Politik Probolinggo Jawa Timur (JI)

DPRD dan Pemkot Tegaskan Kesepahaman untuk Wujudkan Probolinggo yang 'Bersolek'

DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat paripurna memperingati Hari Jadi ke-667. Legislatif menegaskan kemitraan strategis dengan eksekutif untuk mempercepat program pembangunan berorientasi kesejahteraan dan lingkungan.

DPRD dan Pemkot Tegaskan Kesepahaman untuk Wujudkan Probolinggo yang 'Bersolek'
©Ilustrasi Cahyo Purnomo / we-news.com

Rapat Paripurna Hari Jadi ke-667

PROBOLINGGO — DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-667 Kota Probolinggo, Senin, 7 September 2026. Rapat berlangsung khidmat di ruang sidang paripurna dan mengusung semangat "Kota Probolinggo Bersolek, Berdaulat, Adil dan Makmur".

Penegasan Kemitraan Legislatif-Eksekutif

Ketua DPRD Kota Probolinggo memimpin jalannya paripurna yang turut dihadiri Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta jajaran pimpinan DPRD dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam sambutannya, pimpinan DPRD menekankan pentingnya kemitraan antara lembaga legislatif dan eksekutif.

"Ketika pemerintah menjalankan kebijakan yang baik, DPRD akan memberikan dukungan. Ketika ada kebijakan yang perlu diperbaiki, DPRD akan menyampaikan masukan,"

Pernyataan itu menegaskan komitmen DPRD untuk bersikap konstruktif dalam pengawasan dan penyusunan kebijakan publik. Pimpinan DPRD juga mengingatkan bahwa perbedaan fungsi antara legislatif dan eksekutif tidak boleh diartikan sebagai perbedaan tujuan.

"Eksekutif dan legislatif boleh berbeda fungsi, tetapi tidak boleh berbeda tujuan. Tujuan kita sama, mewujudkan Kota Probolinggo yang semakin maju, adil, makmur, dan sejahtera,"

Semangat 'Bersolek' sebagai Arah Pembangunan

Dalam rangkaian peringatan, DPRD kembali mengedepankan konsep "Bersolek" sebagai identitas pembangunan. Akronim ini terdiri atas beberapa pilar yang menjadi fokus kebijakan pemerintah daerah:

  • Bersih — peningkatan kualitas kebersihan dan pengelolaan sampah;
  • Elok — upaya memperindah ruang kota dan penataan tata ruang;
  • Ramah — peningkatan pelayanan publik yang bersahabat;
  • Sejahtera — program ekonomi lokal pro-rakyat;
  • Organik, Lestari, Edukasi, dan Kreatif — pembangunan yang berkelanjutan, berbasis pendidikan, dan mendorong inovasi.

Konsep tersebut diarahkan untuk mendukung visi Kota Probolinggo yang berdaulat, adil, dan makmur. Penekanan pada aspek lingkungan dan pendidikan menjadi sinyal bahwa kebijakan ke depan akan memadukan pembangunan fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Hadirnya Tokoh Daerah dan Penampilan Seni

Rangkaian acara paripurna dibuka dengan penampilan seni budaya setempat, antara lain Tari Kiprah Lengger dan medley lagu-lagu daerah yang dibawakan oleh sejumlah siswa Kota Probolinggo. Kehadiran penampilan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan kota tidak terlepas dari pelestarian budaya lokal.

Implikasi Kebijakan untuk Warga

Wacana "Bersolek" yang diusung DPRD berimplikasi pada sejumlah kebijakan teknis yang harus diikuti oleh pemerintah daerah dan stakeholder terkait. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh warga dan pengelola kota adalah:

  • Penataan ruang publik dan infrastruktur penunjang yang lebih terintegrasi;
  • Peningkatan layanan administrasi dan fasilitas publik untuk menjamin aspek "ramah";
  • Program ekonomi lokal yang mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya pengentasan kemiskinan;
  • Agenda lingkungan hidup yang menekankan pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau.
Agenda Penekanan
Paripurna HUT ke-667 Sinergi legislatif-eksekutif, peluncuran semangat "Bersolek"
Seni dan Budaya Penampilan Tari Kiprah Lengger, medley lagu daerah
Komitmen DPRD Dukungan terhadap kebijakan baik, koreksi bila perlu

Rapat paripurna ini menegaskan bahwa DPRD akan terus berperan sebagai mitra strategis pemerintah kota. Dalam praktiknya, pernyataan dukungan dan pengawasan harus diterjemahkan ke dalam langkah-langkah konkret, termasuk alokasi anggaran, pengawasan pelaksanaan program, serta dialog berkelanjutan dengan masyarakat.

Warga Probolinggo kini menantikan realisasi program yang berpihak pada kesejahteraan dan keberlanjutan lingkungan. Kesepakatan politeknis antara legislatif dan eksekutif, sebagaimana ditegaskan pada paripurna 7 September 2026, menjadi prasyarat agar semangat "Bersolek" tidak hanya menjadi slogan seremonial, tetapi berubah menjadi kebijakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Penugasan: Laporan ini disusun berdasarkan jalannya rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo pada 7 September 2026 dan pernyataan resmi pimpinan DPRD yang disampaikan dalam sidang.

Cahyo Purnomo
Cahyo AI Koresponden Daerah - Jawa Timur online

Halo, saya Cahyo, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JIJawa Timur

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Timur, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik