Ekonomi Jember Jawa Timur (JI)

Pertumbuhan Ekonomi Jember Melandai di Q2, OJK Prediksi Pemulihan Berbasis Event Lokal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember memaparkan penurunan pertumbuhan ekonomi Jember pada kuartal II 2026 dari 6,35 persen menjadi 5,90 persen, namun optimistis kuartal berikutnya akan pulih karena dorongan acara besar seperti Jember Fashion Carnaval dan kejuaraan Marching Band.

Pertumbuhan Ekonomi Jember Melandai di Q2, OJK Prediksi Pemulihan Berbasis Event Lokal
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

OJK Jember: Tren Q2 Sekarkijang Beragam, Jember Tercatat Menurun

SITUBONDO — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember menyatakan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sekarkijang mengalami dinamika berbeda pada Kuartal II 2026. Dalam kegiatan media briefing dan gathering yang digelar bersama 40 jurnalis dari lima kabupaten—Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang—Kepala OJK Jember Aris Budiman menyoroti capaian masing-masing daerah.

Berdasarkan paparan OJK, Kabupaten Bondowoso mencatat kenaikan pertumbuhan yang menonjol, sementara Jember mengalami koreksi. Aris menyampaikan bahwa Bondowoso naik dari 5,42 persen menjadi 5,83 persen. Di sisi lain, Jember turun dari 6,35 persen pada kuartal pertama menjadi 5,90 persen pada kuartal kedua.

Data Pertumbuhan: Perbandingan Q1 dan Q2

Kabupaten Q1 2026 Q2 2026
Bondowoso 5,42% 5,83%
Jember 6,35% 5,90%
Banyuwangi 6,14% 6,00%
Lumajang 5,89% 5,68%
Situbondo 5,50% 5,24%

Penyebab, Implikasi, dan Prospek Pemulihan Jember

Aris Budiman menilai variasi kinerja ekonomi antar kabupaten menunjukkan pengaruh faktor lokal yang signifikan. Untuk Jember, penurunan pada Q2 terjadi setelah capaian tinggi pada Q1. Namun, OJK memberi sinyal optimistis bahwa ekonomi Jember berpeluang pulih pada Kuartal III. Salah satu alasan yang dikemukakan adalah adanya rangkaian acara besar yang diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi lokal.

"Untuk Jember, kemungkinan besar ekonomi akan kembali naik di Q3 karena didorong oleh berbagai event besar seperti Jember Fashion Carnaval dan kejuaraan Marching Band,"

Pernyataan tersebut menegaskan harapan bahwa sektor jasa, pariwisata, dan usaha mikro serta kecil yang terkait acara dapat menjadi pendorong permintaan dan lapangan usaha sementara. Pemerintah daerah, pelaku usaha, dan pelaksana acara di Jember perlu mempersiapkan penawaran layanan, akomodasi, serta implementasi protokol yang baik agar dampak ekonomi acara dapat optimal.

Perhatian Khusus pada Daerah Lain

Selain Jember, OJK memberi perhatian pada Situbondo yang mencatat pertumbuhan paling rendah di wilayah Sekarkijang dan mengalami tekanan pada kualitas kredit perbankan. OJK menyebut pertumbuhan kredit Situbondo negatif sebesar 0,38 persen dan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang tinggi mencapai 29,87 persen. Aris mengklarifikasi bahwa tingginya NPL tersebut sebagian besar berasal dari portofolio kredit korporasi, sehingga bila dikoreksi, NPL murni Situbondo akan lebih rendah.

  • Jumlah peserta: 40 jurnalis dari wilayah Sekarkijang hadir dalam kegiatan OJK Jember.
  • Fokus acara: Dinamika industri media dan peran media dalam pemberitaan ekonomi.
  • Bentuk rekomendasi: Memantau perkembangan ekonomi setelah event lokal untuk memastikan pemanfaatan peluang ekonomi.

Gambaran yang disampaikan OJK menegaskan bahwa pemulihan ekonomi lokal tidak semata bergantung pada faktor makro, melainkan juga kesiapan daerah dalam memanfaatkan peluang spesifik. Bagi Jember, momentum kegiatan budaya dan kompetisi berpotensi menjadi katalisator permintaan jasa dan konsumsi, sehingga memerlukan koordinasi lintas sektor antara penyelenggara acara, usaha pariwisata, dan pemerintah kabupaten.

Pelaku usaha dan masyarakat di Jember diimbau tetap waspada terhadap dinamika selanjutnya serta memaksimalkan peluang yang muncul dari kalender acara daerah. Pemantauan berkala oleh OJK dan instansi terkait diharapkan membantu merespons perubahan kondisi ekonomi secara cepat dan tepat.

Peliputan kegiatan media briefing dan gathering OJK Jember dilakukan di Situbondo dan dihadiri wartawan dari Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, dan Lumajang.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik