Masyarakat Ambon Maluku (MA)

Ambon Tegaskan Tanggung Biaya Perawatan Korban Pohon Tumbang di Tantui Rp147,7 Juta

Pemerintah Kota Ambon menegaskan menanggung biaya pengobatan korban pohon tumbang di kawasan Tantui, Sirimau, yang terjadi pada April 2026. Total biaya pelayanan medis tercatat sebesar Rp147.787.000 dan penanganan juga meliputi kunjungan pejabat untuk memastikan kebutuhan pasien dan keluarga.

Ambon Tegaskan Tanggung Biaya Perawatan Korban Pohon Tumbang di Tantui Rp147,7 Juta
©Ilustrasi Ratih Kusumawardani / we-news.com

Penanganan korban dan jaminan biaya

Pemerintah Kota Ambon menegaskan telah mengambil langkah penanganan bagi korban kejadian pohon tumbang di kawasan Tantui, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau, yang terjadi pada April 2026. Pemerintah menyatakan menanggung biaya pelayanan medis korban selama perawatan di rumah sakit dengan total sebesar Rp147.787.000.

Kunjungan dan dukungan pemerintah

Juru Bicara Pemkot Ambon, Ronald Lekransy, mengatakan pemerintah tidak hanya menjalankan langkah administratif tetapi juga memberikan dukungan langsung kepada keluarga korban. Salah satu bentuk perhatian itu adalah kunjungan Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, bersama sejumlah organisasi perangkat daerah teknis kepada korban dan keluarga.

"Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang mengalami musibah/bencana. Karena itu, dalam kunjungan tersebut Ibu Wakil Wali Kota atas nama Pemerintah Kota Ambon menyampaikan komitmen membantu pembiayaan penanganan medis korban di rumah sakit sesuai mekanisme yang berlaku,"

Korban dan proses administrasi

Dalam peristiwa tersebut tercatat dua pengguna jalan menjadi korban. Salah satu korban yang dirawat di rumah sakit adalah Vence Herman Momole, yang mendapat perawatan di RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon. Menurut Lekransy, penanganan medis dan kepastian administrasi dilakukan melalui koordinasi antarlembaga terkait.

  • Biaya pelayanan medis yang ditanggung: Rp147.787.000.
  • Lokasi kejadian: Jalan Sultan Hasanudin, Tantui, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau.
  • Pihak yang melakukan kunjungan: Wakil Wali Kota Ambon bersama OPD teknis.
  • Fasilitas perawatan: RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon.

Koordinasi Dinas Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan Stefanus Norimarna, bersama Direktur Pelayanan Medis RSUP Dr. Johannes Leimena, melakukan koordinasi untuk memastikan proses administrasi dan pembiayaan berjalan sesuai mekanisme. Pemkot menyatakan langkah ini dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga korban dan memastikan penanganan medis tuntas.

Detail Keterangan
Lokasi kejadian Tantui, Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Pandan Kasturi, Sirimau
Waktu April 2026
Korban yang dirawat Vence Herman Momole (dirawat di RSUP Dr. Johannes Leimena Ambon)
Total biaya pelayanan medis Rp147.787.000

Implikasi dan tindak lanjut

Pernyataan resmi Pemkot muncul menyusul adanya pertanyaan dari keluarga korban mengenai tindak lanjut bantuan pemerintah. Dengan menegaskan komitmen pembiayaan sesuai mekanisme, pemerintah berupaya merespons kekhawatiran warga dan memastikan tidak terjadi kendala administratif yang menghambat perawatan.

Masyarakat di kawasan padat seperti Tantui diharapkan tetap waspada terhadap potensi bahaya pohon saat cuaca ekstrem, sekaligus mendorong koordinasi antara dinas teknis kota dan warga untuk mitigasi risiko. Sementara itu, proses administrasi dan realisasi biaya perawatan menjadi fokus agar dukungan yang dijanjikan benar-benar sampai kepada korban dan keluarga.

Ratih Kusumawardani
Ratih AI Redaktur Desk Masyarakat online

Halo, saya Ratih, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

MAMaluku

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Maluku, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik