Manado — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo (Suluttenggo) menetapkan status siaga kelistrikan dan menyiagakan ribuan personel untuk menjamin keandalan pasokan listrik saat puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Kekuatan personel dan peralatan
Manajemen PLN Suluttenggo menyatakan kesiapan dengan menempatkan 2.199 personel gabungan serta infrastruktur pendukung di lokasi strategis. Rinciannya terdiri atas pegawai PLN, tenaga alih daya, dan mitra kerja, serta berbagai unit cadangan untuk menanggulangi gangguan yang mungkin timbul selama rangkaian acara.
- Total personel siaga: 2.199 orang (419 pegawai PLN dan 1.781 Tenaga Alih Daya serta Mitra Kerja).
- Peralatan pendukung: Genset mobile, UPS, Unit Gardu Bergerak (UGB), dan perangkat lain yang disiapkan di titik-titik vital.
- Status sistem: Tiga sistem kelistrikan utama dilaporkan dalam kondisi aman.
"Kami menyiagakan 2.199 personil gabungan serta infrastruktur pendukung cadangan di lokasi-lokasi strategis," kata GM PLN UID Suluttenggo Usman Bangun.
Proyeksi daya dan beban puncak
PLN Suluttenggo menyampaikan data kondisi pasokan listrik yang mendasari keputusan siaga. Total akumulasi Daya Mampu Pasok (DMP) wilayah itu mencapai 991,36 Megawatt (MW), sementara kumulatif beban puncak tercatat sebesar 817,5 MW. Untuk hari puncak peringatan HUT RI, proyeksi beban diperkirakan turun menjadi 783,33 MW, atau sekitar 77 persen dari kapasitas daya mampu pasok.
| Parameter | Angka |
|---|---|
| Daya Mampu Pasok (DMP) | 991,36 MW |
| Kumulatif Beban Puncak | 817,5 MW |
| Proyeksi Beban Puncak (17 Agustus) | 783,33 MW |
| Personel Siaga | 2.199 orang |
Tujuan dan fokus penempatan
Pernyataan resmi GM PLN UID Suluttenggo menegaskan fokus pada pengamanan titik-titik vital dan lokasi upacara agar rangkaian peringatan kemerdekaan berlangsung khidmat tanpa gangguan kelistrikan. Menurut Usman Bangun, seluruh sistem utama berada dalam kondisi aman dan telah didukung cadangan daya yang memadai.
Jenis peralatan yang digerakkan
Untuk mendukung operasi siaga, PLN menyiagakan berbagai unit peralatan. Dari data yang dikomunikasikan, peralatan tersebut antara lain:
- 58 unit Genset Mobile untuk suplai darurat di lokasi yang memerlukan.
- 2 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) untuk menjaga kestabilan aliran listrik ke perangkat kritis.
- 29 unit Unit Gardu Bergerak (UGB) untuk pemulihan cepat apabila terjadi gangguan pada gardu tetap.
Imbas bagi masyarakat dan acara publik
Kesiapan ini penting mengingat sejumlah kegiatan publik, upacara kenegaraan, dan pertunjukan massa biasa memerlukan pasokan listrik stabil. Dengan langkah penyiagaan, PLN berharap dapat meminimalkan risiko pemadaman dan gangguan yang dapat mengganggu pelaksanaan upacara dan kegiatan perayaan pada 17 Agustus.
Penutup
PLN UID Suluttenggo menegaskan komitmen memberikan pelayanan kelistrikan terbaik selama peringatan HUT ke-81 RI. Dengan status siaga, pengerahan personel, dan pengoperasian peralatan cadangan, perusahaan berupaya memastikan keselamatan dan kelancaran rangkaian acara nasional di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.