Kebakaran di RSUD Gorontalo Utara
Gorontalo — Gedung Rumah Sakit Bergerak yang berada di kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki, Kabupaten Gorontalo Utara, terbakar pada Kamis sekitar pukul 11.30 WITA. Kebakaran menghanguskan gedung yang selama ini difungsikan sebagai tempat tinggal dokter internship serta ruang penyimpanan.
Kasubbag Umum dan Perlengkapan RSUD Zainal Umar Sidiki, Erich Talarima, menyatakan bagian yang terbakar berada di belakang gedung inti RSUD. Menurut Erich, saat ini sumber api masih dalam penyelidikan dan gedung Rumah Sakit Bergerak dilaporkan hangus tak bersisa.
"Estimasi kerugian belum bisa kami pastikan karena dari informasi yang diterima, banyak barang dari para dokter yang tidak bisa diselamatkan,"
Erich melanjutkan bahwa hanya beberapa barang yang berhasil diselamatkan, yakni dua koper pakaian dan dua kasur. Selain itu, ia menegaskan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut karena saat peristiwa berlangsung para dokter internship sedang bertugas sehingga gedung dalam kondisi kosong.
Fungsi bangunan dan dampak terhadap tenaga kesehatan
Gedung Rumah Sakit Bergerak merupakan gedung pertama atau cikal bakal RSUD Zainal Umar Sidiki. Bangunan itu selama ini difungsikan sebagai tempat tinggal para dokter internship yang bertugas di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.
- Jumlah dokter yang biasa menempati gedung: 12 orang — terdiri atas sembilan dokter laki-laki dan tiga dokter perempuan.
- Bagian gedung terbagi: depan untuk hunian dokter, belakang untuk penyimpanan sampah nonmedis yang berdekatan dengan lokasi sampah medis.
- Tindakan pemadaman dilakukan oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran setempat dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran.
Lokasi hunian yang terbakar memiliki peran administratif dan sosial bagi dokter-dokter magang. Kehilangan fasilitas hunian serta barang pribadi berpotensi memengaruhi kondisi psikologis dan kenyamanan kerja tenaga kesehatan, meskipun tidak menyebabkan penghentian layanan medis di gedung inti RSUD.
Upaya penanggulangan dan penyelidikan
Pihak rumah sakit bersama dengan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran melakukan upaya pemadaman segera setelah api dilaporkan. Saat ini, petugas berfokus pada proses pendinginan bangunan dan penetapan titik asal api yang akan menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut.
| Aspek | Data yang dilaporkan |
|---|---|
| Waktu kebakaran | Sekitar 11.30 WITA, Kamis |
| Lokasi | Gedung Rumah Sakit Bergerak, RSUD dr Zainal Umar Sidiki, Gorontalo Utara |
| Korban jiwa | Tidak ada |
| Barang terselamatkan | 2 koper pakaian, 2 kasur |
| Unit pemadam diterjunkan | 5 unit mobil pemadam kebakaran |
Manajemen rumah sakit belum dapat memastikan estimasi kerugian karena banyak barang pribadi dokter yang tidak terselamatkan. Selain itu, bangunan yang hangus memerlukan penilaian struktur untuk menentukan kelayakan area sekitar dan rencana pemulihan fungsi fasilitas internal RSUD.
Bagi masyarakat Gorontalo dan khususnya keluarga dokter magang, kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran mengenai ketersediaan hunian sementara dan dukungan logistik. Pihak rumah sakit diwajibkan untuk segera menjajaki solusi hunian alternatif bagi dokter-dokter yang terdampak agar aktivitas pelayanan kesehatan di wilayah tidak terganggu.
Pemeriksaan lebih lanjut serta langkah-langkah mitigasi oleh pemerintah daerah diharapkan dapat segera dilakukan, termasuk evaluasi keamanan gedung lain yang fungsinya berdekatan dengan lokasi sampah medis dan nonmedis. Penyelidikan sumber api dan rekomendasi pencegahan kebakaran terhadap fasilitas kesehatan menjadi langkah prioritas berikutnya.
Peliput: Susanti Sako
Editor berita: Debby H. Mano