Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang — Gubernur Banten Andra Soni mengukuhkan 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Banten Tahun 2026 pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Upacara pengukuhan menandai kesiapan pasukan yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus mendatang.
Komposisi dan pembagian tugas
Paskibraka Provinsi Banten yang dikukuhkan tergabung dalam formasi Paskibraka Cakra Mandala terdiri dari 26 putra dan 24 putri. Setelah pengukuhan, ke-50 anggota akan dibagi menjadi dua tim, yakni Tim Cakra dan Tim Mandala, yang masing-masing memiliki tugas utama untuk pengibaran dan penurunan bendera pada upacara peringatan HUT ke-81 RI.
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Putra | 26 |
| Putri | 24 |
| Total anggota | 50 |
Pesan gubernur terkait pembentukan karakter
Pada kesempatan itu, Andra Soni menegaskan bahwa peran Paskibraka tidak semata-mata melaksanakan ritual pengibaran dan penurunan bendera. Pengukuhan menurutnya merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda yang menjadi teladan bagi lingkungan masing-masing.
“Pengukuhan ini bukan akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar,”
Gubernur mendorong agar nilai-nilai kedisiplinan, ketekunan, kekompakan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat persatuan dan kesatuan yang diperoleh selama masa pembinaan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga meminta agar para anggota Paskibraka menjadi teladan di sekolah dan lingkungan tempat tinggal.
Peran pelatih dan mitra pembinaan
Pemerintah provinsi memberikan apresiasi khusus kepada tenaga pelatih yang berasal dari unsur TNI dan Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Banten. Menurut Gubernur, keterlibatan para pelatih penting dalam menyukseskan proses seleksi, pendidikan, dan pelatihan yang dilalui para anggota Paskibraka sebelum dikukuhkan.
- Pengukuhan dilaksanakan di Pendopo Gubernur — KP3B Curug, Kota Serang.
- Formasi Paskibraka bernama Cakra Mandala terdiri atas 50 anggota.
- Para pelatih berasal dari TNI, Polri, dan Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Banten.
Sudut pandang anggota Paskibraka
Salah satu anggota yang dikukuhkan, berasal dari SMA Negeri 3 Kota Cilegon, menyampaikan konfirmasi singkat mengenai tugas yang menanti. Ia menyatakan bahwa pembagian menjadi dua tim bertujuan untuk memastikan kelancaran pengibaran dan penurunan bendera pada hari H. Pernyataan ini menegaskan kesiapan teknis dan koordinasi di antara anggota.
“Tugasnya adalah pengibaran dan penurunan bendera di Upacara HUT ke-81 RI,”
Makna lokal dan implikasi ke depan
Pengukuhan Paskibraka di tingkat provinsi penting dari dua aspek: simbolik dan fungsional. Secara simbolik, kehadiran pasukan muda pada upacara kenegaraan memperkuat identitas lokal dan kebanggaan daerah di momen nasional. Secara fungsional, proses seleksi dan pelatihan Paskibraka menjadi medium pendidikan karakter yang melibatkan berbagai pihak, termasuk institusi keamanan dan organisasi alumni.
Bagi masyarakat Banten, keberhasilan Paskibraka menunaikan tugas pada 17 Agustus akan menjadi refleksi pembinaan generasi muda oleh pemerintah provinsi dan mitra. Pengawasan teknis pelaksanaan upacara serta keberlangsungan pembinaan pasca-upacara menjadi aspek yang perlu terus diperhatikan oleh pemangku kepentingan di daerah.
Penyelenggaraan pengukuhan ini menunjukkan kesiapan pemerintah daerah menghadapi rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan serta menegaskan komitmen membentuk generasi muda yang disiplin dan berintegritas di Provinsi Banten.