Rapat koordinasi dan pembagian tugas
GIANYAR — Sebanyak 385 personel gabungan dari Polres Gianyar dan Polda Bali disiapkan untuk pengamanan pertandingan antara Bali United melawan PSS Sleman pada kompetisi BRI Super League musim 2026/2027. Jumlah pasukan dan skema pengamanan dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Rupatama Catur Prasetya, Polres Gianyar, pada Rabu.
Pimpinan rapat dipegang oleh Wakapolres Gianyar, Kompol Willa Jully Nendissa, dengan kehadiran perwakilan beberapa satuan tugas terkait, termasuk Brimob Polda Bali, Direktorat Lalu Lintas Polda Bali, satuan pemadam kebakaran (Damkar) Gianyar, Palang Merah Indonesia (PMI) Gianyar, pihak penyelenggara Bali United, pengurus PSSI, serta perwakilan suporter tamu.
Fokus pada langkah preemtif dan preventif
Dalam pertemuan itu, aparat menegaskan pengamanan akan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, disertai penerapan penegakan hukum secara terukur apabila diperlukan. Menurut pimpinan rapat, seluruh personel harus melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dan memperhatikan aspek keselamatan penonton.
"Pengamanan akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara terukur apabila diperlukan,"
Perubahan kebijakan musim ini memperbolehkan hadirnya suporter tim tamu langsung ke stadion dengan sejumlah ketentuan pengaturan. Untuk laga ini, suporter PSS Sleman akan menempati tribun selatan serta tribun sayap selatan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Pengaturan lalu lintas dan penanganan massa
Polres Gianyar menyatakan akan melakukan pemantauan pergerakan suporter yang menuju stadion. Pengaturan arus lalu lintas disiapkan agar akses ke stadion tetap lancar dan aman, sementara penyekatan dapat diberlakukan jika situasi memerlukan tindakan pengendalian massa.
- Penempatan personel dibagi dalam enam satuan tugas (satgas): Preemtif, Preventif, Walrolakir, Tindak, Gakkum, dan Banpam.
- Open gate dari panitia Bali United dimulai pukul 17.30 Wita, sedangkan pertandingan direncanakan kick off pada pukul 20.00 Wita.
- Steward dipersiapkan untuk mengarahkan penonton serta membatasi akses ke lokasi yang berisiko saat peluncuran kembang api.
- Damkar Gianyar dan tim medis PMI disiagakan untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Keselamatan terkait penggunaan kembang api
Salah satu poin pembahasan rapat adalah rencana penyalaan kembang api di area stadion. Panitia pelaksana menyampaikan bahwa akan ada prosedur khusus untuk peluncuran tersebut dan steward bertugas menjauhkan penonton dari titik peluncuran agar potensi bahaya dapat diminimalkan. Petugas pemadam kebakaran juga mendapat perintah untuk siap mengevakuasi dan menangani jika terjadi insiden.
Kesiapan tata kelola penonton dan sanksi
Polisi dan panitia menegaskan mekanisme pengawasan selama pertandingan termasuk penerapan sanksi sesuai aturan bila ditemukan pelanggaran yang mengancam keamanan. Selain itu, pengawas lapangan akan aktif mengarahkan dan menertibkan suporter untuk mengurangi potensi gangguan.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Jumlah personel | 385 personel gabungan |
| Satgas | Preemtif, Preventif, Walrolakir, Tindak, Gakkum, Banpam |
| Waktu open gate | 17.30 Wita |
| Kick off | 20.00 Wita |
| Tribun suporter tamu | Tribun selatan dan sayap selatan |
Impak lokal dan arahan praktis bagi penonton
Mobilitas besar pada hari pertandingan berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sekitar Stadion Kapten I Wayan Dipta dan ruas jalan utama Gianyar. Penonton yang berencana hadir disarankan untuk tiba lebih awal, mengikuti petunjuk panitia serta petugas, dan menghindari membawa barang yang dilarang di area stadion.
Pihak penyelenggara dan aparat mengimbau kepada suporter agar menjaga ketertiban dan menghormati sesama penonton serta lingkungan sekitar. Tindakan kolektif ini penting untuk memastikan pertandingan berjalan lancar, aman, dan memberikan pengalaman menonton yang positif bagi semua pihak.
Peliputan lebih lanjut akan mengikuti perkembangan di lapangan menjelang hari pertandingan, termasuk perubahan pengaturan jika diperlukan oleh keadaan.