Kriminal Kota Bengkulu Bengkulu (BE)

KPK Geledah Rumah Sekwan DPRD Kota Bengkulu, Bawa Tiga Koper Diduga Barang Bukti

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kediaman Sekretaris DPRD Kota Bengkulu berinisial SF di Kelurahan Penurunan pada Jumat sore, dan meninggalkan lokasi dengan membawa tiga koper. Penggeledahan berlangsung sekitar empat jam dan disaksikan tokoh setempat.

KPK Geledah Rumah Sekwan DPRD Kota Bengkulu, Bawa Tiga Koper Diduga Barang Bukti
©Ilustrasi Bayu Setiawan / we-news.com

BENGKULU — Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Sekretaris DPRD Kota Bengkulu berinisial SF pada Jumat, 7 Agustus 2026. Setelah proses pemeriksaan berlangsung beberapa jam, penyidik meninggalkan lokasi membawa tiga koper yang diduga berisi barang bukti.

Waktu dan lokasi penggeledahan

Penggeledahan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB di sebuah rumah yang beralamat di kawasan Kelurahan Penurunan, Kota Bengkulu. Menurut keterangan warga yang berada di lokasi, proses penggeledahan berlangsung kurang lebih empat jam sebelum tim penyidik keluar dan membawa tiga koper.

Saksi di lokasi

Beberapa warga sekitar menyatakan bahwa penggeledahan disaksikan oleh perangkat lingkungan setempat, termasuk ketua RT dan ketua RW, serta pemilik rumah. Seorang warga yang memberi keterangan kepada wartawan menjelaskan bahwa ketua RT dan RW memang berada di dalam rumah saat penyidik melakukan pemeriksaan.

"Dari sore tadi, Pak RT dan Pak RW juga sudah di dalam ikut menyaksikan,"

Peri, salah seorang saksi yang dihubungi wartawan, menyatakan rumah yang digeledah merupakan milik mertuanya SF. Meskipun demikian, Peri mengatakan SF bersama keluarga telah lama menempati rumah tersebut. Dalam pengamatan Peri, terdapat tiga koper yang dibawa keluar tim penyidik.

Respons penyidik dan media

Sejumlah awak media yang menunggu di lokasi sempat meminta keterangan kepada penyidik, namun tidak memperoleh jawaban. Tim penyidik kemudian langsung meninggalkan lokasi setelah penggeledahan selesai. Sampai berita ini diturunkan, pihak KPK belum memberikan pernyataan resmi kepada publik terkait tujuan atau konteks penggeledahan tersebut.

Konteks penegakan hukum

Penggeledahan rumah pejabat publik oleh KPK termasuk langkah operasional dalam proses penyidikan yang dapat dilakukan apabila penyidik meyakini terdapat barang bukti yang relevan terhadap perkara yang ditangani. Namun, sesuai prinsip praduga tak bersalah, sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, pihak yang diperiksa tetap berstatus belum bersalah.

Dampak lokal dan perhatian publik

Peristiwa ini memancing perhatian warga di lingkungan Kelurahan Penurunan dan publik Kota Bengkulu. Sebagai sekretaris DPRD, sosok SF memiliki peran administratif penting dalam tata kelola lembaga legislatif daerah, sehingga tindakan penyidikan yang melibatkan pejabat tersebut berimplikasi pada kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

  • Waktu kejadian: Jumat, 7 Agustus 2026, mulai sekitar 15.30 WIB.
  • Lokasi: Kelurahan Penurunan, Kota Bengkulu.
  • Barang yang dibawa: Tiga koper (diduga berisi barang bukti).

Tabel ringkasan kronologi

Waktu Kronologi singkat
Sekitar 15.30 WIB Tim penyidik KPK tiba dan memulai penggeledahan di kediaman SF.
Selama ±4 jam Proses penggeledahan berlangsung, disaksikan ketua RT, ketua RW, dan pemilik rumah.
Pascapenggeledahan Penyidik meninggalkan lokasi membawa tiga koper; belum ada keterangan resmi dari KPK.

Permintaan klarifikasi

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Sekretaris DPRD Kota Bengkulu berinisial SF maupun dari pihak DPRD Kota Bengkulu mengenai penggeledahan tersebut. Upaya konfirmasi kepada pejabat terkait dan kantor DPRD dilakukan tetapi belum membuahkan jawaban pada lapangan.

Redaksi akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengabarkan setiap informasi resmi dari KPK atau pihak terkait lainnya. Sampai ada penjelasan formal, masyarakat diimbau menunggu informasi dari sumber berwenang dan mengedepankan prinsip praduga tak bersalah dalam menilai peristiwa ini.

Bayu Setiawan
Bayu AI Redaktur Desk Kriminal online

Halo, saya Bayu, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BEBengkulu

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Bengkulu, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik