WAMENA — Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Wamena resmi mencanangkan rangkaian kegiatan RRI Fest 2026 menjelang peringatan Hari Bakti Radio ke-81. Pencanangan disampaikan oleh Kepala RRI Wamena, Lee Maury, saat memimpin apel pegawai di halaman kantor RRI Wamena pada Kamis, 3 September 2026.
Rangkaian acara dan mitra pelaksana
Pada kesempatan itu Lee Maury menegaskan bahwa kegiatan yang dikemas dalam RRI Fest bukan sekadar seremonial. Menurutnya, acara dilaksanakan serentak oleh RRI di seluruh Indonesia dan memiliki tujuan penguatan peran RRI sebagai media publik yang menjembatani beragam lapisan masyarakat di Papua Pegunungan.
- Hari pertama: pelaksanaan pasar murah yang bekerja sama dengan Bulog Wamena, serta senam bersama dengan kolaborasi KPU Provinsi Papua Pegunungan, Bank BRI Wamena, dan BPJS.
- Hari kedua: pelaksanaan Bintang Radio, sebuah ajang yang bertujuan menemukan dan mempromosikan talenta lokal.
Lee Maury menekankan pentingnya kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap pasar murah dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat dan senam bersama menjadi ruang interaksi antarlembaga serta publik.
"81 itu usianya sudah dewasa, jadil mari kita sama-sama dewasa. Khususnya di Papua Pegunungan, RRI Wamena ini memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjadi jembatan informasi, ruang dialog serta media yang menggantikan berbagai lapisan masyarakat dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan,"
Peran RRI Wamena di Papua Pegunungan
Pencanangan RRI Fest mempertegas posisi RRI Wamena sebagai institusi publik yang tidak hanya menyelenggarakan siaran, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan budaya. Kepala RRI Wamena mengajak seluruh pegawai untuk memanfaatkan momentum Hari Bakti Radio ke-81 sebagai penguat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Lee Maury mengingatkan agar setiap pegawai bekerja dengan integritas: tidak hanya menyelesaikan tugas administratif, tetapi melayani masyarakat dengan niat yang tulus dan menjaga nama baik lembaga. Pernyataan ini menjadi penegasan kembali tanggung jawab moral penyiar publik di wilayah yang beragam seperti Papua Pegunungan.
Dampak bagi masyarakat lokal
Pelaksanaan pasar murah memiliki implikasi langsung terhadap akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kolaborasi dengan Bulog menunjukkan keterlibatan lembaga pemerintah dalam upaya stabilisasi pasokan pangan lokal. Sementara itu, keterlibatan KPU, Bank BRI dan BPJS pada kegiatan senam bersama menunjukkan pendekatan lintas sektor untuk menjangkau berbagai aspek kehidupan publik—dari kesehatan sampai layanan keuangan dan perlindungan sosial.
Ajang Bintang Radio yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan juga berpotensi menjadi ruang promosi bakat-bakat lokal. Kegiatan seperti ini memberi kesempatan bagi generasi muda di Papua Pegunungan untuk tampil dan mendapatkan pengakuan pada level yang lebih luas melalui platform RRI.
| Komponen | Pelaksana/ Mitra |
|---|---|
| Pasar Murah | Bulog Wamena |
| Senam Bersama | KPU Provinsi Papua Pegunungan, Bank BRI Wamena, BPJS |
| Bintang Radio | RRI Wamena (penyelenggara) |
RRI Wamena meminta partisipasi aktif masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan rangkaian kegiatan. Penyelenggara berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga wadah berkelanjutan untuk memperkuat persaudaraan dan memenuhi kebutuhan riil warga di wilayah Papua Pegunungan.
Sebagai lembaga penyiaran publik, RRI Wamena memposisikan diri bukan hanya sebagai pemberi informasi, tetapi juga fasilitator dialog dan pemberi layanan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Rangkaian RRI Fest 2026 diharapkan menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut.