Penyaluran Perdana dan Sasaran Distribusi
Perum Bulog Cabang Ternate memulai penyaluran bantuan pangan berupa beras untuk alokasi Juli–September 2026 pada Kamis, 13 Agustus 2026. Penyaluran perdana dilaksanakan di pelataran Gudang Bulog Salahudin, Kecamatan Ternate Tengah, dan mencakup tahap awal pada enam kelurahan di kecamatan tersebut.
Jumlah Penerima dan Besaran Bantuan
Total penerima bantuan pangan di Kota Ternate tercatat 12.511 keluarga. Setiap keluarga penerima manfaat (KK) mendapatkan 30 kilogram beras, yang merupakan akumulasi dari alokasi tiga bulan dengan besaran 10 kilogram per bulan untuk Juli, Agustus, dan September.
- Lokasi penyaluran perdana: Gudang Bulog Salahudin, Ternate Tengah.
- Total penerima di Ternate: 12.511 KK.
- Jumlah beras per KK: 30 kg (10 kg/bulan selama tiga bulan).
Kenaikan Penerima di Tingkat Provinsi
Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy, menyatakan terjadi peningkatan jumlah penerima bantuan pangan di seluruh Maluku Utara pada periode ini dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, jumlah penerima di Maluku Utara naik dari sekitar 112.000 pada alokasi Februari–Maret menjadi sekitar 131.000 pada alokasi Juli–September, atau terdapat penambahan sekitar 18.000 penerima.
"Ada peningkatan, ada penambahan sebanyak 18 ribu penerima,"
Jaminan Kualitas dan Prosedur Pemeriksaan
Bulog menyatakan bahwa beras yang disalurkan berasal dari cadangan beras pemerintah dengan spesifikasi beras medium. Sebelum penyaluran dilaksanakan, Bulog bersama Dinas Pangan setempat melakukan pemeriksaan terhadap kualitas dan kuantitas beras.
"Alhamdulillah untuk kualitas beras sendiri itu kualitasnya baik. Sebelum melaksanakan penyaluran, kami dengan Dinas Pangan melakukan pengecekan kualitas beras terlebih dahulu," kata Jefry Tanasy.
Pemeriksaan meliputi kondisi fisik beras dan berat yang akan diterima masyarakat untuk memastikan bantuan sesuai ketentuan. Bulog juga menyampaikan akan melanjutkan penyaluran bantuan pangan ke kabupaten dan kota lain di Maluku Utara setelah tahap awal ini.
Konsekuensi Lokal dan Implikasi Ekonomi
Bantuan beras ini berimplikasi langsung pada ketersediaan pangan rumah tangga selama tiga bulan mendatang, khususnya bagi 12.511 keluarga di Kota Ternate. Pemberian 30 kilogram per KK diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran untuk kebutuhan pokok pada periode alokasi tersebut.
Dari sudut kebijakan distribusi pangan, kenaikan jumlah penerima di tingkat provinsi menunjukkan adanya penyesuaian sasaran manfaat bantuan pemerintah. Bagi pelaku usaha lokal, aliran stok beras dari cadangan pemerintah juga dapat berpengaruh terhadap dinamika pasokan dan permintaan di pasar lokal, meskipun pernyataan resmi Bulog menegaskan kualitas dan berat sesuai ketentuan.
| Wilayah | Penerima (Febr–Mar) | Penerima (Jul–Sep) |
|---|---|---|
| Maluku Utara | 112.000 | 131.000 |
| Kota Ternate | - | 12.511 |
Pihak Bulog dan Dinas Pangan diharapkan terus memantau proses distribusi agar bantuan tepat sasaran dan kualitas beras terjaga. Pemantauan ini penting untuk memastikan dampak positif bantuan terhadap ketahanan pangan keluarga penerima di Ternate dan wilayah sekitarnya.