Pemerintah Provinsi Banten menetapkan target penyelesaian untuk dua unit gedung program Sekolah Rakyat (SR) pada 31 Mei 2027. Pembangunan tersebut berada di Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Pangarangan, Kabupaten Lebak, dengan pengerjaan struktur gedung ditangani langsung oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
Skema pendanaan dan lokasi
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa kedua proyek masuk dalam skema pembiayaan APBN. Untuk lokasi di Pandeglang, satu gedung dibangun di atas lahan seluas 10 hektare, sedangkan untuk Lebak pengerjaan difokuskan di Kecamatan Pangarangan. Menurut pemerintah provinsi, pelaksanaan skema ini bertujuan mempercepat ketersediaan fasilitas pendidikan di wilayah yang masih tinggi angka terputus sekolahnya.
Tujuan pembangunan dan target penuntasan masalah putus sekolah
Pembangunan gedung SR digulirkan sebagai bagian dari upaya jangka menengah pemerintah untuk mengurangi jumlah anak yang berhenti sekolah. Pemerintah provinsi menyebut percepatan konstruksi sebagai langkah untuk segera memberikan akses pendidikan yang lebih baik dan merata bagi masyarakat di kabupaten dengan kebutuhan tinggi.
"Perkembangan pembangunan infrastruktur pendidikan baru ini didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),"
Keterangan resmi menyebutkan bahwa unit gedung SR gelombang pertama ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Gubernur menggarisbawahi bahwa percepatan pelaksanaan konstruksi menjadi prioritas agar fasilitas dapat segera dimanfaatkan oleh siswa setempat.
Penguatan program dan rencana penambahan titik
Selain pelaksanaan gedung baru, Pemprov Banten mengupayakan perluasan titik pembangunan untuk tahap berikutnya. Beberapa wilayah telah masuk daftar usulan penambahan, antara lain Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang (diajukan dua titik tambahan), serta tambahan titik di Kabupaten Pandeglang. Langkah ini dimaksudkan untuk memenuhi arahan Presiden agar setiap kabupaten/kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat.
Sinergi dengan program sekolah gratis swasta
Di samping pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga mengandalkan program sekolah gratis swasta sebagai instrumen utama untuk menurunkan angka putus sekolah. Data yang disampaikan menunjukkan program tersebut telah menyerap 60.500 siswa hingga kini, dan ada harapan angka partisipasi dapat meningkat signifikan pada tahun berikutnya.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Target penyelesaian | 31 Mei 2027 |
| Lokasi | Cadasari (Pandeglang, 10 ha) dan Pangarangan (Lebak) |
| Skema pendanaan | APBN |
| Pelaksana konstruksi | Kementerian Pekerjaan Umum |
Dampak terhadap akses pendidikan di Banten
Pemprov menilai kombinasi pembangunan gedung baru dan program subsidi sekolah swasta dapat memperluas akses pendidikan, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas. Jika target penambahan titik dan percepatan pengerjaan tercapai, diharapkan fasilitas belajar-mengajar yang lebih memadai akan menurunkan hambatan bagi anak-anak agar tidak putus sekolah.
Sumber resmi menyatakan optimisme bahwa dengan memperluas kapasitas dan kemudahan akses, capaian pendaftaran dan retensi siswa akan meningkat sehingga target jangka menengah pengentasan putus sekolah menjadi lebih realistis.
- Pekerjaan kontruksi gedung SR ditangani Kementerian Pekerjaan Umum.
- Pembangunan didanai langsung melalui APBN.
- Program sekolah gratis swasta telah menampung 60.500 siswa dan ditargetkan meningkat.
Pemprov Banten berjanji akan terus memperkuat koordinasi lintas kewenangan dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat realisasi pembangunan dan program non-infrastruktur yang sudah berjalan, demi memperluas akses serta kualitas layanan pendidikan di seluruh wilayah provinsi.