Persiapan akhir jelang Pilchiksung
Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak untuk 47 gampong di wilayah Kota Lhokseumawe telah memasuki masa tenang. Hari pencoblosan dijadwalkan pada 20 September 2026, atau tujuh hari setelah pernyataan resmi yang disampaikan oleh anggota DPRK setempat.
Harapan DPRK dan arahan kepada para pihak
Sekretaris Komisi A DPRK Lhokseumawe, Sayed Fakhri, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tahapan Pilchiksung yang menurutnya berjalan demokratis dan tenang. Ia meminta semua pihak menjaga kondisi tersebut sampai proses pemilihan dan penetapan keuchik terpilih selesai.
"Harus berkompetisi secara sehat dengan mengedepankan visi, misi, dan program kerja, bukan dengan memengaruhi pemilih melalui materi atau politik uang,"
Menurut Sayed Fakhri, calon keuchik harus siap menerima hasil, baik menang maupun kalah, serta tetap mengutamakan sportivitas. Ia menekankan pentingnya komitmen dari para kandidat untuk mendukung pemimpin terpilih demi kemajuan gampong bersama.
Pesan untuk panitia, pengawas, dan masyarakat
DPRK juga menaruh harapan besar kepada Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) dan pengawas agar menjaga netralitas, kejujuran, serta bersikap adil dan transparan selama proses berlangsung. Keberlanjutan kepercayaan publik, menurut DPRK, tergantung pada profesionalisme penyelenggara di tingkat gampong.
"Terpenting lagi, menghindari penyebaran berita bohong (hoaks), fitnah, ujaran kebencian, atau kampanye hitam yang dapat memecah belah hubungan kekeluargaan antarwarga gampong,"
Warga diimbau menggunakan hak pilih dengan bijak serta menjaga keharmonisan antarwarga. DPRK menegaskan bahwa hubungan sosial di tingkat gampong lebih penting daripada kemenangan politik semata.
Data pokok Pilchiksung
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Jumlah gampong | 47 gampong |
| Tanggal pencoblosan | 20 September 2026 |
Konsekuensi lokal dan tantangan
Pilchiksung di 47 gampong memegang peran penting dalam tata kelola pemerintahan tingkat desa dan kesejahteraan masyarakat lokal. Keuchik memiliki wewenang untuk memimpin pembangunan, mengelola program pemberdayaan, dan memelihara nilai-nilai adat setempat. Oleh karena itu, proses pemilihan yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan sangat menentukan kelancaran administrasi pemerintahan gampong dan hubungan sosial antarwarga.
Tantangan utama menjelang hari pencoblosan adalah menghindari praktik politik uang, penyebaran informasi palsu, dan tindakan yang dapat memecah kerukunan. Netralitas panitia serta kedewasaan calon dan pendukung menjadi kunci agar hasil pemilihan diterima secara luas dan tidak menimbulkan konflik.
Ajakan untuk warga Lhokseumawe
- Gunakan hak pilih dengan penuh pertimbangan, utamakan program dan visi-misi calon.
- Hindari mudah percaya pada informasi belum diverifikasi dan jangan ikut menyebarkan hoaks.
- Dukung terlaksananya pemilihan yang damai dan menjaga keharmonisan antarwarga.
Menjelang pencoblosan, pengawasan dari masyarakat dan lembaga pengawas diperlukan untuk memastikan proses berjalan jujur, adil, dan aman. Keberhasilan Pilchiksung akan menentukan arah pelayanan publik di gampong-gampong serta memperkuat stabilitas sosial di Kota Lhokseumawe.