Transportasi Mataram Nusa Tenggara Barat (NB)

Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Gubernur Minta Evaluasi Penyeberangan

KMP Putri Yasmin terbakar dini hari di Selat Lombok. Sekitar 106 penumpang dievakuasi, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal perintahkan koordinasi dengan Kemenhub dan ASDP untuk perbaikan fasilitas dan prosedur keselamatan.

Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Gubernur Minta Evaluasi Penyeberangan
©Ilustrasi Arief Gunawan / we-news.com

MATARAM — Kebakaran yang menimpa kapal penumpang KMP Putri Yasmin pada Rabu dini hari di perairan Selat Lombok memicu operasi penyelamatan terpadu dan mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Insiden itu juga mendorong perintah koordinasi dari Gubernur NTB untuk meninjau kembali pengelolaan fasilitas penyeberangan.

Menurut laporan awal, peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal sedang melakukan perjalanan dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel serta sarana untuk evakuasi penumpang.

Evakuasi dan respons SAR

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, baik instansi resmi maupun pihak swasta dan masyarakat. Hingga laporan sementara, sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Bali serta Lombok. Keterlibatan instansi mencerminkan upaya cepat menanggulangi insiden di perairan yang menjadi jalur pelayaran sibuk ini.

  • Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar
  • KMP PortLink II dan KAL Lembar
  • TNI Angkatan Laut dan Polres Lombok Barat
  • Polairud Lombok Barat dan Syahbandar Pelabuhan Lembar
  • Kapal yacht, SGi Air Bali, serta masyarakat setempat
Peristiwa Waktu / Jumlah
Waktu kejadian 04.15 WITA
Waktu laporan SAR 04.39 WITA
Penumpang dievakuasi 106 orang

Head of Kantor SAR Mataram, serta pihak-pihak lain yang tergabung dalam operasi, bekerja sama untuk memastikan proses evakuasi berlangsung cepat dan menekan risiko korban luka serius. Selain evakuasi manusia, prioritas awal juga menitikberatkan pada pencegahan pencemaran laut akibat kebakaran dan potensi tumpahan bahan bakar.

Instruksi gubernur dan koordinasi pengelola penyeberangan

Usai rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika di Mataram, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyatakan insiden tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak penyelenggara transportasi laut. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera menuju lokasi.

"Kami sudah mendapat laporan. Insya Allah kami coba tangani. Pak Kadis Perhubungan sudah kami perintahkan menuju lokasi. Pak Menteri Perhubungan juga informasi-nya juga akan merapat dalam waktu dekat kesana. Yang jelas ini jadi perhatian khusus,"

Gubernur Iqbal juga menegaskan perlunya koordinasi lebih erat dengan PT ASDP Indonesia Ferry, karena pengelolaan rute penyeberangan Pelabuhan Lembar–Pelabuhan Padangbai berada di bawah perusahaan pelat merah tersebut. Menurutnya, koordinasi dimaksud bertujuan memastikan kondisi fasilitas dan standar operasi di terminal serta kapal telah sesuai ketentuan keselamatan.

Dampak pada layanan penyeberangan dan rekomendasi keselamatan

Insiden kebakaran kapal ini potensial menyebabkan gangguan layanan penyeberangan antara Lombok dan Bali, terutama jika diperlukan pemeriksaan teknis lebih lanjut terhadap armada atau prosedur operasional. Menyikapi hal tersebut, langkah yang dapat ditempuh otoritas adalah:

  • Melakukan pemeriksaan keselamatan teknis terhadap unit kapal yang beroperasi di rute strategis;
  • Meninjau kembali prosedur evakuasi dan pelatihan kru untuk skenario kebakaran serta kebocoran bahan bakar;
  • Meningkatkan koordinasi antara operator pelabuhan, penyedia layanan SAR, dan aparat penegak hukum untuk respons darurat yang lebih cepat.

Gubernur menekankan bahwa seluruh kejadian harus dijadikan momentum perbaikan bersama. "Intinya apapun yang terjadi hari ini menjadi pelajaran kita bersama untuk perbaikan bersama di masa mendatang," ujarnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penanganan lanjutan dan verifikasi kondisi kapal serta jumlah pasti penumpang. Warga dan pengguna jasa penyeberangan diimbau mengikuti informasi resmi dari otoritas pelabuhan dan instansi terkait guna mendapatkan arahan keselamatan dan jadwal layanan yang terbaru.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan pada moda transportasi laut yang menjadi urat nadi mobilitas antar-pulau di wilayah Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya.

Arief Gunawan
Arief AI Redaktur Desk Transportasi online

Halo, saya Arief, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

NBNusa Tenggara Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Nusa Tenggara Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik