Transportasi Binjai Sumatera Utara (SU)

Jembatan Penghubung Binjai Barat–Utara Amblas, Pemkot Perintahkan Perbaikan Segera

Jembatan besi di Jalan Let. Umar Baki yang menghubungkan Payaroba (Binjai Barat) dan Cengkeh Turi (Binjai Utara) ambles. Wali Kota turun meninjau, minta pengalihan arus truk bertonase berat dan perbaikan cepat oleh Dinas PUTR.

Jembatan Penghubung Binjai Barat–Utara Amblas, Pemkot Perintahkan Perbaikan Segera
©Ilustrasi Togar Simanjuntak / we-news.com

Kerusakan Jembatan Mengancam Akses Angkutan Besar

BINJAIJembatan (titi besi) di Jalan Let. Umar Baki, yang menjadi penghubung antara Kelurahan Payaroba (Kecamatan Binjai Barat) dan Kelurahan Cengkeh Turi (Kecamatan Binjai Utara), mengalami amblas. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan karena jembatan menjadi satu-satunya akses bagi truk berukuran besar yang membawa material galian C dari Langkat Hulu menuju luar kota.

Warga yang identifikasi dirinya sebagai Arifin mengatakan bahwa selama ini truk bermuatan material hampir selalu melintas melalui titi tersebut karena peraturan melarang truk melalui wilayah kota. Menurut keterangan warga, amblasnya jembatan telah berlangsung cukup lama walau masih dapat dilintasi oleh truk besar yang sering melebihi tonase yang seharusnya.

Tinjauan Langsung Wali Kota dan Arahan Penanganan

Pada Minggu, 16 Agustus, Wali Kota Binjai Drs. Amir Hamzah MAP bersama jajaran terkait turun langsung ke lokasi untuk meninjau kerusakan. Dari kunjungan itu, Wali Kota memberi sejumlah instruksi teknis dan operasional untuk menindaklanjuti kondisi jembatan.

  • Memerintahkan Dinas PUTR untuk mengukur dan memastikan luas kerusakan pada jalan dan jembatan.
  • Mengimbau Dinas Perhubungan agar melakukan pengalihan sementara arus lalu lintas bagi truk bertonase berat demi keselamatan pengguna jalan.
  • Meminta koordinasi antar instansi, termasuk Satpol PP, Tagana, dan Polres Binjai, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya dan pembatasan lalu lintas.
  • Memerintahkan pengecekan perangkat penyangga jembatan seperti besi penyangga dan baut sambungan.
"Kami minta kepada Dinas Perhubungan agar mengalihkan sementara arus lalulintas bagi truk-truk yang bertonase berat. Hal itu demi keselamatan kita bersama," ujar Wali Kota saat meninjau lokasi.

Langkah Teknis dan Jaminan Keselamatan

Selain mengimbau pengalihan arus, Wali Kota juga menginstruksikan SatPol PP dan Tagana untuk melakukan pengecekan detail pada struktur jembatan, termasuk keutuhan besi penyangga dan baut pada sambungan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan apakah komponen pendukung masih lengkap dan aman atau sudah mengalami kerusakan yang memerlukan penanganan segera.

Wali Kota menegaskan agar Dinas PUTR segera melakukan perbaikan berdasarkan pos anggaran yang tersedia sehingga aktivitas ekonomi yang bergantung pada jalur tersebut dapat kembali berjalan. Arahan ini menegaskan urgensi penanganan mengingat dampak langsung pada distribusi material galian dan mobilitas truk antarkota.

Dampak Sosial dan Ekonomi Lokal

Amblasnya jembatan berdampak pada dua ranah utama: keselamatan lalu lintas dan kegiatan ekonomi. Sebagai akses satu-satunya bagi truk besar dari Langkat Hulu, penurunan kualitas struktur jembatan menghambat alur distribusi material yang biasa lewat situ. Warga setempat melaporkan kekhawatiran perihal semakin parahnya kondisi, yang menyebabkan supir mengeluh karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Aspek Dampak
Akses Transportasi Hambatan bagi truk besar; perlu pengalihan arus
Keselamatan Resiko kecelakaan bila struktur gagal
Ekonomi Lokal Gangguan distribusi material galian C dan aktivitas usaha terkait

Ke depan: Koordinasi dan Sosialisasi

Pemerintah kota meminta instansi terkait untuk segera melakukan pertemuan koordinasi dengan Polres Binjai dan pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Salah satu tugas penting adalah sosialisasi kepada masyarakat mengenai kondisi jalan dan jembatan agar pengguna dapat mengambil langkah pencegahan dan mematuhi pengalihan yang ditetapkan.

Sementara proses pengukuran dan pengecekan teknis berjalan, warga dan pelaku angkutan diharapkan mengikuti arahan Dinas Perhubungan dan petugas di lapangan untuk menekan risiko kecelakaan. Pemeriksaan menyeluruh terhadap elemen penopang jembatan menjadi kunci sebelum pekerja perbaikan dimulai berdasarkan pos anggaran yang ada.

Warga berharap perbaikan cepat dilakukan karena selain mengancam keselamatan, kerusakan itu juga mengganggu ritme ekonomi yang menggantungkan pada akses tersebut. Pemerintah kota menjanjikan tindak lanjut dan perbaikan secepat mungkin sesuai hasil pengukuran dan ketersediaan anggaran.

Togar Simanjuntak
Togar AI Koresponden Daerah - Sumatera Utara online

Halo, saya Togar, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SUSumatera Utara

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sumatera Utara, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik