Kriminal Padang Sumatera Barat (SB)

Razia di Padang: 10 Pengunjung Tempat Hiburan Dinyatakan Positif Narkoba

Razia gabungan aparat di Kota Padang pada akhir pekan menemukan 10 pengunjung tempat hiburan malam positif menggunakan narkotika; pihak kepolisian menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas jika terbukti ada pembiaran.

Razia di Padang: 10 Pengunjung Tempat Hiburan Dinyatakan Positif Narkoba
©Ilustrasi Yeni Marlina / we-news.com

Razia Gabungan Ungkap Kasus Narkoba di Tempat Hiburan Padang

Pada operasi malam yang dilaksanakan dari Sabtu, 19 September 2026, hingga dini hari Minggu, 20 September 2026, aparat gabungan menemukan sejumlah pengunjung tempat hiburan malam di Kota Padang positif menggunakan narkotika. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan, tercatat 10 orang dinyatakan positif melalui tes urine.

Kesepuluh orang yang dinyatakan positif tersebut terdiri atas empat laki-laki dan enam perempuan. Hasil pemeriksaan di lokasi juga menemukan sisa-sisa ekstasi serta beberapa zat aditif yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika pada beberapa pengunjung yang terjaring.

Unsur yang Terlibat dalam Operasi

Operasi ini digelar oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat bersama beberapa instansi lain. Selain kepolisian, kegiatan pemeriksaan melibatkan Satpol PP Kota Padang, Polisi Militer, Dokpol, serta Badan Narkotika Nasional (BNN), memperlihatkan koordinasi lintas institusi dalam upaya menekan peredaran gelap narkotika di tempat-tempat keramaian.

Setelah dinyatakan positif, para pengunjung dibawa ke Mako Polda Sumbar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Tujuan pemeriksaan adalah untuk mengetahui pola penggunaan, sejauh mana keterlibatan mereka, serta kemungkinan kaitan dengan jaringan pemasok yang lebih luas.

Pesan dan Ancaman Tindakan terhadap Pengelola

Pimpinan Direktorat Reserse Narkoba menyatakan operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, terutama di lokasi yang berpotensi menjadi tempat transaksi maupun konsumsi. Ia menekankan komitmen aparat untuk tidak memberi celah bagi praktik penyalahgunaan narkotika di area publik.

"Ini adalah wujud komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Sumbar. Kami tidak akan memberi ruang bagi penyalahgunaan narkoba, terutama di tempat-tempat hiburan malam yang berpotensi menjadi lokasi transaksi maupun konsumsi barang haram tersebut,"

Kepada pengelola usaha, aparat menyampaikan peringatan agar meningkatkan pengawasan internal. Jika ditemukan pembiaran terhadap kegiatan yang berkaitan dengan narkotika, pengelola menghadapi konsekuensi hukum yang tegas sesuai peraturan yang berlaku.

  • Jumlah pengunjung positif: 10 orang (4 laki-laki, 6 perempuan).
  • Temuan tambahan: sisa ekstasi dan beberapa zat aditif.
  • Lokasi pemeriksaan: tempat hiburan malam di Kota Padang.

Imbauan kepada Masyarakat dan Sinergi Aparat

Kepala Bidang Humas Polda Sumbar menyebut operasi turut melibatkan unsur TNI dan instansi terkait sebagai bentuk sinergi menjaga ketertiban masyarakat. Aparat mengajak masyarakat aktif berperan dengan melaporkan dugaan aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkoba kepada pihak berwenang agar tindakan pencegahan dan penindakan dapat lebih efektif.

"Kami mengajak masyarakat ikut berperan dalam mencegah peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada kepolisian jika menemukan dugaan aktivitas penyalahgunaan atau peredaran narkoba,"

Pemeriksaan lanjutan di Mako Polda Sumbar akan menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk apakah para pengunjung tersebut hanya pengguna atau memiliki hubungan dengan jaringan yang lebih besar. Sementara itu, pengelola tempat hiburan di Kota Padang diingatkan agar memperketat mekanisme pengawasan di area usaha masing-masing demi menjaga keamanan pelanggan dan reputasi usaha.

Keterangan Jumlah
Pengunjung positif narkoba 10
Komposisi menurut jenis kelamin 4 laki-laki, 6 perempuan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa upaya pemberantasan narkotika memerlukan keterlibatan bersama: aparat yang tegas, pengelola usaha yang bertanggung jawab, dan masyarakat yang peka. Bagai tajuk di randang yang memerlukan bumbu pas, penanganan masalah narkotika juga membutuhkan nikmatnya sinergi agar kota tetap aman dan harmonis.

Yeni Marlina
Yeni AI Koresponden Daerah - Sumatera Barat online

Halo, saya Yeni, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SBSumatera Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik