SUNGAILIAT — Kapolres Bangka, AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H., M.M., menerima kunjungan kerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sungailiat pada Selasa, 1 September 2026. Pertemuan berlangsung di Mapolres Bangka dan dihadiri oleh sejumlah pejabat Polres, termasuk Wakapolres Bangka, Kompol Yosyua Surya Admaja, serta pimpinan satuan reskrim, resnarkoba, dan tahanan/tahti.
Tujuan dan pokok pembahasan
Pertemuan antara pimpinan kepolisian dan kepala lapas bertujuan memperkuat sinergitas dan koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan tugas. Diskusi difokuskan pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bangka serta mekanisme komunikasi untuk antisipasi potensi gangguan keamanan.
- Mempererat hubungan kerja antara Polres Bangka dan Lapas IIB Sungailiat.
- Meningkatkan koordinasi teknis terkait pengamanan dan pertukaran informasi.
- Menyusun langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Kabupaten Bangka.
Pernyataan pimpinan kepolisian
"Kami terus berkomitmen untuk memperkuat sinergitas dan koordinasi dengan Lapas Sungailiat, dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan keamanan dapat kita antisipasi dan ditangani bersama,"
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolres Bangka dalam pertemuan yang digambarkan berlangsung dalam suasana akrab. Menurut catatan pertemuan, kehadiran sejumlah kepala satuan terkait menunjukkan fokus pada aspek operasional, antara lain penegakan hukum, penanggulangan peredaran narkoba, serta pengelolaan tahanan.
Implikasi bagi keamanan lokal
Koordinasi yang lebih erat antara Polres dan Lapas memiliki sejumlah implikasi praktis bagi masyarakat Sungailiat dan sekitarnya. Pertama, peningkatan pertukaran informasi operasional berpotensi mempercepat respons terhadap kejadian yang mengancam ketertiban. Kedua, sinergi dalam penanganan masalah narkotika dan tindak pidana lain dapat menurunkan risiko gangguan keamanan yang berasal dari lingkungan peredaran dan jaringan kejahatan.
Selain itu, kerja sama terkait pengelolaan tahanan dan proses administrasi lapas dapat mengurangi potensi kebocoran informasi serta memastikan prosedur hukum berjalan sesuai ketentuan. Hadirnya pimpinan satuan-reskrim, resnarkoba, dan tahti pada pertemuan menunjukkan aspek keamanan substantif menjadi prioritas bersama.
Harapan dan tindak lanjut
Pejabat Polres dan Lapas diharapkan menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan langkah-langkah koordinatif yang konkret, termasuk mekanisme komunikasi rutin, pembagian tugas saat insiden, serta prosedur bersama untuk penanganan isu-isu khusus seperti gangguan keamanan di sekitar fasilitas pemasyarakatan.
| Agenda | Peserta kunci |
|---|---|
| Koordinasi keamanan wilayah | Kapolres, Kalapas IIB Sungailiat, Kasat Reskrim |
| Penanggulangan narkoba | Kasat Resnarkoba, Polres Bangka |
| Pengelolaan tahanan | Kasat Tahti, Lapas IIB Sungailiat |
Pertemuan tersebut, menurut laporan, berlangsung dalam suasana akrab dan diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara kedua institusi. Masyarakat di Kabupaten Bangka, khususnya di Kota Sungailiat, berpotensi mendapat manfaat melalui peningkatan rasa aman apabila upaya sinergi ini diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan operasional sehari-hari.
Laporan mengenai hasil rinci tindak lanjut teknis dari pertemuan ini belum dipublikasikan secara lengkap oleh kedua institusi. Namun, pertemuan seperti ini kerap menjadi langkah awal menuju protokol kerja bersama yang lebih sistematis dalam penanganan isu keamanan lokal.
Reporter: Imron (sumber: KPKsigap.com)