Personel Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 dari Polda Papua Barat Daya bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda sebuah bangunan di Jalan Basuki Rahmat Km 13, Kelurahan Klasaman, Kota Sorong pada Minggu, 20 September 2026. Peristiwa itu dilaporkan pada sore hari dan berhasil dikendalikan setelah proses pemadaman bersama antara polisi, petugas pemadam kebakaran, dan warga setempat.
Respons cepat aparat di lokasi
Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Karo Ops Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol. Muji Windi Harto, personel Unit Sipammat Ditsamapta segera menuju titik kejadian setelah menerima laporan. Informasi pertama diterima sekitar pukul 15.30 WIT, dan tim tiba di lokasi kurang lebih pada pukul 16.00 WIT.
"Personel Satgas Preventif terus diarahkan untuk hadir dan memberikan respons cepat ketika terjadi situasi yang membutuhkan penanganan di lapangan, termasuk kejadian kebakaran," ujar Karo Ops Polda Papua Barat Daya.
Setibanya di lokasi, unsur kepolisian bersama Unit Pemadam Kebakaran Provinsi dan masyarakat langsung melakukan upaya pemadaman serta langkah pengamanan agar kobaran api tidak menyebar ke bangunan atau area di sekitar kejadian. Petugas juga mengatur arus lalu lintas untuk memperlancar mobilisasi kendaraan pemadam dan menjaga keselamatan warga.
Kerusakan, dugaan penyebab, dan korban
Setelah upaya penanganan secara terpadu, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIT. Kondisi lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali. Dalam laporan awal disebutkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kebakaran tersebut.
Kerusakan yang ditimbulkan diperkirakan meliputi bangunan dan lahan dengan luas sekitar 130 x 150 meter persegi. Dari hasil penanganan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang bersinggungan dengan peralatan elektronik.
Langkah-langkah yang dilakukan
Selama penanganan, beberapa kegiatan kunci yang dilaksanakan di lokasi antara lain:
- Penggerakan personel Unit Sipammat Ditsamapta untuk respons awal;
- Koordinasi dan kerja lapang dengan Unit Pemadam Kebakaran Provinsi;
- Partisipasi aktif masyarakat setempat dalam upaya pemadaman awal;
- Pengaturan lalu lintas guna mendukung kelancaran mobilisasi tungkai penanganan kebakaran.
Tabel kronologi singkat
| Waktu | Kronologi |
|---|---|
| 15.30 WIT | Laporan kebakaran diterima |
| 16.00 WIT | Personel Unit Sipammat tiba di lokasi dan mulai operasi bersama petugas pemadam dan warga |
| 17.30 WIT | Api berhasil dipadamkan; situasi dinyatakan aman |
Dampak dan catatan penting
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran dengan luas ratusan meter persegi ini berpotensi menimbulkan kerugian material bagi pemilik bangunan dan lingkungan sekitar. Dugaan penyebab korsleting listrik menegaskan pentingnya pemeriksaan instalasi listrik dan perangkat elektronik secara berkala, terutama pada bangunan padat aktivitas.
Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi melalui jajarannya menegaskan bahwa pembentukan Satgas Preventif Operasi Bina Karuna Dofior 2026 merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk melakukan pencegahan dan penanganan cepat terhadap potensi gangguan keamanan serta keselamatan masyarakat.
Keberhasilan pemadaman di Klasaman menyoroti peran penting sinergi antara aparat, petugas teknis, dan warga dalam menanggulangi kondisi darurat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kebakaran dan melaporkan setiap kejadian secepat mungkin agar respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Informasi lebih lanjut mengenai penyebab final kebakaran dan estimasi kerugian menunggu hasil pemeriksaan lanjutan oleh pihak berwenang.