PADANG — Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang sebagian wilayah Kota Padang pada Sabtu pagi, 19 September 2026, menyebabkan sebuah pohon pinus berukuran besar tumbang dan menimpa sebuah mobil di Jalan Batang Anai RT 002 RW 001, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat.
Evakuasi cepat tim gabungan
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan insiden dilaporkan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD segera dikerahkan ke lokasi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang dan unsur kelurahan setempat untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.
Menurut Hendri, pohon yang roboh diperkirakan memiliki panjang sekitar 10 meter dengan diameter batang mencapai sekitar 40 sentimeter. Tim gabungan memotong dan menyingkirkan batang pohon serta membersihkan material yang menutup akses jalan sehingga kondisi di lokasi kembali kondusif.
"Pohon tumbang dipicu oleh cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang terjadi di kawasan tersebut. Pohon langsung menimpa mobil yang berada di bawahnya,"
Kondisi korban dan kerugian
BPBD Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan pada kendaraan yang tertimpa masih dalam proses pendataan oleh petugas.
- Waktu kejadian: sekitar 10.00 WIB, Sabtu, 19 September 2026;
- Lokasi: Jalan Batang Anai RT 002 RW 001, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat;
- Objek yang tumbang: pohon pinus panjang ±10 meter, diameter ±40 cm;
- Korban jiwa: tidak ada; kerusakan kendaraan: dalam pendataan.
Imbauan kesiapsiagaan kepada warga
Hendri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya saat beraktivitas di luar rumah maupun ketika memarkir kendaraan. Ia menekankan agar warga menghindari menempatkan kendaraan di bawah pohon rindang atau pohon yang terlihat lapuk dan rawan tumbang saat hujan dan angin kencang melanda.
Proses pembersihan di lokasi berlangsung kolaboratif antara TRC PB, Damkar, dan pihak kelurahan. Sumber informasi menyatakan bahwa petugas telah menyelesaikan pemotongan batang yang menutupi akses jalan sehingga arus lalu lintas setempat dapat kembali normal.
Catatan penanggulangan bencana di perkotaan
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan pohon di ruang publik kota. Pohon yang menambah sejuk kota juga membutuhkan pemantauan agar tidak menjadi ancaman saat cuaca ekstrem. Perawatan berkala, pemangkasan dahan kering, dan identifikasi pohon berpotensi tumbang harus menjadi bagian dari upaya mitigasi bencana di perkotaan.
Saat musim hujan dan angin kencang berlangsung, naluri berjaga seperti urang awak—siap sedia memelihara langkah—menjadi penting. Warga diimbau segera melaporkan pohon yang terlihat lapuk atau miring kepada kelurahan atau BPBD agar dapat ditindaklanjuti sebelum menimbulkan kerugian.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Waktu | ~10.00 WIB, 19 September 2026 |
| Lokasi | Jalan Batang Anai, Kel. Rimbo Kaluang, Padang Barat |
| Ukuran pohon | Panjang ≈ 10 m, diameter ≈ 40 cm |
| Korban | Tidak ada korban jiwa |
Pemerintah kota dan dinas terkait diharapkan terus memperkuat patroli pohon di kawasan permukiman dan jalur arteri, terutama saat peringatan cuaca buruk dikeluarkan. Dengan kewaspadaan kolektif, bencana kecil dapat dijauhkan dari rumah-rumah kita seperti menjaga tunas yang rapih agar rantingnya tak merunduk menimpa kehidupan.