Besar.
Rangkaian bantuan dan target penerima
Pada program tersebut, PLN UIP Nusra memberikan bantuan perangkat dan dukungan perangkat lunak untuk menunjang proses pembelajaran berbasis teknologi. Bantuan yang diserahkan meliputi 14 unit komputer beserta meja komputer, 2 unit proyektor dan layar, 1 unit pendingin ruangan (AC), serta aplikasi desain profesional berlisensi. Dukungan infrastruktur dan aplikasi ini dirancang untuk memperkuat fasilitas belajar bagi keseluruhan siswa di SMKN 1 Sumbawa Besar.
Pelatihan sebagai komponen pengembangan
Selain perangkat, program dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan digital pada Agustus 2026. Pelatihan tersebut menargetkan 100 siswa dan 20 guru, dengan materi yang mencakup literasi digital, keamanan siber, dan desain grafis. Pelatihan ini bertujuan agar perangkat dan aplikasi yang disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi vokasional siswa.
- Jumlah siswa yang didukung pembelajaran: 398 siswa.
- Perangkat yang diserahkan: 14 komputer, 2 proyektor, 1 AC.
- Peserta pelatihan: 100 siswa dan 20 guru.
Tata kelola dan kesinambungan program
Pihak sekolah menyambut baik inisiatif tersebut. Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Sumbawa Besar, Minarti, menyatakan apresiasi atas bantuan yang diterima dan menilai dukungan itu mampu memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mendukung peningkatan kompetensi siswa. Pernyataan ini menunjukkan adanya kebutuhan nyata akan peningkatan sarana dan keterampilan digital di lingkungan sekolah vokasi.
“Bantuan tersebut dapat memperkuat fasilitas pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mendukung peningkatan kompetensi siswa,”
Dari sisi pelaksana program TJSL, Team Leader PLTMG Sumbawa 2 30 MW, Edho Torsesa Jarosman, menjelaskan bahwa program ini dilaksanakan seiring dengan penambahan gas engine di PLTMG Sumbawa. Upaya ini merupakan kelanjutan dukungan PLN terhadap sektor pendidikan di wilayah sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung dunia pendidikan sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Menurut Manurung, peningkatan fasilitas dan pelatihan diharapkan menjadi bekal siswa menghadapi perkembangan teknologi dan dunia kerja.
Dampak lokal dan langkah selanjutnya
Bantuan perangkat dan program pelatihan dari PLN UIP Nusra berpotensi memberikan beberapa dampak langsung bagi SMKN 1 Sumbawa Besar dan lingkungan sekitar, antara lain:
- Peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi bagi hampir 400 siswa di sekolah.
- Peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan sehingga metode pengajaran dapat lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.
- Penguatan konektivitas antara program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dengan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan.
Meski demikian, keberlanjutan manfaat bergantung pada pemeliharaan perangkat, kontinuitas pelatihan, serta integrasi kurikulum vokasional dengan kebutuhan industri lokal dan regional. Upaya monitoring dan evaluasi oleh sekolah dan pihak PLN diperlukan agar program TJSL ini memberikan hasil yang berkesinambungan.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Sasaran siswa | 398 siswa SMKN 1 Sumbawa Besar |
| Perangkat | 14 komputer, 2 proyektor, 1 AC, aplikasi desain berlisensi |
| Pelatihan | 100 siswa, 20 guru — literasi digital, keamanan siber, desain grafis |
Program ini melanjutkan dukungan PLN sebelumnya di sektor pendidikan, termasuk bantuan komputer untuk sekolah lain di wilayah, dan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengaitkan pembangunan infrastruktur dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia setempat.