Respon cepat polisi terhadap informasi viral
TEBING TINGGI — Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi bergerak cepat menyusul beredarnya video di media sosial yang diduga memperlihatkan dua orang sedang menggunakan narkotika jenis sabu. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang sempat menghebohkan jagat maya setempat dan menimbulkan kecemasan warga.
Kasat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi, AKP Jimmy R. Sitorus, S.H., pada Rabu, 12 Agustus 2026, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap dua orang yang terekam dalam video tersebut. Pemeriksaan itu merupakan bentuk tanggapan kepolisian terhadap laporan dan informasi yang berkembang di masyarakat.
"Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, kami sudah melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap dua orang yang bersangkutan,"
Pernyataan resmi Kasat Resnarkoba menunjukkan bahwa kepolisian tidak menunda langkah ketika ada indikasi penyalahgunaan narkotika yang tersebar di ruang publik. Prosedur penanganan awal meliputi identifikasi, pemeriksaan, dan tes urine untuk memastikan status penggunaan narkotika.
Hasil pemeriksaan dan langkah selanjutnya
Berdasarkan proses pemeriksaan, kedua terduga mengakui bahwa video yang viral memang benar. Video tersebut, menurut pengakuan yang dicatat penyidik, direkam sekitar bulan Juli 2026. Hasil tes urine yang dilakukan menyatakan bahwa keduanya positif menggunakan narkotika jenis sabu.
Setelah pemeriksaan awal, Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tebing Tinggi untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kedua orang tersebut kemudian dibawa ke panti rehabilitasi narkoba Rapel Mental Health yang berlokasi di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.
Proses hukum dan rehabilitasi
Langkah medis dan rehabilitatif menjadi bagian dari penanganan kasus dengan unsur penyalahgunaan narkotika, sesuai kebijakan penegakan hukum yang mengedepankan pemulihan. Penempatan ke panti rehabilitasi menandakan adanya upaya untuk menangani persoalan penyalahgunaan secara medis dan psikososial, selain proses hukum yang dapat berlanjut bila ditemukan bukti peredaran atau tindak pidana lain.
Dalam konteks lokal, langkah ini penting untuk memberi sinyal kepada masyarakat bahwa kekhawatiran atas penyebaran video viral tidak dibiarkan begitu saja, serta menegaskan peran aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban dan menindak pelanggaran yang berdampak pada keamanan publik.
Dampak sosial dan kewaspadaan warga
Kasus yang bermula dari video media sosial memperlihatkan bagaimana informasi digital dapat cepat memicu reaksi publik. Warga mesti tetap tenang namun waspada, serta menyerahkan hal-hal yang berkaitan dengan bukti dan identitas pelaku kepada aparat agar penanganan berjalan profesional dan sesuai aturan.
- Identifikasi cepat oleh polisi mencegah spekulasi berlebihan di masyarakat.
- Koordinasi antara Polres dan BNN Kota menunjukkan pendekatan terpadu penanganan narkotika.
- Rehabilitasi dipilih sebagai langkah awal untuk pemulihan bagi pengguna yang positif.
Catatan untuk masyarakat Tebing Tinggi
Saya tekankan kepada pembaca di Tebing Tinggi: penyebaran konten di media sosial yang melibatkan dugaan tindak pidana sebaiknya dilaporkan ke pihak berwenang dan tidak menjadi ajang perburuan identitas yang dapat merusak proses hukum dan hak asasi. Aparat kepolisian setempat telah menunjukkan adanya respons cepat dalam kasus ini, dan proses selanjutnya akan mengikuti ketentuan yang berlaku.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Unit Penindak | Satresnarkoba Polres Tebing Tinggi |
| Tanggal Pemeriksaan | 12 Agustus 2026 |
| Terduga | MA alias Tello (38) dan A alias Tepok (49) |
| Hasil Tes Urine | Positif sabu |
| Tindakan Lanjutan | Dibawa ke panti rehabilitasi Rapel Mental Health, Perbaungan |
Kasus ini masih dalam tahap penanganan. Warga diimbau untuk menyerahkan proses hukum kepada aparat yang berwenang serta melaporkan informasi serupa agar langkah pencegahan dan penanganan dapat segera dilakukan secara profesional.
Demikian laporan ini saya susun sebagai bentuk informasi publik bagi warga Tebing Tinggi. Dalam suasana seperti ini, kewaspadaan dan kerja sama masyarakat dengan aparat menjadi kunci mengendalikan peredaran narkotika di lingkungan kita.