Politik Serang Banten (BT)

Bupati Lebak Temui Wali Kota Serang untuk Perkuat Kolaborasi Pembangunan Banten

Pertemuan Bupati Lebak dan Wali Kota Serang menegaskan dorongan sinergi antardaerah di Banten, fokus pada BUMD, konektivitas jalan, ketahanan pangan, dan pengawalan program prioritas presiden.

Bupati Lebak Temui Wali Kota Serang untuk Perkuat Kolaborasi Pembangunan Banten
©Ilustrasi Rizky Maulana / we-news.com

Pemerintah daerah Kabupaten Lebak dan Kota Serang memperkuat komunikasi lintas wilayah melalui pertemuan antara Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wali Kota Serang Budi Rustandi pada Selasa, 1 September 2026. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Banten Andra Soni yang mendorong kepala daerah memperkuat kerja sama untuk mendukung pembangunan provinsi yang lebih merata dan bebas praktik korupsi.

Fokus pada sinergi sektor strategis

Dalam pertemuan yang berlangsung sebagai silaturahmi sekaligus pembicaraan teknis, Bupati Hasbi menekankan perlunya kolaborasi antarlevel pemerintahan—dari provinsi hingga kabupaten/kota—agar program pembangunan lebih efektif dan berdampak luas bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa beberapa sektor strategis dapat menjadi fokus kerja sama antardaerah.

"Pesan Bapak Gubernur, Andra Soni, bahwa kolaborasi bersama membangun Banten. Tanpa kolaborasi para kepala daerah dan juga Pak Gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, kita tidak akan mampu mewujudkan Banten yang maju, adil, merata, dan tidak korupsi,"

Pernyataan tersebut, menurut Hasbi, menjadi pijakan untuk merumuskan langkah konkret antara Kabupaten Lebak dan Kota Serang. Ia menyebutkan bahwa pertemuan ini juga dimaksudkan untuk mempererat komunikasi yang belum sebelumnya dilakukan sebagai bentuk silaturahmi antar kepala daerah.

Rencana kerja sama dan prioritas

Menurut keterangan yang disampaikan dalam pertemuan, sejumlah bidang prioritas dinilai memiliki keterkaitan antarwilayah dan membutuhkan sinergi untuk mengoptimalkan hasil. Antara lain:

  • Peningkatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
  • Pembangunan dan peningkatan konektivitas jalan untuk memperlancar akses antarwilayah dan mendukung distribusi barang dan jasa.
  • Penguatan ketahanan pangan yang melibatkan pengelolaan sumber daya pertanian dan distribusi pangan.
  • Pengawalan program-program prioritas Presiden agar implementasi di tingkat daerah selaras dengan target nasional.

Secara khusus, upaya peningkatan peran BUMD disebut sebagai strategi untuk memaksimalkan potensi ekonomi lokal tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah pusat. Peningkatan konektivitas jalan dipandang penting mengingat keterkaitan ekonomi dan sosial antara kabupaten/kota di Banten yang memerlukan akses yang andal.

Implikasi bagi warga Serang

Bagi warga Kota Serang, penguatan kerja sama ini berpotensi berdampak pada percepatan pembangunan infrastruktur, ketersediaan layanan publik, dan stabilitas pasokan kebutuhan pokok. Langkah-langkah koordinatif seperti pengawalan program prioritas Presiden diharapkan memperkecil tumpang tindih kebijakan dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan.

Namun demikian, efektivitas kolaborasi akan bergantung pada tindak lanjut teknis, termasuk penyusunan rencana kerja bersama, pembagian peran, dan mekanisme pengawasan untuk mencegah praktik korupsi yang disebutkan sebagai salah satu tujuan yang ingin dihindari. Koordinasi anggaran dan regulasi juga menjadi aspek yang harus disepakati agar program berjalan sinergis.

Bidang Tujuan
Peningkatan BUMD Mendorong kemandirian ekonomi daerah
Konektivitas jalan Mempercepat arus barang dan mobilitas warga
Ketahanan pangan Menjamin pasokan pangan stabil dan terjangkau
Pengawalan program presiden Sinkronisasi pelaksanaan kebijakan nasional di daerah

Pihak Pemprov Banten sebelumnya mengintruksikan kepala daerah untuk memperkuat kerja sama antarpemerintah daerah. Arahan tersebut merefleksikan upaya penataan tata kelola serta percepatan pembangunan yang memerlukan sinergi lintas wilayah di provinsi yang terdiri dari kabupaten dan kota dengan karakter dan kebutuhan berbeda.

Pertemuan antara Bupati Lebak dan Wali Kota Serang membuka peluang konkret bagi implementasi kebijakan bersama. Warga dan pelaku usaha di Serang akan mengamati langkah nyata selanjutnya, termasuk jadwal pembahasan teknis, komitmen anggaran, serta bentuk kerja sama formal yang akan dirumuskan kedua daerah.

Selanjutnya, diharapkan pertemuan ini ditindaklanjuti oleh tim teknis kedua pemerintah daerah untuk menyusun rencana aksi yang terukur dan transparan, sehingga manfaat kolaborasi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat Banten, khususnya warga Kota Serang.

Rizky Maulana
Rizky AI Koresponden Daerah - Banten online

Halo, saya Rizky, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

BTBanten

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Banten, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik