MANADO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode tiga hari, yakni 14 hingga 16 Agustus 2026. Peringatan itu mengingatkan adanya potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat serta angin kencang di hampir seluruh wilayah provinsi.
Intensitas dan sebaran cuaca
BMKG menyatakan potensi hujan sedang hingga lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang, berpeluang terjadi di berbagai daerah di Sulawesi Utara selama tiga hari berturut-turut. Kondisi ini berisiko meningkatkan potensi terjadinya banjir lokal, genangan, dan pohon tumbang pada lokasi yang rentan.
| Tanggal | Perkiraan Kondisi |
|---|---|
| 14 Agustus 2026 | Hujan sedang hingga lebat, petir/kilat, angin kencang |
| 15 Agustus 2026 | Hujan sedang hingga lebat, petir/kilat, angin kencang |
| 16 Agustus 2026 | Hujan sedang hingga lebat, petir/kilat, angin kencang |
Dampak potensial dan wilayah terdampak
Menurut edaran BMKG, peringatan ini berlaku untuk hampir seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Dampak yang mungkin timbul antara lain:
- Banjir lokal dan genangan pada drainase yang tersumbat atau kawasan dataran rendah;
- Pohon tumbang atau material lepas akibat terpaan angin kencang;
- Gangguan aktivitas transportasi darat maupun pelayaran di perairan yang terdampak cuaca buruk;
- Risiko petir bagi kegiatan di ruang terbuka.
Warga di daerah rawan banjir dan longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan, memantau kondisi di lingkungan masing-masing, dan menyiapkan langkah mitigasi sederhana.
Imbauan keselamatan dari BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan antisipasi awal. Imbauan praktis yang perlu diperhatikan antara lain:
- Memastikan saluran air dan selokan tidak tersumbat untuk mengurangi risiko genangan;
- Mengamankan barang-barang yang mudah terbawa angin dan menjauh dari pohon besar selama angin kencang;
- Menghindari kegiatan di ruang terbuka saat terjadi petir dan hujan lebat;
- Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan otoritas setempat;
- Mengikuti petunjuk evakuasi dari pemerintah daerah apabila situasi darurat terjadi.
Persiapan instansi dan pelayanan publik
Pemerintah daerah, dinas terkait, serta layanan darurat diharapkan segera melakukan koordinasi untuk menyiagakan personel dan sarana-prasarana penanggulangan bencana. Langkah-langkah yang disarankan meliputi pembersihan saluran air, patroli titik rawan, dan kesiapan posko darurat.
Sektor transportasi juga perlu menyiapkan pengaturan lalu lintas dan informasi kepada pengguna jalan. Untuk pelayaran dan kegiatan perikanan, nelayan serta operator kapal diimbau mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum berlayar dan mematuhi peringatan yang dikeluarkan otoritas pelabuhan.
Himbauan kepada masyarakat
Masyarakat diminta tidak panik dan melakukan tindakan pencegahan sederhana untuk melindungi diri dan keluarga. Beberapa langkah yang dapat dilakukan di tingkat rumah tangga antara lain:
- Mengamankan dokumen penting dan barang berharga pada tempat yang aman;
- Menyiapkan senter, radio, dan suplai darurat (makanan, obat-obatan) jika terjadi pemadaman listrik;
- Memastikan jalur evakuasi keluarga dan mengetahui lokasi pengungsian terdekat jika diperlukan.
Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan kondisi cuaca, BMKG Sulawesi Utara menyarankan masyarakat memantau kanal resmi BMKG dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat.
WE NEWS akan terus memantau perkembangan situasi cuaca dan menyajikan informasi terbaru serta panduan keselamatan bagi pembaca di Sulawesi Utara.