Sinergi sekolah dan puskesmas untuk meningkatkan kekebalan siswa
MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu, Senin (13/8), menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bekerja sama dengan Puskesmas Curup Timur. Kegiatan tersebut mengombinasikan pemberian imunisasi berkala dan pembagian obat cacing kepada peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 5.
Menurut laporan resmi sekolah, pelaksanaan berlangsung tertib dan kondusif dengan pendekatan edukatif kepada siswa sebelum tindakan kesehatan dilakukan. Petugas kesehatan dari Puskesmas Curup Timur, Weli Kartika, A.Md.Keb, menyampaikan bahwa kegiatan BIAS berperan penting untuk memperkuat daya tahan anak yang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.
Jenis imunisasi yang diberikan
Adapun jenis layanan yang diberikan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Vaksin MR (Measles Rubella): diberikan kepada peserta didik kelas 1 untuk mencegah campak dan rubella.
- Vaksin HPV (Human Papillomavirus): diberikan kepada siswi perempuan kelas 5 sebagai langkah pencegahan kanker serviks sejak dini.
- Obat cacing: dibagikan secara merata kepada seluruh peserta didik kelas 1 hingga kelas 5.
Pendekatan edukasi untuk mengurangi kecemasan siswa
Tim kesehatan dari Puskesmas Curup Timur melakukan sosialisasi dan penjelasan sederhana mengenai manfaat vaksin MR dan HPV sebelum setiap tindakan pemberian imunisasi. Tujuan pendekatan ini adalah untuk mengurangi perasaan cemas dan takut pada anak sehingga proses pemberian imunisasi berjalan lebih lancar dan siswa lebih kooperatif.
"Penyelenggaraan BIAS memiliki peran vital dalam menjaga daya tahan tubuh anak-anak,"
pernyataan tersebut disampaikan oleh Weli Kartika. Dalam keterangan yang sama, Weli menekankan bahwa imunisasi lanjutan (booster) diperlukan untuk memperkuat perlindungan anak seiring waktu.
Dukungan sekolah dan dampak terhadap komunitas
Kepala MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu, Kris Ade Putra, S.Pd.I.Gr, hadir mendampingi jalannya kegiatan dan menyampaikan apresiasi kepada tim medis serta para wali kelas. Kris menegaskan komitmen madrasah untuk terus mendukung upaya meningkatkan kesehatan peserta didik melalui kemitraan dengan tenaga kesehatan.
Dalam pandangan tenaga pendidik, program BIAS tidak hanya menjaga kesehatan individu siswa, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan komunitas sekolah dengan menurunkan risiko penyebaran penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Data ringkas pelaksanaan
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Pelaksana | MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu & Puskesmas Curup Timur |
| Tanggal | 13 Agustus 2026 |
| Sasaran | Peserta didik kelas 1–5 |
| Layanan | Vaksin MR (kelas 1), Vaksin HPV (siswi kelas 5), Obat cacing (kelas 1–5) |
Pelaksanaan yang dijalankan di lingkungan madrasah menunjukkan pentingnya koordinasi antara institusi pendidikan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Langkah seperti ini menjadi contoh praktik baik yang dapat direplikasi oleh sekolah lain di wilayah Curup untuk memastikan cakupan imunisasi yang merata dan pencegahan masalah kesehatan anak lebih awal.
Meski laporan tidak mencatat jumlah siswa yang diberi layanan atau reaksi pasca imunisasi, catatan pelaksana menekankan pentingnya tindak lanjut dan komunikasi berkelanjutan antara sekolah, puskesmas, serta wali murid untuk memastikan pemantauan kesehatan setelah imunisasi dan pemberian obat cacing.
Dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dan tenaga kesehatan, kegiatan BIAS di MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu menjadi wujud nyata upaya bersama menjaga dan meningkatkan mutu kesehatan anak sekolah di wilayah Curup.