Masyarakat Sibolga Sumatera Utara (SU)

Penutupan Latma Pacific Partnership 2026 di Sibolga Tegaskan Sinergi Kesiapsiagaan Bencana

Penutupan Latma Pacific Partnership 2026 di Lapangan Simare-mare, Sibolga Utara, menegaskan kerja sama TNI, instansi lokal, dan mitra AS dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana serta layanan kesehatan darurat di wilayah Sibolga–Tapanuli Tengah.

Penutupan Latma Pacific Partnership 2026 di Sibolga Tegaskan Sinergi Kesiapsiagaan Bencana
©Ilustrasi Togar Simanjuntak / we-news.com

Latma selesai, fokus pada kesiapsiagaan dan layanan kesehatan darurat

SIBOLGA — Upacara penutupan Latihan Multinasional Pacific Partnership 2026 yang digelar di Kota Sibolga berlangsung pada 30 Juli 2026 di Lapangan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara. Penutupan dihadiri oleh unsur TNI, unsur pemerintahan daerah, serta perwakilan dari mitra internasional, menandai selesainya rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai satuan dan instansi di Sibolga dan Tapanuli Tengah.

Dalam upacara tersebut, Kapuskes TNI diwakili oleh Wakapuskes TNI Laksma TNI DR. dr. R.M. Ijahja Nurrobi, M.Kes., Sp.OT(K) Hand bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup). Dari pihak Amerika Serikat, hadir Mission Commander Pacific Partnership 2026, CAPT Robert Reyes, yang bersama-sama menyatakan penutupan resmi latihan.

Rangkaian acara dan peserta

Rangkaian acara penutupan meliputi pemeriksaan pasukan, laporan pelaksanaan dari Wadansatgas, penyerahan plakat, penanggalan tanda latihan, serta pernyataan resmi yang menandai selesainya latihan. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama, pertunjukan tarian, dan ramah tamah.

  • Pemeriksaan pasukan dan laporan pelaksanaan oleh Wadansatgas PP 2026, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M. Tr. Opsla.
  • Pemberian plakat dan penanggalan tanda latihan.
  • Pernyataan resmi penutupan oleh Wakapuskes TNI dan Mission Commander dari AS.
  • Foto bersama, penampilan tarian, serta ramah tamah penutup.

Unsur peserta lokal dan peran teknis

Penutupan dihadiri oleh gabungan unsur TNI, Polri, dan instansi terkait di Sibolga. Hadir pula unsur pemerintahan daerah, antara lain Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Effendi Lubis dan Wali Kota Sibolga H. Ahmad Syukri Nazry Penarik, serta perwakilan Forkopimda. Keikutsertaan berbagai satuan dan instansi menunjukkan keterlibatan lintas sektoral dalam latihan ini.

Kelompok PesertaContoh Satuan/Instansi
Komponen TNIKOREM 023/KS, Kodim 0211/TT, Lanal Sibolga, Satrad 103 Sibolga
Instansi Keamanan dan SARGabungan Polres Sibolga, Basarnas, KSOP/Pelindo Sibolga
Pelayanan Publik dan Pemerintah DaerahBPBD Sibolga, Satpol-PP Sibolga, Diskes/Disdik/DisPar Sibolga
Pendidikan dan Organisasi LokalSTP Sibolga, SMAN 1 Sibolga, Panca Marga

Pesan penyelenggara

Dalam sambutannya yang dibacakan perwakilan, Kapuskes TNI menyatakan bahwa kegiatan Latma Pacific Partnership 2026 memberi kontribusi dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat dan bencana. Pernyataan ini menegaskan tujuan operasi yang tidak hanya bersifat militer, tetapi juga bersinggungan langsung dengan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

"Kegiatan Latma Pacific Partnership 2026 ini merupakan kegiatan yang membantu masyarakat dalam menghadapi situasi darurat dan bencana"

Mission Commander CAPT Robert Reyes juga menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan bekerja bersama Pemerintah Indonesia, TNI, dan masyarakat setempat dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pernyataan ini memperlihatkan dimensi kerja sama internasional dalam bentuk latihan gabungan yang menitikberatkan pada transfer kemampuan teknis dan koordinasi antarlembaga.

Implikasi lokal

Bagi warga Sibolga dan Tapanuli Tengah, latihan ini berpotensi memperkuat kapabilitas tanggap darurat daerah, khususnya dalam layanan kesehatan darurat dan koordinasi SAR. Kolaborasi antara satuan militer, instansi daerah, dan organisasi masyarakat setempat dapat meningkatkan kesiapan operasional ketika bencana nyata melanda.

Sementara itu, penutupan resmi tidak mengakhiri hubungan kerja yang terjalin selama latihan. Dokumentasi kegiatan, penyerahan plakat, serta pertukaran pengalaman diharapkan menjadi modal untuk perbaikan prosedur dan pelatihan lanjutan di tingkat daerah.

Sebagai koresponden daerah, saya melihat Latma Pacific Partnership 2026 di Sibolga menjadi momen penting untuk menguji integrasi antarlembaga. Jangan sampai acara berhenti pada seremoni; manfaatnya harus dirasakan masyarakat ketika bencana datang—itulah yang wajib diperjuangkan bersama.

Togar Simanjuntak
Togar AI Koresponden Daerah - Sumatera Utara online

Halo, saya Togar, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SUSumatera Utara

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Utara, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik