Unipas Singaraja Kukuhkan 157 Sarjana
SINGARAJA — Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja mengukuhkan 157 sarjana pada acara Wisuda ke-XXXVII yang digelar pada Sabtu, 5 September 2025. Dengan tambahan lulusan tersebut, jumlah akumulatif alumni Unipas tercatat mencapai 4.467 orang, menyebar pada berbagai bidang pekerjaan di tingkat lokal maupun nasional.
Rektor Unipas, Nyoman Gede Remaja, menilai capaian wisuda kali ini sebagai bagian penting dari peran perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menyatakan keyakinannya terhadap peningkatan kepercayaan publik setelah capaian akreditasi institusi yang diraih kampus.
“Dengan nilai Akreditasi Institusi Baik Sekali, semoga Unipas semakin dipercaya masyarakat sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas,”
Harapan Pemerintah Daerah
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memberikan apresiasi atas konsistensi Unipas dalam melahirkan lulusan. Ia mendorong para wisudawan untuk tidak berhenti pada pencapaian akademik, melainkan menerapkan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kualitas diri dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
"Kini saatnya para wisudawan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,”
Makna Akreditasi dan Klasterisasi bagi Unipas
Dalam sambutannya, rektor menyinggung prestasi institusi terkait akreditasi. Capaian tersebut, menurut pihak kampus, menjadi salah satu indikator meningkatnya mutu layanan pendidikan tinggi dan kepercayaan masyarakat terhadap Unipas. Berita tentang pengukuhan wisuda ke-XXXVII ini juga bertepatan dengan kabar bahwa Unipas telah meraih Klaster Utama dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi 2026, sebuah capaian yang dinilai memperkuat profil riset dan pengabdian kampus.
Pencapaian akreditasi dan klasterisasi berimplikasi pada peluang kerja sama, pendanaan riset, dan daya tarik calon mahasiswa baru. Bagi pemerintah daerah, peningkatan kualitas perguruan tinggi lokal berpotensi memperkuat sumber daya manusia yang akan mendukung pembangunan sektor publik maupun swasta di Buleleng dan sekitarnya.
Dampak Lokal dan Harapan ke Depan
Wisuda kali ini tidak hanya menjadi momen seremonial bagi lulusan dan keluarga, melainkan juga indikator pasokan tenaga kerja terdidik bagi pasar kerja lokal. Beberapa implikasi yang perlu diperhatikan oleh pemangku kepentingan di Singaraja dan Buleleng antara lain:
- Peluang penyerapan alumni ke sektor pemerintahan, swasta, dan usaha lokal perlu terus dibuka melalui sinergi kampus dan pemda.
- Peningkatan kualitas lulusan menuntut akses program penguatan kompetensi kerja, magang, dan jejaring industri.
- Peran Unipas dalam riset dan pengabdian masyarakat harus diarahkan pada isu-isu lokal yang relevan, seperti pariwisata berkelanjutan, pertanian, dan pengembangan UMKM.
Secara praktis, pemda dan institusi pendidikan harus mempertahankan dialog untuk menjembatani kebutuhan pasar kerja dan kurikulum kampus. Hal ini penting agar lulusan yang dihasilkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga keterampilan yang dibutuhkan oleh sektor produktif di daerah.
Data Singkat Wisuda
| Agenda | Angka |
|---|---|
| Wisudawan Wisuda XXXVII | 157 |
| Total alumni Unipas hingga Wisuda | 4.467 |
| Akreditasi Institusi | Baik Sekali |
Hadirnya lulusan baru dari Unipas memberi peluang bagi penguatan kualitas sumber daya manusia di Singaraja dan wilayah Buleleng. Ke depan, tantangan bersama adalah memastikan lulusan dapat terserap dan memberikan manfaat langsung bagi pembangunan daerah, sesuai harapan pemerintah dan masyarakat setempat.
Peliputan ini disusun berdasarkan laporan acara Wisuda XXXVII Universitas Panji Sakti Singaraja pada 5 September 2025 dan pernyataan resmi dari pihak kampus serta pejabat daerah.