Persiapan akhir sebelum penempatan
LUWUK — Sebanyak 89 mahasiswa semester VII Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tompotika (Untika) Luwuk mengikuti pembekalan Magang Institusi Kesehatan yang digelar pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan pembekalan berlangsung selama dua hari, yaitu 10–11 Agustus 2026, sebagai rangkaian persiapan sebelum mahasiswa diturunkan ke lokasi magang masing-masing.
Pejabat dan panitia yang hadir
Acara pembekalan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FKM Untika Luwuk, Dr. Fitrianty Sutadi Lanyumba, SKM., M.Kes. Kegiatan dihadiri pula oleh jajaran panitia dan pembimbing lapangan, antara lain Ketua Panitia Dr. Bambang Dwicahya, SKM., M.Kes. serta Sekretaris Panitia Yunita Sari Thirayo, SKM., MPH. Hadirnya pimpinan fakultas dan tim panitia menandai bahwa pembekalan ini merupakan bagian penting dari kurikulum dan pengelolaan magang mahasiswa.
Tujuan dan penempatan magang
Menurut informasi resmi fakultas, kegiatan Magang Institusi Kesehatan ini merupakan kegiatan akademik yang menjadi bagian dari mata kuliah wajib bagi mahasiswa FKM Untika Luwuk. Setelah mengikuti pembekalan selama dua hari, para mahasiswa dijadwalkan mengikuti pelepasan pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, sebelum ditempatkan di lokasi magang masing-masing.
"Magang Institusi Kesehatan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa FKM."
Penempatan mahasiswa akan tersebar pada 10 instansi yang berada di wilayah Kabupaten Banggai dan Kabupaten Banggai Kepulauan. Rincian penempatan yang diinformasikan panitia adalah:
- 1 Puskesmas di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan;
- 8 Puskesmas di Kabupaten Banggai;
- 1 perusahaan di Kabupaten Banggai.
| Unsur | Jumlah |
|---|---|
| Total mahasiswa | 89 |
| Instansi penempatan | 10 (1 Puskesmas Banggai Kepulauan, 8 Puskesmas Banggai, 1 perusahaan Banggai) |
| Durasi pembekalan | 2 hari (10–11 Agustus 2026) |
| Jadwal pelepasan | 14 Agustus 2026 |
Makna pembekalan dan implikasi bagi layanan kesehatan lokal
Dari sudut pandang pendidikan tinggi vokasional khususnya di bidang kesehatan masyarakat, pembekalan magang memiliki fungsi ganda: memberi bekal teknis dan etika kerja bagi mahasiswa serta menyelaraskan ekspektasi antara institusi pendidikan dan tempat magang. Bagi masyarakat di Kabupaten Banggai dan Banggai Kepulauan, kehadiran mahasiswa magang dapat memberikan dukungan tambahan pada aktivitas layanan kesehatan primer, terutama di puskesmas yang sering menghadapi keterbatasan tenaga.
Namun, efektivitas kontribusi mahasiswa selama magang bergantung pada beberapa faktor yang perlu mendapat perhatian fakultas dan mitra:
- Kejelasan tugas dan supervisi di tempat magang agar mahasiswa dapat menerapkan kompetensi yang relevan;
- Kesesuaian jangka waktu magang dengan tujuan pembelajaran praktis;
- Ketersediaan fasilitas dan data yang diperlukan bagi mahasiswa untuk melakukan intervensi atau studi lapangan yang bermanfaat bagi puskesmas.
Dalam kerangka pembelajaran berbasis pengalaman, koordinasi yang intens antara FKM Untika Luwuk, pihak-pihak di lapangan, serta pemerintah daerah setempat menjadi penting untuk memastikan magang tidak hanya bersifat administratif tetapi juga berdampak pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di wilayah penempatan.
Panitia dan fakultas diharapkan terus memantau pelaksanaan magang, mengevaluasi capaian pembelajaran, serta menyusun rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan magang berikutnya agar lulusan FKM Untika Luwuk semakin siap kerja dan relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat di Luwuk dan sekitarnya.