Manado jadi Pusat Penyaluran KUR di Sulawesi Utara
Kota Manado masih mendominasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Sulawesi Utara. Data per Mei 2026 menunjukkan total penyaluran KUR di Kota Manado mencapai Rp179,89 miliar kepada 1.481 debitur, menjadikan kota ini sebagai daerah dengan realisasi terbesar dibandingkan 14 kabupaten/kota lain di provinsi tersebut.
Rasio penyaluran dan alasan dominasi
Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kementerian Keuangan Sulut, Wahyu Prihantoro, menyatakan dominasi Manado tidak terlepas dari peran kota sebagai pusat perdagangan yang memuat konsentrasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Hingga Mei 2026 penyaluran KUR di Kota Manado telah mencapai Rp179,89 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 1.481,"
Menurut Wahyu, pusat-pusat perdagangan di Manado membuat jumlah UMKM relatif banyak sehingga potensi pemberian KUR juga lebih besar dibanding daerah lain.
Perbandingan antar daerah di Sulawesi Utara
Urutan berikutnya ditempati beberapa kabupaten/kota dengan realisasi sebagai berikut:
- Kabupaten Minahasa: Rp97,07 miliar kepada 1.368 debitur
- Kabupaten Bolaang Mongondow: Rp92,86 miliar kepada 2.002 debitur
- Kabupaten Kepulauan Sangihe: Rp65,81 miliar kepada 1.369 debitur
- Kota Bitung: Rp61,78 miliar kepada 811 debitur
- Kabupaten Minahasa Selatan: Rp61,19 miliar kepada 1.190 debitur
- Kabupaten Minahasa Utara: Rp58,98 miliar kepada 722 debitur
- Kota Kotamobagu: Rp35,07 miliar kepada 456 debitur
- Kota Tomohon: Rp33,71 miliar kepada 432 debitur
- Kabupaten Minahasa Tenggara: Rp31,33 miliar kepada 478 debitur
- Kabupaten Kepulauan Talaud: Rp25,62 miliar kepada 672 debitur
- Kabupaten Kepulauan Sitaro: Rp6,60 miliar kepada 55 debitur
- Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim): Rp4,58 miliar kepada 34 debitur
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut): Rp3,26 miliar kepada 17 debitur
- Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel): Rp2,10 miliar kepada 14 debitur
| Daerah | Nilai Penyaluran (Rp) | Jumlah Debitur |
|---|---|---|
| Manado | 179.890.000.000 | 1.481 |
| Minahasa | 97.070.000.000 | 1.368 |
| Bolaang Mongondow | 92.860.000.000 | 2.002 |
| Kep. Sangihe | 65.810.000.000 | 1.369 |
Realisasi provinsi dan capaian target
Secara keseluruhan, penyaluran KUR di Provinsi Sulawesi Utara sampai Mei 2026 mencapai Rp759,91 miliar kepada 11.101 debitur. Realisasi nilai ini setara dengan 54,85 persen dari target provinsi sebesar Rp1,38 triliun. Sementara jumlah debitur yang terlayani telah mencapai 165,20 persen dari target jumlah debitur yang ditetapkan, yakni 6.720 pelaku usaha.
Implikasi bagi perekonomian lokal
Dominasi Manado dalam penyaluran KUR menunjukkan peran strategis kota ini sebagai pusat kegiatan ekonomi dan perdagangan di Sulawesi Utara. KUR yang tersalur ke ratusan hingga ribuan debitur berpotensi memperkuat modal kerja, mendorong produksi lokal, serta mempertahankan dan menciptakan lapangan kerja di sektor mikro dan kecil.
Namun, disparitas antar daerah juga terlihat jelas: beberapa kabupaten masih mencatat penyaluran relatif kecil baik dari sisi nilai maupun jumlah debitur. Ketimpangan ini berimplikasi pada ketersediaan pembiayaan usaha di daerah-daerah yang lebih terpencil dan berbasis sektor kelautan atau pertanian skala kecil.
Catatan dan langkah ke depan
Data per Mei 2026 memberikan gambaran capaian sekaligus tantangan: meskipun nilai total belum mencapai setengah target provinsi, jumlah debitur yang melampaui target menandakan penetrasi program KUR ke pelaku usaha banyak berhasil. Pemangku kepentingan di daerah perlu terus mendorong akses pembiayaan bagi UMKM, terutama di kabupaten dengan realisasi rendah, melalui sosialisasi, peningkatan kapasitas usaha, dan kemudahan proses pengajuan.
Penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pelaku usaha menjadi kunci agar penyaluran KUR tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga merata sehingga mendorong inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh Sulawesi Utara.