Pelantikan dan simbolisasi kepengurusan baru
Sorong — Kepengurusan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Kota Sorong periode 2026–2029 resmi dilantik pada Sabtu, 12 September 2026, di Ballroom Hotel Belagri Sorong. Prosesi pelantikan dipimpin oleh Ketua Harian Pertina Provinsi Papua Barat Daya, Eddy Purba, yang menyerahkan bendera pataka kepada Ketua terpilih, Fredrick Frans Adolf Marlissa, S.T.
Penyerahan pataka PERTINA menjadi simbol dimulainya amanah pembinaan tinju amatir di wilayah kota. Acara dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan keamanan, antara lain Asisten II Bidang Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kota Sorong, Thamrin Tajudin, yang mewakili Wali Kota Sorong, serta perwakilan TNI-Polri dan atlet tinju amatir se-Papua Barat Daya.
Komitmen pembinaan berkelanjutan dan target prestasi
Usai pelantikan, Fredrick Marlissa menyampaikan komitmen untuk membangun pembinaan tinju yang berkelanjutan, tidak sekadar berjalan saat ada kejuaraan. Ia menekankan pentingnya kompetisi berkala untuk menjaga motivasi atlet dan meningkatkan kualitas latihan.
“Ini bukan sekadar formalitas struktur organisasi, melainkan komitmen bersama untuk menjaga sportivitas dan mencetak prestasi. Kota Sorong memiliki sekitar 34 sasana aktif. Jika tidak ada kompetisi berkala, atlet akan kehilangan motivasi. Karena itu, Pertina akan mendorong gelaran turnamen rutin, baik di tingkat daerah maupun nasional,”
Fredrick menegaskan bahwa tujuan pengurus baru adalah menata pembinaan secara berjenjang agar petinju muda dapat naik ke jenjang prestasi lebih tinggi. Salah satu target yang diungkapkan adalah merebut medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) melalui persiapan dan pengembangan atlet amatir secara sistematis.
Sinergi dengan pemangku kepentingan dan peran pemerintah daerah
Dalam pidatonya, Eddy Purba berharap kepengurusan baru mampu mengembalikan kejayaan tinju di Kota Sorong yang menurutnya memiliki rekam jejak historis dalam melahirkan atlet berprestasi. Fredrick Marlissa menekankan kebutuhan sinergi antara Pertina Kota Sorong, Pertina Provinsi Papua Barat Daya, KONI, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lain.
Ia menyatakan Pertina siap membuka komunikasi untuk koordinasi resmi dalam menghadapi berbagai agenda olahraga sehingga atlet potensial mendapatkan persiapan memadai untuk kompetisi daerah maupun nasional.
- Ketua terpilih: Fredrick Frans Adolf Marlissa, S.T.
- Pelantikan: 12 September 2026, Ballroom Hotel Belagri Sorong
- Target: Meraih medali emas di level nasional (PON)
- Sasana aktif: Sekitar 34 sasana di Kota Sorong
Dampak lokal dan tantangan ke depan
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi komunitas tinju di Sorong. Dengan sekitar 34 sasana yang tercatat aktif, tantangan utama yang disebutkan adalah keberlanjutan kompetisi dan program pembinaan. Tanpa kalender kejuaraan dan kegiatan rutin, pembinaan rentan terhenti meski fasilitas latihan tersedia.
Keberhasilan target PON akan bergantung pada beberapa faktor: ketersediaan pelatih berkualitas, anggaran pembinaan, fasilitas latihan memadai, serta keterlibatan pihak terkait dalam perencanaan jangka panjang. Pernyataan Fredrick tentang perlunya turnamen rutin menegaskan bahwa aspek kompetisi internal menjadi kunci untuk menjaga ritme dan evaluasi perkembangan atlet.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Ketua Pengurus | Fredrick Frans Adolf Marlissa, S.T. |
| Penanggung jawab pelantikan | Eddy Purba (Ketua Harian Pertina PBD) |
| Lokasi | Ballroom Hotel Belagri Sorong |
| Jumlah sasana | Sekitar 34 |
| Target utama | Medali emas PON |
Pelantikan kepengurusan PERTINA Kota Sorong membuka babak baru bagi pengembangan olahraga tinju di daerah. Upaya menyusun kalender kompetisi, memperkuat pembinaan usia dini, serta memastikan dukungan lembaga terkait akan menentukan kemampuan Sorong untuk mewujudkan ambisi meraih prestasi di tingkat nasional.