Pesisir Barat — Warga di sejumlah titik pesisir Lampung merasakan guncangan gempa pada Kamis petang setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat peristiwa berkekuatan magnitudo 4,1. Gempa terjadi sekitar pukul 18.33.48 WIB dan pusatnya berada di bawah laut, menurut rilis resmi BMKG.
Lokasi dan karakter gempa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memaparkan koordinat episenter gempa pada 5,54 Lintang Selatan dan 103,63 Bujur Timur. Jarak episenter dari pusat pemerintahan Kabupaten Pesisir Barat sekitar 52 kilometer barat daya dengan kedalaman yang tercatat 25 kilometer. BMKG menyatakan gempa tersebut termasuk kategori dangkal dan terkait aktivitas sesar aktif bawah laut.
Daerah yang merasakan getaran
Menurut pemantauan BMKG, intensitas getaran berbeda-beda di beberapa lokasi pesisir Lampung:
- Bengkunat: terasa pada skala III MMI (getaran nyata di dalam rumah).
- Krui: dirasakan pada skala II–III MMI.
- Liwa: terukur pada skala II MMI, dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda ringan yang tergantung ikut bergoyang.
| Lokasi | Skala MMI | Deskripsi Singkat |
|---|---|---|
| Bengkunat | III | Getaran nyata di dalam rumah, seperti kendaraan berat melintas |
| Krui | II–III | Getaran dirasakan oleh beberapa orang |
| Liwa | II | Dirasakan oleh beberapa orang; benda ringan bergoyang |
Pemantauan dan dampak
Hingga pemantauan terakhir yang dilaporkan oleh BMKG pada pukul 19.08 WIB, belum terdeteksi adanya gempa susulan signifikan. Selain itu, instansi itu belum menerima laporan yang menyebutkan adanya kerusakan bangunan akibat gempa.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut,"
Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, menyampaikan bahwa kondisi tersebut yang membuat gempa terasa di beberapa wilayah pesisir. Pernyataan resmi tersebut disampaikan sebagai bagian dari rilis singkat BMKG yang memaparkan hasil analisis awal kejadian.
Anjuran kepada masyarakat
BMKG mengimbau warga untuk tetap tenang dan menghindari penyebaran informasi yang tidak jelas sumbernya. Imbauan ini menekankan pentingnya mengandalkan kanal resmi untuk memperoleh kabar seputar aktivitas kegempaan guna mencegah kepanikan dan hoaks.
Secara praktis, masyarakat di daerah pesisir diimbau melakukan langkah-langkah berikut bila merasakan gempa:
- Segera berlindung di bawah meja atau di area yang kuat jika berada di dalam bangunan.
- Menjauhi jendela, lemari tinggi, dan barang yang mudah roboh.
- Jika berada di pesisir dan gempa terasa cukup kuat, siapkan rencana evakuasi vertikal ke tempat yang lebih tinggi jika ada peringatan tsunami resmi.
- Memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah melalui kanal komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemantauan lanjutan
BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Pesisir Barat dan sekitarnya. Hingga laporan awal, belum ada laporan kerusakan dan belum tersaji data gempa susulan yang signifikan. Namun petugas akan terus memantau guna memastikan keselamatan publik dan memberikan informasi jika terjadi perkembangan baru.
Pendekatan cepat dan keterbukaan informasi dari otoritas diharapkan dapat membantu masyarakat membuat keputusan tepat saat menghadapi peristiwa alam seperti ini. Kami akan mengikuti perkembangan berikutnya dan menyampaikan informasi tambahan bila tersedia dari BMKG atau pihak berwenang setempat.