NABIRE — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire menggelar peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2026 tingkat kabupaten pada Jumat, 16 Oktober 2026 di halaman kantor dinas setempat. Kegiatan tahun ini mengusung tema "Inovasi Pangan Kini, Ketahanan Pangan Nanti" dan difokuskan pada upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pangan pokok yang terjangkau bagi warga dari pesisir hingga pegunungan.
Kegiatan dan bantuan yang diserahkan
Rangkaian acara dimulai dengan penyerahan kunci bangunan Lumbung Pangan di Kampung Sima, Distrik Yaur, serta penyerahan bangunan Greenhouse di Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, kepada kelompok tani binaan. Selain itu, panitia menyerahkan bantuan modal penguatan fasilitas distribusi pangan senilai Rp150.000.000 kepada kelompok yang disebut Claudius. Kegiatan lain yang digelar adalah lomba cipta menu dan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) bersubsidi.
- Penyerahan Lumbung Pangan — Kampung Sima (Distrik Yaur)
- Penyerahan Greenhouse — Kampung Samabusa (Distrik Teluk Kimi)
- Bantuan modal fasilitas distribusi — Rp150.000.000 kepada kelompok Claudius
- Lomba cipta menu dan Gerakan Pangan Murah bersubsidi
Sumber dana dan sambutan pemerintah daerah
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Eliezer S. Korowa, S.Pd., menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan bersumber dari anggaran dinas. Ia menyampaikan secara tegas bahwa program tersebut dibiayai melalui dokumen pelaksanaan anggaran dinas tahun anggaran 2026. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., juga disampaikan pesan dari Bupati bahwa ketersediaan pangan adalah kebutuhan dasar yang harus aman, bergizi, dan terjangkau bagi seluruh warga Kabupaten Nabire.
"Sebelumnya saya menyampaikan permohonan maaf dari bapak Bupati Nabire yang seyogianya hadir secara langsung, namun karena adanya tugas lain yang tidak dapat ditinggalkan, beliau mengarahkan saya untuk membacakan sambutan ini,"
Dampak lokal dan tantangan
Penyelenggaraan HPS di tingkat kabupaten menghadirkan serangkaian intervensi yang langsung menyasar aspek produksi dan distribusi pangan di tingkat kampung. Penyerahan lumbung dan greenhouse bertujuan memberikan fasilitas penyimpanan dan intensifikasi produksi hortikultura, sedangkan bantuan modal distribusi diarahkan untuk memperlancar alur pasok dari produsen ke konsumen.
Bagi warga di distrik pesisir dan pegunungan, inisiatif ini berpotensi mengurangi kerentanan terhadap fluktuasi harga bahan pokok dan gangguan pasokan. Namun, keberlanjutan manfaat bergantung pada pengelolaan fasilitas oleh kelompok tani, pemeliharaan greenhouse, serta efektivitas Gerakan Pangan Murah dalam menyediakan bahan pokok dengan harga subsidi.
| Program | Lokasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Lumbung Pangan | Kampung Sima (Distrik Yaur) | Penyerahan kunci kepada kelompok tani binaan |
| Greenhouse | Kampung Samabusa (Distrik Teluk Kimi) | Bangunan untuk intensifikasi produksi kelompok tani |
| Bantuan modal distribusi | Kelompok Claudius | Nilai bantuan Rp150.000.000 untuk fasilitas distribusi |
Catatan penutup
Perayaan HPS di Nabire tahun ini memperlihatkan pendekatan yang memadukan pembangunan infrastruktur kecil skala lokal dan intervensi pasar melalui GPM. Penyelenggara menekankan bahwa anggaran yang dipakai bersumber dari DPA Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2026. Ke depan, keberhasilan program ini akan dinilai dari kemampuan kelompok tani memanfaatkan fasilitas yang diberikan, kesinambungan pasokan pangan yang lebih stabil, serta jangkauan subsidi yang benar-benar meringankan beban rumah tangga penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Nabire.