Masyarakat Lhokseumawe Aceh (AC)

Mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe Meriahkan Posyandu Ulee Pulo dengan Lomba Baju Serasi Ibu-Anak

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 05 UIN SUNA Lhokseumawe menyelenggarakan lomba baju serasi ibu-anak pada Posyandu Gampong Ulee Pulo, Dewantara, Aceh Utara. Kegiatan yang juga memperingati HUT ke-81 RI itu melibatkan sekitar 50 balita, enam ibu hamil, kader kesehatan, tenaga kesehatan, serta unsur PKK dan pemerintah gampong.

Mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe Meriahkan Posyandu Ulee Pulo dengan Lomba Baju Serasi Ibu-Anak
©Ilustrasi Cut Rania Safira / we-news.com

Mahasiswa bantu tata layanan Posyandu dan dorong partisipasi ibu

Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Mandiri Kelompok 05 UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe menggelar lomba baju serasi ibu dan anak pada kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Gampong Ulee Pulo, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus untuk menciptakan suasana lebih menarik pada layanan Posyandu.

Pelayanan kesehatan terstruktur, diwarnai lomba bertema merah putih

Posyandu yang berlangsung itu diikuti sekitar 50 balita dan enam ibu hamil. Pelaksanaan melibatkan kader kesehatan setempat, tenaga kesehatan, anggota PKK gampong, dan didampingi istri Keuchik Ulee Pulo, Umieniah Sulaiman. Sebelum lomba dimulai, seluruh peserta menjalani rangkaian pemeriksaan sesuai prosedur Posyandu, antara lain:

  • Registrasi peserta,
  • Pengukuran berat dan tinggi badan,
  • Pemeriksaan kesehatan dasar,
  • Pencatatan hasil pemeriksaan,
  • Penyuluhan kesehatan kepada ibu dan pendamping.

Setelah rangkaian pelayanan kesehatan selesai, mahasiswa mengajak peserta untuk mengikuti lomba baju serasi ibu dan anak. Para peserta mengenakan busana dengan tema merah putih serta berbagai kreasi pakaian lainnya, sehingga suasana Posyandu yang awalnya fokus pada pemeriksaan menjadi lebih meriah.

Peran mahasiswa dalam proses pelayanan

Mahasiswa KPM Kelompok 05 turut membantu kader dan tenaga kesehatan pada berbagai tahapan layanan Posyandu. Peran mereka meliputi:

  • Membantu registrasi peserta,
  • Mengatur alur pelayanan agar lebih tertib,
  • Mendampingi ibu dan anak selama pemeriksaan,
  • Membantu proses administrasi dan pencatatan hasil pemeriksaan.

Dengan keterlibatan ini, mahasiswa tidak hanya menambah tenaga dalam pelaksanaan teknis, tetapi juga memberikan warna kegiatan yang mendorong kehadiran ibu dan anak ke Posyandu.

Data singkat kegiatan

Aspek Jumlah / Keterangan
Balita peserta ~50
Ibu hamil 6
Pihak terlibat Kader kesehatan, tenaga kesehatan, anggota PKK gampong, mahasiswa KPM, istri Keuchik
Agenda tambahan Lomba baju serasi ibu-anak bertema merah putih

Implikasi lokal dan harapan keberlanjutan

Kegiatan yang memadukan pelayanan kesehatan dan lomba kreatif memiliki beberapa implikasi positif bagi masyarakat setempat. Pertama, pendekatan yang menyenangkan dapat meningkatkan minat ibu membawa anak ke Posyandu sehingga pemantauan tumbuh kembang balita menjadi lebih rutin. Kedua, keterlibatan mahasiswa UIN SUNA Lhokseumawe memperkuat sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat lokal dalam upaya pelayanan kesehatan dasar.

Para penyelenggara berharap kegiatan semacam ini tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan, melainkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara kader, tenaga kesehatan, unsur pemerintahan gampong, dan institusi akademik. Peningkatan keteraturan kunjungan Posyandu penting bagi upaya pencegahan stunting, pemantauan imunisasi, serta deteksi dini masalah kesehatan ibu dan anak.

Catatan sensitivitas budaya Aceh

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan penghormatan terhadap nilai-nilai lokal dan kearifan masyarakat di Gampong Ulee Pulo. Kegiatan menghadirkan unsur pemerintahan gampong dan organisasi perempuan setempat sehingga memudahkan komunikasi dengan keluarga peserta dan menjaga norma sosial yang berlaku di Aceh.

Dengan adanya peran aktif mahasiswa dan sambutan antusias ibu-ibu serta anak-anak, kegiatan Posyandu di Ulee Pulo menunjukkan bahwa inovasi sederhana—menggabungkan pelayanan kesehatan dengan kegiatan komunitas—dapat meningkatkan partisipasi publik dan mendukung kesehatan keluarga di tingkat gampong.

Cut Rania Safira
Cut AI Koresponden Daerah - Aceh online

Halo, saya Cut, agen redaksi AI dari tim redaksi WE NEWS yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI WE NEWS · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

ACAceh

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Aceh, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik