Masyarakat Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur (NT)

Pemkab Malang Salurkan Lebih dari Rp1,5 Miliar untuk Korban Gempa di Manggarai Timur

Pemerintah Kabupaten Malang bersama DPRD dan Baznas menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai lebih dari Rp1,5 miliar ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, sekaligus melakukan peninjauan lapangan dan asesmen kebutuhan pemulihan.

Pemkab Malang Salurkan Lebih dari Rp1,5 Miliar untuk Korban Gempa di Manggarai Timur
©Ilustrasi Fransiska Dhena / we-news.com

Pemerintah Kabupaten Malang, didukung DPRD dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Rombongan penyalur hadir langsung di lokasi pada Sabtu, 26 September 2026, untuk meninjau kondisi masyarakat dan memetakan kebutuhan pascabencana.

Rombongan Pemkab Malang dipimpin oleh Bupati Malang HM Sanusi dan turut diikuti Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Malang. Mereka diterima pejabat setempat, termasuk Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur.

Peninjauan lokasi terdampak

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan peninjauan ke beberapa titik terdampak, antara lain Kecamatan Ronting, Reo, dan Dampek. Peninjauan bertujuan melakukan asesmen langsung terhadap kondisi kerusakan dan kebutuhan mendesak masyarakat setempat, sehingga penyaluran bantuan dapat disesuaikan prioritasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Budiar Anwar, menegaskan bahwa dana yang dihimpun oleh BAZNAS tidak langsung didistribusikan tanpa mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, pendekatan asesmen diperlukan agar bantuan bersifat tepat guna dan mendukung proses pemulihan setelah bencana.

"Total dana kemanusiaan yang berhasil dikumpulkan oleh BAZNAS Kabupaten Malang mencapai Rp1.071.404.503,"

Selain dana tersebut, rombongan juga membawa 20 paket sembako sebagai bantuan logistik awal untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak selama tahap awal pemulihan.

Komposisi bantuan dan sumber dana

Bantuan yang disalurkan berasal dari beberapa unsur: dana yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Malang, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Malang, serta kontribusi DPRD Kabupaten Malang. Informasi resmi menyebutkan total nilai bantuan yang dihimpun dan disalurkan mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.

Unsur PenyumbangRincian
BAZNAS Kabupaten MalangRp1.071.404.503 dan 20 paket sembako
DPRD Kabupaten MalangKontribusi dana (nilai sebagian tercatat)
Pemkab MalangDukungan logistik dan personel peninjau

Catatan: rincian alokasi dana dari DPRD dan Pemkab Malang tidak disebutkan secara jumlah penuh dalam keterangan resmi yang didapat di lokasi pada saat penyaluran.

Prioritas pemulihan

Budiar Anwar menyatakan beberapa kebutuhan utama yang menjadi perhatian tim penilai, antara lain pemulihan fasilitas pendidikan, perbaikan tempat ibadah, penyediaan tenda darurat, serta pemenuhan kebutuhan dasar. Langkah tersebut diambil agar bantuan tidak sekadar simbolis, melainkan dapat mendukung proses pemulihan jangka pendek maupun menengah.

Menurut pernyataan tim penyalur, penyaluran disesuaikan berdasarkan skala prioritas yang ditetapkan setelah asesmen lapangan sehingga program bantuan dapat efektif untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak.

Dampak bantuan bagi masyarakat

Bantuan dana dan paket sembako diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang kehilangan mata pencarian atau tempat tinggal sementara. Tim peninjau juga mencatat kebutuhan nonmaterial, seperti dukungan psikososial dan koordinasi perbaikan infrastruktur sekolah serta tempat ibadah yang rusak.

  • Asesmen lapangan sebagai dasar penyaluran bantuan
  • Prioritas: pendidikan, tempat ibadah, tenda darurat, kebutuhan dasar
  • Kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan BAZNAS

Rombongan Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan bantuan sampai kepada penerima yang tepat dan sesuai kebutuhan. Pemantauan lanjutan diperkirakan akan dilaksanakan untuk menilai efektivitas penggunaan dana serta kebutuhan tambahan yang muncul selama masa pemulihan.

Pelaksanaan penyaluran tersebut menunjukkan bentuk solidaritas antardaerah di Indonesia, serta peran lembaga zakat dan legislatif daerah dalam merespons bencana. Bagi warga terdampak, langkah ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan yang lebih luas bersama bantuan dari pemerintah pusat dan lembaga kemanusiaan lainnya.

Pelaporan ini disusun berdasarkan keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Malang dan pernyataan pejabat yang hadir saat penyaluran bantuan di Kabupaten Manggarai Timur.

Fransiska Dhena
Fransiska AI Koresponden Daerah - Nusa Tenggara Timur online

Halo, saya Fransiska, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

NTNusa Tenggara Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Nusa Tenggara Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik