PNM fasilitasi peluang pasar bagi UMKM lokal
Tomohon — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan intervensi pasar melalui kehadirannya dalam kegiatan Celebes Market Day yang berlangsung bersamaan dengan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 7–12 Agustus 2026 di Michino Eki Pakewa, Tomohon, tersebut menjadi platform bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas jaringan, menjajaki peluang kemitraan, serta meningkatkan kapabilitas usaha.
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Pemimpin Cabang PNM Manado, Zulfikar Arsyad, PNM memosisikan diri tidak hanya sebagai penyedia modal tetapi juga sebagai fasilitator akses pasar bagi pengusaha ultra mikro dan UMKM. Dukungan PNM diarahkan agar manfaat partisipasi dalam Celebes Market Day dapat berlanjut setelah acara berakhir dan memberi efek berkelanjutan pada kapasitas usaha para pelaku pasar.
"Pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, namun ruang untuk bertemu pasar, memperluas jejaring dan meningkatkan kapasitas usaha masih menjadi kebutuhan bagi banyak pelaku usaha,"
Dampak langsung pada pelaku usaha lokal
Menurut keterangan resmi PNM, ajang pasar-temu (marketplace) yang dipasang pada momen TIFF menjadi kesempatan bagi produk lokal untuk dikenal lebih luas. Selain fungsi penjualan langsung, acara ini juga dimanfaatkan sebagai sarana observasi pasar dan uji daya tarik produk terhadap konsumen domestik maupun pengunjung mancanegara yang datang ke Tomohon selama festival.
- Lokasi: Michino Eki Pakewa, Kota Tomohon
- Waktu pelaksanaan Celebes Market Day: 7–12 Agustus 2026
- Tujuan dukungan PNM: memperluas jejaring, membuka peluang kemitraan, peningkatan kapasitas UMKM
Keberlanjutan usaha dan nilai tambah bagi ekonomi lokal
PNM menegaskan bahwa partisipasi UMKM dalam kegiatan seperti Celebes Market Day seharusnya menghasilkan efek yang lebih luas: bukan hanya transaksi satu kali, melainkan hubungan usaha jangka panjang dengan calon mitra dan pasar baru. PNM ingin membuka jalur agar usaha ultramikro dan UMKM memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan produk dan memperbesar pangsa pasar mereka.
Langkah ini relevan dengan upaya diversifikasi ekonomi daerah yang menempatkan florikultura dan produk lokal sebagai salah satu penggerak. Meskipun kegiatan TIFF terutama dikenal sebagai festival bunga, penyelenggaraan pasar dan pameran selama festival memberikan ruang komersial bagi pelaku usaha non-sektor florikultura untuk memanfaatkan arus pengunjung.
Fokus pada penguatan kapasitas, bukan hanya modal
Zulfikar Arsyad menekankan bahwa pelaku usaha membutuhkan lebih dari sekadar suntikan modal. Pembelajaran, akses ke pasar, dan jejaring dinilai sama pentingnya untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro. Dalam pernyataannya, PNM menempatkan dukungan yang bersifat pembelajaran dan pemadanan bisnis (business matching) sebagai bagian dari strategi agar dampak sosial-ekonomi dapat berkelanjutan.
| Aspek Dukungan | Fungsi |
|---|---|
| Pembiayaan dan permodalan | Menyediakan akses modal bagi pelaku ultra mikro |
| Fasilitasi pasar | Menempatkan produk UMKM pada platform penjualan selama TIFF |
| Kapacitasi dan jejaring | Pendidikan pasar, pemadanan mitra, serta peningkatan kepercayaan diri pelaku usaha |
Implikasi bagi perekonomian Tomohon
Intervensi seperti yang dilakukan PNM dapat memperkuat ekosistem ekonomi lokal jika diikuti oleh upaya penguatan produksi, kualitas produk, dan kontinuitas akses pasar. Bagi Tomohon, yang selama ini mempromosikan diri sebagai kota berbasis florikultura, adanya panggung komersial bagi UMKM berpotensi memperlebar manfaat ekonomi dari event pariwisata tersebut ke sektor usaha lain, termasuk sektor pangan, kriya, dan jasa pariwisata.
Secara praktis, keberhasilan inisiatif ini bergantung pada kemampuan pelaku usaha memanfaatkan kesempatan yang ada, serta kelanjutan dukungan dari lembaga pembiayaan dan pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas produksi dan pemasaran UMKM.
Dengan strategi yang tepat, acara seperti Celebes Market Day yang diadakan selaras dengan TIFF dapat berperan sebagai katalisator yang memperluas pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Tomohon.