Kriminal Mojokerto Jawa Timur (JI)

Pembobolan Brankas Kampus di Mojokerto, Otak Pelaku Mengaku Terinspirasi Film

Pelaku utama mengaku sebagai perancang dan eksekutor pembobolan brankas di Universitas KH Abdul Chalim, Mojokerto; komplotannya menggasak total Rp870 juta. Pengakuan dan modus operandi yang memanfaatkan teknologi menjadi sorotan penyelidikan.

Pembobolan Brankas Kampus di Mojokerto, Otak Pelaku Mengaku Terinspirasi Film
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Pelaku Klaim Belajar dari Film dan Telusuri Target via Internet

MOJOKERTO — Seorang tersangka mengaku sebagai otak dan eksekutor pembobolan brankas di Universitas KH Abdul Chalim (UAC), Mojokerto, yang menyebabkan hilangnya uang tunai sebesar Rp870 juta. Pengakuan itu terungkap saat penyidikan, termasuk keterangan mengenai metode perencanaan yang melibatkan pencarian target lewat internet.

Tersangka, Muis Afandi Tuarita (43), menyatakan ia mempelajari teknik membuka brankas dari sebuah film yang ditonton melalui platform berbagi video. Dari pengakuannya, Muis pernah melakukan aksi serupa beberapa kali, baik di luar Mojokerto maupun di wilayah Jawa Timur.

“Eksekutor, saya yang bongkar brankas dan ambil duitnya, pakai obeng sama linggis,”

Dalam keterangan penyidik yang disitir media, Muis mengaku memetakan lokasi sasaran dengan memanfaatkan mesin pencari dan layanan peta digital sebelum melancarkan aksinya bersama tiga rekan lain pada dini hari.

Rangkaian Aksi dan Pembagian Hasil

  • Aksi di UAC terjadi pada Kamis, 23 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
  • Komplotan memasuki areal kampus melalui lokasi sebelah utara, yakni MTs Unggulan Hikmatul Amanah.
  • Total uang yang diambil sebesar Rp870 juta, kemudian dibagi sesuai peran masing-masing anggota.

Selain Muis, tiga nama rekan yang disebut dalam laporan adalah Hendra (33) dari Cijeungjing, Ciamis; MU (33) dari Tulehu, Maluku Tengah; dan SU (44) dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Seorang lain bernama Sumarno (50) dari Klaten disebut menyewakan kendaraan yang digunakan dalam aksi.

Rincian Pembagian Dana

Nama Peran Nominal (Rp)
Muis Afandi Tuarita Otak / Eksekutor 200.000.000
Hendra Anggota 150.000.000
MU Anggota 150.000.000
SU Anggota 150.000.000
Sumarno Penyewa mobil 30.000.000
Jumlah total 870.000.000

Pengakuan pelaku menyebut pembagian sesuai peran, dengan Muis memperoleh porsi terbesar. Sebagian dana disebut digunakan untuk kebutuhan pribadi seperti membayar utang dan biaya pengobatan keluarga, menurut keterangan yang dilaporkan.

Modus, Jejak Digital, dan Dampak pada Keamanan Kampus

Modus operandi yang dipaparkan menekankan pemanfaatan sumber daya daring untuk survei lokasi. Muis disebut menggunakan mesin pencari untuk menemukan target dan layanan peta untuk menentukan posisi gedung serta akses masuk. Langkah-langkah ini menjadi perhatian aparat karena menunjukkan bagaimana teknologi sederhana dapat dimanfaatkan untuk merencanakan tindak kejahatan.

Kejadian ini menyorot kerentanan keamanan institusi pendidikan, khususnya pengelolaan uang tunai dan penyimpanan di brankas. Kepala dan pengelola kampus perlu meninjau kembali prosedur pengamanan, akses fisik ke bangunan, serta pengawasan di area sekitar kampus, termasuk koordinasi dengan sekolah atau madrasah yang berbatasan.

Penyidikan terhadap kasus ini masih berlangsung. Identitas lengkap peran masing-masing tersangka, mekanisme penyebaran hasil kejahatan, serta status hukuman menunggu proses hukum dan pernyataan resmi dari pihak kepolisian atau kejaksaan.

Kasus ini menjadi peringatan bagi lembaga pendidikan di Mojokerto untuk meningkatkan pengamanan aset dan menerapkan protokol pencegahan yang lebih ketat, termasuk pengawasan digital terhadap upaya survei lokasi yang dapat diakses publik. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap indikasi pergerakan mencurigakan di sekitar lingkungan institusi pendidikan.

WE NEWS, Mojokerto — Peliputan oleh koresponden daerah.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik