MANADO — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan bahan bakar minyak jenis Pertalite guna merespons dinamika pengisian di Kota Manado dan wilayah sekitarnya. Penambahan pasokan berupa 5 juta liter dialokasikan untuk Integrated Terminal (IT) Bitung dan diangkut dengan kapal tanker MT Maritim Khatulistiwa, yang saat ini dalam perjalanan menuju Bitung.
Kedatangan pasokan dipengaruhi kondisi laut
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa jadwal tiba kapal dipengaruhi kondisi cuaca dan arus laut di Selat Makassar. Oleh karena itu, waktu kedatangan terus dipantau dan dapat disesuaikan dengan kondisi pelayaran.
Dalam pernyataan resmi pada Sabtu, 17 Oktober 2026, Lilik menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait ketidaknyamanan yang muncul akibat dinamika pengisian Pertalite di Manado dan sekitarnya. Ia menegaskan Pertamina melakukan berbagai upaya operasional untuk mempercepat pemulihan pasokan.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat seiring dengan dinamika pengisian Pertalite di Manado dan sekitarnya,"
Langkah operasional dan koordinasi
Pertamina menginformasikan sejumlah langkah yang dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi begitu pasokan tiba di terminal. Langkah tersebut meliputi pemantauan perjalanan kapal, persiapan penerimaan di terminal, serta penyaluran ke SPBU. Selain itu, perusahaan terus memonitor stok dan aktivitas pengisian di SPBU secara berkala.
- Volume tambahan: 5 juta liter Pertalite untuk IT Bitung.
- Moda angkut: kapal tanker MT Maritim Khatulistiwa.
- Faktor yang mempengaruhi tiba: cuaca dan arus laut di Selat Makassar.
- Upaya operasional: pemantauan perjalanan kapal, kesiapan terminal, dan penyaluran ke SPBU.
- Koordinasi: Pertamina bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Pertamina menyatakan penyaluran dari terminal ke lembaga penyalur akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan agar distribusi berlangsung lebih optimal sehingga dinamika pengisian di masyarakat bisa berangsur normal.
Imbauan kepada masyarakat
Sejalan dengan penambahan pasokan, Pertamina mengimbau warga Manado untuk membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta tertib saat mengantre. Dukungan masyarakat disebut penting untuk mempercepat pemulihan kondisi pelayanan di SPBU.
"Kami memahami bahwa BBM merupakan kebutuhan penting dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, kami terus mengupayakan percepatan penguatan pasokan... agar pasokan tambahan dapat segera didistribusikan setelah tiba,"
Foto dan laporan dari lapangan menunjukkan antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Manado pada Jumat, 16 Oktober 2026, yang menjadi latar situasi saat perusahaan melakukan penguatan pasokan.
Dampak lokal dan langkah berikutnya
Bagi warga Manado, pasokan tambahan dan imbauan membeli sesuai kebutuhan memiliki implikasi langsung pada ketersediaan layanan bahan bakar dan kelancaran mobilitas sehari-hari. Pemulihan stok di SPBU bergantung pada kelancaran operasi penerimaan di terminal Bitung dan distribusi lanjutan ke titik-titik penjualan.
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Volume tambahan | 5 juta liter Pertalite |
| Terminal tujuan | Integrated Terminal Bitung |
| Kapal pengangkut | MT Maritim Khatulistiwa |
| Faktor penundaan | Cuaca dan arus laut di Selat Makassar |
Pertamina juga menegaskan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran pelayanan di lapangan. Masyarakat diminta tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan turut menjaga ketertiban saat antre di SPBU.