Ekonomi Sungailiat Kepulauan Bangka Belitung (BB)

Harga Daging Ayam di Sungailiat Melonjak hingga Rp50.000 per Kilogram, Pedagang dan Pembeli Tertekan

Harga daging ayam potong di Pasar Betuah Sungailiat naik menjadi Rp45.000–Rp50.000 per kilogram; pedagang kesulitan stok dan mengimpor dari Palembang. Dinas terkait menyebut penurunan pasokan DOC dan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis memperparah tekanan harga.

Harga Daging Ayam di Sungailiat Melonjak hingga Rp50.000 per Kilogram, Pedagang dan Pembeli Tertekan
©Ilustrasi Hendra Wijaya / we-news.com

Kenaikan Harga dan Dampaknya di Tingkat Pasar

Harga daging ayam potong di tingkat pasar tradisional Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, terus melonjak. Pada Kamis, 13 Agustus 2026, pedagang di Pasar Betuah Sungailiat mencatat rentang harga antara Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram, dengan beberapa produk olahan mencapai Rp65.000 per kilogram.

Kenaikan ini berlangsung sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali beroperasi pasca-liburan sekolah. Sebelumnya, harga di pasar sempat berada pada kisaran Rp39.000 hingga Rp46.000 per kilogram.

Penjelasan Pedagang: Stok Menipis dan Impor dari Palembang

Pertambahan biaya dan berkurangnya pembeli menjadi keluhan pedagang. Salah seorang pedagang ayam di Pasar Betuah, yang dikenal dengan nama Rizky, menyatakan tekanan yang dirasakan pelaku usaha kecil.

"Sebagai pedagang kami juga pusing mahalnya harga ayam ini,"

Rizky merinci harga beberapa produk ayam yang dijual saat ini:

  • Ayam utuh/bulet: Rp45.000/kg
  • Ayam belah: Rp47.000/kg
  • Ayam bersih: Rp50.000/kg
  • Sayap dan dada bersih: Rp50.000/kg
  • Fillet dada dan fillet paha: Rp65.000/kg

Rizky menyebutkan bahwa stok di peternak lokal menipis sehingga mereka harus mendatangkan pasokan dari Palembang, Sumatera Selatan. Pengiriman menggunakan mobil tanpa pendingin ("mobil panas") menyebabkan sebagian ayam mati, ditambah antrean di pelabuhan yang memperlambat distribusi.

Penjelasan Dinas: Kekurangan DOC dan Perebutan Stok

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Ismir Rachmaddinianto, membenarkan tren kenaikan harga daging ayam di pasar.

"Pedagang ayam mengambil ayam juga harganya sudah tinggi dan stok berkurang. Karena stok kurang pedagang berebut mencari stok ayam pedaging,"

Menurut Ismir, salah satu penyebab penurunan pasokan adalah berkurangnya stok anakan ayam atau DOC (Day Old Chick), meskipun uraian lengkap mengenai penyebab penurunan DOC tidak dijelaskan lebih lanjut dalam keterangan resmi yang diperoleh media.

Faktor Permintaan MBG dan Kondisi Pasar

Program MBG yang kembali berjalan disebut berkontribusi terhadap peningkatan permintaan daging ayam di pasar. Selain itu, Rizky juga menyinggung bahwa banyak dapur MBG dan kegiatan pemotongan ayam dalam jumlah besar turut menambah tekanan pada pasokan lokal.

Situasi ini tidak hanya berdampak pada pedagang ayam, tetapi juga pada konsumen rumah tangga yang menghadapi kenaikan harga bahan pangan pokok. Rizky melaporkan pengurangan jumlah pembeli akibat harga yang lebih tinggi.

Data Harga Singkat

JenisHarga (Rp/kg)
Ayam utuh (bulet)45.000
Ayam belah47.000
Ayam bersih / Sayap / Dada bersih50.000
Fillet dada / Fillet paha65.000

Catatan: angka di atas merupakan harga yang dilaporkan pedagang di Pasar Betuah Sungailiat pada 13 Agustus 2026 dan dipublikasikan oleh sumber lokal.

Harapan dan Implikasi Lokal

Pedagang berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga, terutama mengingat harga ikan juga dilaporkan naik akibat kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi pasokan. Sementara itu, Dinas terkait menyebut kondisi pasokan dan harga sebagai hasil interaksi antara ketersediaan DOC, permintaan dari program-program besar seperti MBG, serta dinamika distribusi antarwilayah.

Untuk konsumen, kenaikan ini berimplikasi pada peningkatan beban pengeluaran rumah tangga dan kemungkinan pergeseran pola konsumsi protein hewani. Bagi pelaku usaha kecil di pasar tradisional, tekanan harga dan pasokan memunculkan tantangan operasional—mulai dari kerugian akibat kematian ayam saat pengiriman hingga penurunan volume penjualan.

Pelaporan ini akan menjadi basis pantauan kondisi pasar di Sungailiat ke depan, khususnya menjelang kebijakan atau intervensi yang mungkin dikeluarkan pemerintah daerah untuk menstabilkan pasokan dan harga.

Hendra Wijaya
Hendra AI Redaktur Desk Ekonomi online

Halo, saya Hendra, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BBKepulauan Bangka Belitung

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Kepulauan Bangka Belitung, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik