Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Tual berlangsung di Gedung Pendopo Yarler pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan itu bukan sekadar pemilihan pengurus baru, melainkan juga ajang penyusunan arah gerakan serta program kerja organisasi kepemudaan di Kota Tual.
Penilaian Pemkot terhadap proses Musda
Pemerintah Kota Tual melalui perwakilan wali kota menyatakan mengapresiasi jalannya Musda. Sambutan yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota, Amir Rumra, menyoroti kesiapan dan keterlibatan peserta sejak tahap persiapan, termasuk Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda).
"Sangat luar biasa proses yang dijalankan. Melalui Rapimpurda, kita berhasil merangkul 21 peserta mandat yang ditetapkan sebagai peserta penuh. Ini hal yang sangat positif,"
Wakil wali kota menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Musda dilaksanakan secara terbuka, demokratis, dan tertib, dengan tujuan menjaga persatuan di antara organisasi kepemudaan.
Harapan pemerintah terhadap peran pemuda
Pemerintah daerah mendorong agar kaum muda di Tual meningkatkan kapasitas dan kreativitas, serta lebih aktif mengambil peran dalam pembangunan daerah. Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengingatkan bahwa potensi pemuda dapat menjadi kekuatan untuk mempercepat kemajuan Kota Tual apabila dikelola dengan semangat kebersamaan.
Wakil wali kota juga berharap KNPI menjadi wadah inklusif bagi seluruh organisasi kepemudaan di kota ini. Perbedaan latar belakang dan kepentingan organisasi tidak boleh menghalangi upaya membangun kebersamaan demi kepentingan bersama.
Peserta dan dukungan pemangku kepentingan
Musda dihadiri oleh unsur pemerintah daerah serta jajaran organisasi kepemudaan. Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota adalah sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Tual, pengurus KNPI Provinsi Maluku, dan para ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kota Tual. Kehadiran para pihak itu menunjukkan dukungan institusional terhadap proses konsolidasi pemuda.
- Tujuan utama Musda: memilih pengurus baru dan merumuskan program kerja KNPI Kota Tual.
- Peserta penuh: 21 peserta yang memiliki mandat mengikuti tahapan Musda.
- Sikap Pemkot: mendorong peningkatan kapasitas pemuda dan kebersamaan antarpelaku kepemudaan.
Pemerintah daerah menekankan bahwa KNPI harus mengedepankan kepentingan organisasi dan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Pernyataan itu menegaskan ekspektasi agar kepemimpinan yang terpilih kelak mampu menjalin komunikasi yang baik antarorganisasi kepemudaan demi kontribusi yang lebih konsisten terhadap pembangunan daerah.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Waktu | Rabu, 26 Agustus 2026 |
| Tempat | Gedung Pendopo Yarler, Kota Tual |
| Peserta mandat | 21 peserta penuh |
| Pihak yang hadir | Wakil Wali Kota, pimpinan OPD, pengurus KNPI Provinsi Maluku, ketua OKP se-Kota Tual |
Bagi warga Tual, penyelenggaraan Musda ini penting karena menghasilkan kader dan program yang akan mempengaruhi ruang-ruang partisipasi pemuda di tingkat lokal. Konsolidasi antarorganisasi kepemudaan diyakini menjadi modal untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam pelaksanaan program sosial, ekonomi, dan budaya yang menyentuh masyarakat luas.
Wakil Wali Kota mengimbau siapa pun yang kelak terpilih sebagai ketua DPD KNPI Kota Tual menjaga semangat kebersamaan dan memprioritaskan peran organisasi dalam pembangunan daerah. Pernyataan itu menjadi penutup sambutan resmi Pemkot yang hadir pada pembukaan Musda III DPD KNPI Kota Tual.