Sebuah guncangan kuat terjadi di perairan Teluk Tomini pada Sabtu malam dan dirasakan di sejumlah daerah di Sulawesi dan Kalimantan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 6,2 dengan titik pusat di laut pada koordinat 0,25 LU–120,22 BT, atau sekitar 74 kilometer barat daya Parigi Moutong. Kedalaman gempa tercatat 44 kilometer.
Waktu dan daerah terdampak
Peristiwa ini tercatat terjadi pada Sabtu (15/8) pukul 23.25.19 WIB, yang bertepatan dengan Minggu (16/8) pukul 00.25.19 WITA. Getaran gempa meluas dan dilaporkan terasa di beberapa kabupaten dan kota dengan tingkat intensitas berbeda menurut skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
| Daerah | Skala Intensitas (MMI) |
|---|---|
| Kabupaten Parigi Moutong (Sulawesi Tengah) | IV |
| Kabupaten Donggala (Sulawesi Tengah) | III–IV |
| Kabupaten Toli-Toli (Sulawesi Tengah) | II–III |
| Kota Palu (Sulawesi Tengah) | III |
| Kabupaten Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Kota Gorontalo (Gorontalo) | III |
| Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Sulawesi Utara) | II–III |
| Biduk-Biduk, Berau, Bontang (Kalimantan Timur) | II–III |
| Tanjung Selor (Kalimantan Utara) | II–III |
Menurut data BMKG, nilai intensitas menunjukkan variasi persepsi getaran: pada angka IV orang merasakan guncangan yang jelas dan beberapa benda ringan mungkin bergeser; pada angka II–III, getaran dirasakan ringan hingga sedang oleh orang di dalam ruangan.
Potensi tsunami dan langkah kewaspadaan
BMKG tidak mengeluarkan peringatan tsunami terkait peristiwa ini dalam laporan awal. Namun, guncangan dengan pusat di laut dan magnitudo di atas 6,0 menuntut kewaspadaan pihak berwenang setempat dan masyarakat pesisir. Warga di daerah pantai dianjurkan memantau informasi resmi dan mengikuti arahan dari aparat terkait jika ada peringatan lanjutan.
- Periksa dan pastikan keamanan bangunan tempat tinggal apabila merasakan getaran kuat.
- Waspadai reruntuhan, benda jatuh, serta kabel listrik yang terputus setelah gempa.
- Hindari menyebarluaskan kabar belum terverifikasi terkait korban atau kerusakan; tunggu konfirmasi resmi dari instansi terkait.
- Jika berada di pesisir dan merasakan gempa kuat atau gelombang aneh, segera berpindah ke tempat lebih tinggi sampai ada kepastian dari BMKG atau BPBD setempat.
Rekomendasi praktis dari petugas mitigasi bencana dan standar keselamatan gempa antara lain: berlindung di bawah meja kuat atau di bawah rangka yang kokoh saat guncangan berlangsung, menjauhi jendela dan lemari yang mudah roboh, serta segera melakukan evakuasi terencana jika ada indikasi bahaya sekunder seperti kebakaran atau tanah longsor.
Dampak dan langkah respons
Sampai laporan awal ini dirilis belum ada informasi resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan berat yang tersebar luas. Lembaga terkait di tingkat daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi pemerintahan setempat, biasanya akan melakukan pemantauan dan assessment cepat pascagempa untuk menentukan kebutuhan tanggap darurat.
Masyarakat diminta tetap tenang namun waspada. Untuk memperoleh informasi akurat, ikuti saluran resmi BMKG, BPBD provinsi/kabupaten/kota, serta pernyataan dari pemerintah daerah setempat. Hindari menyebarkan foto atau video yang bisa menimbulkan kepanikan tanpa verifikasi.
Redaksi akan terus memantau perkembangan dan memperbarui informasi bila ada laporan resmi terkait korban, kerusakan, atau adanya peringatan lanjutan dari BMKG dan instansi berwenang.