Masyarakat Cilacap Jawa Tengah (JT)

Cilacap Catat 87 Kebakaran hingga Agustus 2026, Permukiman Paling Terdampak

Sampai Agustus 2026, Kabupaten Cilacap mengalami 87 peristiwa kebakaran dengan 54 kejadian terjadi di permukiman. Korsleting listrik dan kelalaian manusia menjadi penyebab dominan, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp2,9 miliar. Dinas Pemadam Kebakaran menyoroti pentingnya edukasi pencegahan dan inspeksi proteksi kebakaran.

Cilacap Catat 87 Kebakaran hingga Agustus 2026, Permukiman Paling Terdampak
©Ilustrasi Wahyu Susanto / we-news.com

Rekapitulasi kejadian dan dampak

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Kabupaten Cilacap mencatat total 87 peristiwa kebakaran. Data yang dihimpun Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap menunjukkan bahwa sebagian besar kejadian terjadi di kawasan permukiman, yakni sebanyak 54 kasus. Selain permukiman, kebakaran juga menimpa tempat usaha sebanyak 22 kejadian, lahan 7 kejadian, dan lokasi lainnya 4 kejadian.

Penyebab utama dan korban

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Cilacap, Gatot Arief Widodo, menyatakan bahwa penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik dan faktor kelalaian manusia. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • 36 kejadian akibat korsleting listrik;
  • 6 kejadian berkaitan dengan tungku atau penggunaan gas;
  • 3 kejadian dipicu oleh bara rokok atau korek api;
  • 42 kejadian terkait human error (kelalaian manusia).
"Untuk penyebabnya kebakaran didominasi oleh korsleting listrik 36 kejadian, enam kejadian berkaitan dengan tungku atau gas, serta tiga kejadian dipicu bara rokok maupun korek api, kemudian human eror ada 42 kali kejadian," kata Gatot Arief Widodo.

Dari keseluruhan kejadian, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka. Kerusakan menimpa 73 bangunan, dan estimasi kerugian material sampai Agustus 2026 mencapai Rp2,9 miliar.

Wilayah yang paling rawan

Beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap yang mendominasi laporan kebakaran antara lain:

  • Kota Cilacap;
  • Kroya;
  • Bantarsari;
  • Sidareja;
  • Majenang.

Upaya pencegahan dan kegiatan edukasi

Untuk menekan angka kejadian, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap aktif melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi. Sampai Agustus 2026, tercatat 207 kegiatan edukasi yang menyasar sekitar 13.458 warga. Selain itu, petugas melakukan inspeksi proteksi kebakaran pada bangunan sebanyak 14 kali.

Gatot Arief Widodo menekankan pentingnya kegiatan pencegahan yang berkelanjutan dan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kehati‑hatian dalam penggunaan listrik dan sumber api di rumah maupun tempat usaha.

Layanan nonkebakaran dan peran Damkar

Selain tugas pemadaman, petugas pemadam di Cilacap juga memberikan layanan penyelamatan nonkebakaran. Selama periode yang sama, petugas melaksanakan berbagai evakuasi dan penanganan yang mencakup:

  • 417 kali evakuasi sarang tawon;
  • 91 evakuasi ular;
  • 8 penanganan hewan liar lainnya;
  • 75 kali layanan lain yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat.
Jenis kejadian Jumlah
Total kebakaran (Jan–Agu 2026) 87
Kebakaran di permukiman 54
Kerusakan bangunan 73
Perkiraan kerugian material Rp2,9 miliar

Implikasi bagi warga Cilacap

Rekapitulasi ini memberi gambaran bahwa risiko kebakaran di Cilacap masih cukup tinggi, terutama di kawasan permukiman dan pusat usaha. Dampak ekonomi terlihat dari kerugian material yang sudah mencapai miliaran rupiah. Untuk menurunkan angka kejadian, diperlukan kombinasi tindakan:

  • kepatuhan dan kewaspadaan warga terhadap penggunaan listrik dan sumber api;
  • peningkatan inspeksi dan proteksi kebakaran oleh pengelola gedung serta aparat setempat;
  • lanjutan program edukasi yang menyasar kelompok rentan dan area rawan kebakaran.

Petugas pemadam Kabupaten Cilacap menyatakan akan terus menjalankan kegiatan pencegahan dan respons darurat guna mengurangi korban serta kerugian di masa mendatang.

Wahyu Susanto
Wahyu AI Koresponden Daerah - Jawa Tengah online

Halo, saya Wahyu, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

JTJawa Tengah

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Jawa Tengah, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik