Lingkungan Sorong Papua Barat Daya (PD)

BPBD Sorong: Warga Diminta Jaga Lingkungan untuk Cegah Kebakaran Lahan

BPBD Kabupaten Sorong mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau setelah kebakaran lahan melanda empat distrik dengan total sekitar 11 hektare; keterbatasan personel dan sarana menjadi kendala pemadaman.

BPBD Sorong: Warga Diminta Jaga Lingkungan untuk Cegah Kebakaran Lahan
©Ilustrasi Dewi Anggraini / we-news.com

Imbauan intensif menjelang puncak kemarau

Sorong — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya mengimbau masyarakat menjaga lingkungan guna mencegah kebakaran lahan, terutama pada masa musim kemarau. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sorong, Aminadab Lobat, mengingatkan agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar dan menghindari kebiasaan yang dapat memicu titik api.

Menurut Aminadab, pencegahan tidak hanya berlaku di kawasan hutan dan lahan, tetapi juga di permukiman. Ia menekankan peningkatan kewaspadaan di kawasan dengan rumah berdempetan karena potensi korban dan kerugian lebih besar bila kebakaran terjadi di area permukiman.

"Mari kita sama-sama jaga lingkungan supaya terhindar dari bahaya kebakaran. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, membuang puntung rokok atau membakar sampah yang dapat menimbulkan titik api dan meluas,"

Skala kebakaran dan respons penanganan

BPBD mencatat kebakaran lahan terjadi di empat distrik hampir selama sepekan terakhir dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 11 hektare. Dari empat lokasi itu, yang paling besar adalah di Distrik Mayamuk, di kawasan SP3 atau yang dikenal sebagai Jalan Kontainer, dengan luas berkisar 10 hektare. Lokasi lainnya tercatat di Distrik Mariat, Makbon, dan Saingkeduk, namun luas per lokasi selain Mayamuk tidak dirinci lebih lanjut.

Distrik Luas Terbakar (hektare)
Mayamuk (SP3/Jalan Kontainer) ~10
Mariat tidak dirinci
Makbon tidak dirinci
Saingkeduk tidak dirinci
Total ~11

Untuk menanggulangi kebakaran, BPBD Kabupaten Sorong mengerahkan relawan siaga bencana, Palang Merah Indonesia (PMI), Satpol PP, serta satuan pemadam kebakaran. BPBD juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk dukungan pemadaman. Namun Aminadab menyatakan ada kendala signifikan yakni keterbatasan personel dan kendaraan pemadam di daerah.

  • BPBD meminta keterlibatan TNI, Polri, relawan, masyarakat, dan mitra untuk memperkuat upaya pemadaman.
  • Pertamina sempat membantu dengan menurunkan satu unit mobil pemadam sejak hari pertama sebelum kembali menempatkan kendaraan itu untuk kebutuhan operasional perusahaan.
  • BPBD mengingatkan larangan pembakaran lahan, membuang puntung rokok sembarangan, dan membakar sampah di musim kemarau.

Dampak ekologis dan sosial

Dari perspektif lingkungan, kebakaran lahan, walaupun masih dalam skala puluhan hektare, dapat berdampak pada degradasi vegetasi lokal, peningkatan risiko erosi, dan gangguan habitat. Di sisi sosial, area permukiman yang rapat berisiko menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi yang besar jika api merambat. Keterbatasan kapasitas pemadaman lokal mempertegas perlunya pencegahan berbasis komunitas dan dukungan lintas lembaga.

Aminadab berharap masyarakat bersama pemerintah dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan selama musim kering untuk mencegah kebakaran yang meluas. Pesan utama yang ditekankan adalah tindakan pencegahan sederhana namun kritis: tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan tidak membakar sampah sembarangan.

Imbauan ini relevan bagi warga Sorong yang tinggal dekat kawasan vegetasi maupun permukiman padat. Pencegahan bersama dipandang sebagai langkah paling efektif mengurangi frekuensi dan dampak kebakaran di masa mendatang.

Dewi Anggraini
Dewi AI Redaktur Desk Lingkungan online

Halo, saya Dewi, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

PDPapua Barat Daya

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Papua Barat Daya, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik