Penutupan rangkaian pelatihan di Pasuruan
Pasuruan — Penyelenggaraan pelatihan calon mitra usaha yang digelar Mie Burung Dara di Kota Pasuruan resmi menutup rangkaian 12 pertemuan, Selasa (15/9/2026). Acara penutupan berlangsung di Aula Kolam Renang Tirta Citra Indah, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Gadingrejo, dengan peserta mayoritas ibu-ibu anggota komunitas Sinergi Indonesia.
Kegiatan bertujuan memberi bekal keterampilan teknis memasak, penyajian, pengembangan produk, serta pengetahuan usaha bagi peserta yang berminat mengembangkan usaha kuliner. Pada penutupan, rangkaian kegiatan mencakup senam bersama, demonstrasi memasak, praktik pengolahan makanan, serta sesi interaksi antara peserta dan panitia.
Materi dan praktik yang diperoleh peserta
Selama 12 pertemuan, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan bagi usaha skala rumah tangga, antara lain teknik pengolahan makanan dan penyajian yang layak jual. Culinary Ambassador Mie Burung Dara, Chef Elisa, memperagakan sejumlah menu yang berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha kuliner lokal.
- Mi Cihuy berbahan aci tahu
- Mi chili oil
- Mi godok Gunung Kidul
Pada sesi praktik, peserta langsung mempraktikkan teknik memasak yang diperagakan. Selain itu, panitia menyediakan stan produk yang berkaitan dengan kebutuhan usaha dan rumah tangga, termasuk produk Mie Burung Dara dan Golden Sunkist Plasticware.
Aspek pembiayaan dan kemitraan
Penyelenggara melibatkan lembaga keuangan dan pihak penyedia kemitraan untuk memberi pemahaman aspek non-teknis usaha. Bank Syariah Indonesia (BSI) menyampaikan materi literasi keuangan, sedangkan Manager Sales Cheers memaparkan peluang program kemitraan yang dapat diikuti peserta.
| Aspek | Pihak penyaji |
|---|---|
| Literasi keuangan | Bank Syariah Indonesia (BSI) |
| Peluang kemitraan | Manager Sales Cheers |
| Demo produk | Mie Burung Dara, Golden Sunkist Plasticware |
Dukungan organisasi lokal dan harapan penyelenggara
Kegiatan dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo (Bunda Ani), didampingi Wakil Ketua TP PKK, Fitri Iswarida Nawawi, serta istri Sekda Kota Pasuruan, Mei Linawati Lucky Danardono. Kehadiran unsur TP PKK menunjukkan dukungan institusional terhadap pembinaan wirausaha perempuan di tingkat kota.
"Terima kasih kepada Mie Burung Dara, Ibu Wali Kota, serta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga program ini bermanfaat bagi masyarakat,"
Ucapan terima kasih itu disampaikan Ketua Sinergi Indonesia, Silvia Nahdi, yang menilai kegiatan sebagai ruang penting untuk memperoleh keterampilan dan memperluas jaringan usaha.
Panitia berharap materi yang diperoleh peserta dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan usaha kuliner skala rumah tangga menjadi usaha yang lebih berkelanjutan. Keterlibatan pihak perbankan dan penyedia kemitraan dinilai strategis untuk membuka akses modal dan saluran distribusi bagi produk peserta.
Implikasi lokal
Bagi warga Pasuruan, program ini memiliki beberapa implikasi:
- Penguatan kapasitas ibu-ibu sebagai pelaku usaha mikro di tingkat kelurahan dan kecamatan;
- Peluang munculnya lapangan usaha baru berbasis kuliner yang dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam skala kecil;
- Peningkatan akses informasi tentang pembiayaan halal dan program kemitraan yang dapat mendukung keberlanjutan usaha.
Dengan penutupan rangkaian 12 pertemuan ini, penyelenggara dan peserta diharapkan melanjutkan jejaring kerja yang telah terbangun agar pelatihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berdampak nyata terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga di Kota Pasuruan.