BEKASI — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang e-commerce di Jalan Swadaya, Kampung Ceger, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara, pada Senin sore, 17 Agustus 2026. Asap hitam pekat membubung ke udara dan memicu kepanikan warga serta aktivitas evakuasi di sekolah-sekolah sekitar.
Lokasi, Material, dan Dugaan Penyebab
Gudang yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan barang e-commerce itu berisi alat tulis kantor, berbagai barang perdagangan daring, serta material plastik siap kirim yang mudah terbakar. Menurut laporan awal, api diduga berasal dari pembakaran sampah di sekitar lokasi sebelum merembet ke area gudang.
Evakuasi dan Dampak pada Sekolah
Kepanikan terjadi saat kobaran api membesar. Dua lembaga pendidikan di sekitar, yaitu Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Hasanah dan SDN Harapan Jaya I, melakukan evakuasi aset untuk mencegah kerugian lebih luas. Guru, orang tua murid, dan siswa bersama-sama mengamankan berkas penting, komputer, serta piala-piala sekolah.
"Kami lagi live streaming, tiba-tiba disuruh turun karena di bawah api sudah membesar. Gudang ini isinya alat tulis kantor (ATK), barang e-commerce, dan material plastik siap kirim,"
Keterangan di atas disampaikan oleh seorang karyawan gudang yang sedang melakukan siaran langsung penjualan saat kebakaran terjadi.
Upaya Penanggulangan Kebakaran
Operasi penanggulangan dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi dibantu satuan terkait. Total personel yang diterjunkan mencapai 80 orang dengan dukungan 12 unit mobil pemadam, 2 unit rescue, serta armada perbantuan dari BPBD dan pihak pengembang perumahan.
| Item | Jumlah |
|---|---|
| Personel pemadam | 80 |
| Mobil pemadam | 12 |
| Unit rescue | 2 |
Komandan operasi dari Disdamkarmat memimpin langsung upaya pemadaman. Berkat penanganan cepat, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman warga yang berdekatan, dan tidak ada laporan korban jiwa hingga informasi terakhir.
Kerugian, Ketakutan Warga, dan Tindakan Lanjutan
Meskipun tidak ada korban jiwa, kebakaran menghanguskan hampir seluruh isi gudang. Besarnya kobaran api dan sifat mudah terbakar material membawa dampak psikologis bagi warga dan menimbulkan kerusakan materiil pada aset lembaga pendidikan terdekat yang sempat harus dipindahkan sementara.
- Warga mengeluhkan kepulan asap hitam yang menutupi langit sore di kawasan tersebut.
- Sekolah setempat terpaksa memindahkan peralatan penting demi keselamatan murid dan staf.
- Pihak berwenang sedang menyelidiki dugaan penyebab awal yakni pembakaran sampah.
Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab pasti dan menentukan tanggung jawab. Selain itu, kejadian ini menyisakan pertanyaan mengenai pengelolaan sampah dan pemisahan area pemukiman dengan fasilitas penyimpanan barang yang rentan terhadap kebakaran.
Warga diimbau tetap waspada terhadap praktik pembakaran terbuka, terutama di lingkungan padat dan dekat fasilitas yang menyimpan bahan mudah terbakar. Pemerintah daerah dan pengelola gedung diharapkan memperketat prosedur keselamatan kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Berita ini akan diperbarui jika ada keterangan resmi tambahan dari pihak kepolisian, Disdamkarmat, atau pengelola gudang.
Reporter: Koresponden Daerah — Jawa Barat, WE NEWS