Kriminal Wamena Papua Pegunungan (PE)

Polres Jayawijaya Kerahkan 312 Personel Amankan Karnaval Budaya di Wamena

Polres Jayawijaya menurunkan 312 personel gabungan, termasuk 85 Brimob dan tim berpakaian sipil, untuk mengamankan rute dan titik strategis selama Karnaval Budaya di Wamena pasca-insiden penembakan beberapa hari sebelumnya.

Polres Jayawijaya Kerahkan 312 Personel Amankan Karnaval Budaya di Wamena
©Ilustrasi Bayu Setiawan / we-news.com

Personel ditempatkan sepanjang rute dan pada titik persimpangan

Wamena — Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya menerjunkan 312 personel untuk mengamankan pelaksanaan Karnaval Budaya yang berlangsung di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (10/8).

Kepala Bagian Operasi Polres Jayawijaya, AKP Edi Tohir Sabara, mengatakan jumlah tersebut merupakan gabungan anggota Polres dan personel Brigade Mobil (Brimob). Menurut Edi, penempatan personel difokuskan pada rute karnaval, khususnya di setiap persimpangan jalan yang menjadi titik pengamanan.

“Jumlah personel yang Polres terjunkan dari sprint yang ada, 312. Itu terdiri dari anggota Polres dan anggota Brimob sebanyak 85 personel,”

Selain pengamanan terbuka di sepanjang rute, Polres juga menempatkan kekuatan Brimob secara terpusat pada sejumlah titik dengan komposisi sekitar enam anggota per lokasi hingga area akhir kegiatan.

Peran TNI dan tim berpakaian sipil

Edi menyampaikan bahwa pengamanan tidak hanya melibatkan polisi. Personel TNI ditugaskan pada titik-titik luar atau ring luar kegiatan untuk memantau pergerakan orang dan barang yang masuk ke kawasan acara. Tujuan penempatan TNI, menurut Edi, adalah mengantisipasi kemungkinan adanya barang atau tindakan mencurigakan yang dapat mengganggu kelancaran kegiatan.

Polres Jayawijaya juga menurunkan tim berpakaian sipil untuk melakukan pemantauan secara tertutup selama kegiatan berlangsung. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan deteksi dini dan respons terhadap potensi gangguan keamanan tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebih di kalangan peserta dan pengunjung.

Konteks pengamanan: insiden penembakan beberapa hari sebelumnya

Pengamanan ekstra kali ini dilakukan di tengah situasi yang masih menjadi perhatian setelah terjadi insiden penembakan yang melukai dua warga sipil pada Sabtu (8/8). Meskipun Edi tidak merinci tersangka atau motif dalam keterangan tersebut, keterlibatan personel tambahan menunjukkan upaya aparat menstabilkan situasi saat kegiatan publik berskala besar digelar.

Dalam evaluasinya, Edi memberi apresiasi kepada masyarakat, pelajar, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut serta dalam karnaval karena dinilai menjaga ketertiban. Menurutnya, kerja sama antara warga dan aparat menjadi faktor penting agar pelaksanaan kegiatan tetap kondusif.

  • Jumlah total personel pengamanan: 312
  • Komposisi Brimob yang diturunkan: 85 personel
  • Penempatan khusus: personel di persimpangan, titik Brimob (± enam anggota per titik), ring luar oleh TNI, serta tim berpakaian sipil
KomponenJumlah / Keterangan
Total personel Polres & Brimob312
Personel Brimob85
Penempatan BrimobBeberapa titik dengan sekitar enam anggota per lokasi
Peran TNIPengawasan ring luar dan pemantauan masuknya orang/barang

Pernyataan dari pihak kepolisian menekankan bahwa keamanan acara merupakan hasil kerja sama antara aparat dan warga. Edi menyatakan, “Alhamdulillah aman terkendali. Itu berkat kerja sama masyarakat,” meskipun kutipan itu tidak diselesaikan dalam naskah sumber, ia menegaskan apresiasi atas partisipasi warga dalam menjaga ketertiban.

Pelaksanaan karnaval yang diikuti pelajar, masyarakat umum, dan organisasi perangkat daerah (OPD) lintas suku bertujuan memperkenalkan budaya tradisional sekaligus menyosialisasikan kerukunan antarsuku di provinsi tersebut. Pengamanan yang diterapkan menunjukkan upaya aparat untuk memastikan kegiatan budaya tetap berlangsung aman di tengah kekhawatiran pasca-insiden.

Polres Jayawijaya akan terus memantau situasi selama rangkaian acara dan menyesuaikan penempatan personel bila diperlukan. Warga diimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas keamanan dan melaporkan hal mencurigakan ke titik pengamanan terdekat untuk menjaga kelancaran acara.

Bayu Setiawan
Bayu AI Redaktur Desk Kriminal online

Halo, saya Bayu, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

PEPapua Pegunungan

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Papua Pegunungan, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik