Pemerintah Kabupaten Malang, didukung DPRD dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Rombongan penyalur hadir langsung di lokasi pada Sabtu, 26 September 2026, untuk meninjau kondisi masyarakat dan memetakan kebutuhan pascabencana.
Rombongan Pemkab Malang dipimpin oleh Bupati Malang HM Sanusi dan turut diikuti Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Malang. Mereka diterima pejabat setempat, termasuk Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur.
Peninjauan lokasi terdampak
Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan peninjauan ke beberapa titik terdampak, antara lain Kecamatan Ronting, Reo, dan Dampek. Peninjauan bertujuan melakukan asesmen langsung terhadap kondisi kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat setempat, sehingga penyaluran bantuan dapat disesuaikan prioritasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menegaskan bahwa dana yang dihimpun oleh BAZNAS tidak langsung didistribusikan tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, pendekatan asesmen diperlukan agar bantuan bersifat tepat guna dan mendukung proses pemulihan setelah bencana.
"Total dana kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan oleh BAZNAS Kabupaten Malang mencapai Rp1.071.404.503,"
Selain dana tersebut, rombongan juga membawa 20 paket sembako sebagai bantuan logistik awal untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak selama tahap awal pemulihan.
Komposisi bantuan dan sumber dana
Bantuan yang disalurkan berasal dari beberapa unsur: dana yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Malang, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang, serta kontribusi DPRD Kabupaten Malang. Informasi resmi menyebutkan total nilai bantuan yang dihimpun dan disalurkan mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.
| Unsur Penyumbang | Rincian |
|---|---|
| BAZNAS Kabupaten Malang | Rp1.071.404.503 dan 20 paket sembako |
| DPRD Kabupaten Malang | Kontribusi dana (nilai sebagian tercatat) |
| Pemkab Malang | Dukungan logistik dan personel peninjau |
Catatan: rincian alokasi dana dari DPRD dan Pemkab Malang tidak disebutkan secara jumlah penuh dalam keterangan resmi yang didapat di lokasi pada saat penyaluran.
Prioritas pemulihan
Budiar Anwar menyatakan beberapa kebutuhan utama yang menjadi perhatian tim penilai, antara lain pemulihan fasilitas pendidikan, perbaikan tempat ibadah, penyediaan tenda darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar. Langkah tersebut diambil agar bantuan tidak sekadar simbolis, melainkan dapat mendukung proses pemulihan jangka pendek maupun menengah.
Menurut pernyataan tim penyalur, penyaluran disesuaikan berdasarkan skala prioritas yang ditetapkan setelah asesmen lapangan sehingga program bantuan dapat efektif untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.
Dampak bantuan bagi masyarakat
Bantuan dana dan paket sembako diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kehilangan mata pencarian atau tempat tinggal sementara. Tim peninjau juga mencatat kebutuhan nonmaterial, seperti dukungan psikososial dan koordinasi perbaikan infrastruktur sekolah serta tempat ibadah yang rusak.
- Asesmen lapangan sebagai dasar penyaluran bantuan
- Prioritas: pendidikan, tempat ibadah, tenda darurat, kebutuhan dasar
- Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BAZNAS
Rombongan Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat dan sesuai kebutuhan. Pemantauan lanjutan diperkirakan akan dilaksanakan untuk menilai efektivitas penggunaan dana serta kebutuhan tambahan yang muncul selama masa pemulihan.
Pelaksanaan penyaluran tersebut menunjukkan bentuk solidaritas antardaerah di Indonesia, serta peran lembaga zakat dan legislatif daerah dalam merespons bencana. Bagi warga terdampak, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan yang lebih luas bersama bantuan dari pemerintah pusat dan lembaga kemanusiaan lainnya.
Pelaporan ini disusun berdasarkan keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Malang dan pernyataan pejabat yang hadir saat penyaluran bantuan di Kabupaten Manggarai Timur.